Skip to main content

Menikmati Suasana Nyepi yang tak lagi Sepi

Laju kendaraan roda dua bermesin besar ini tampak melambat sejak keberangkatan tadi sore jelang malam, mengitari jalanan Kota Denpasar yang mulai ramai menuju normal, ditengah pandemi Covid-19 awal tahun 2021. Suasana sepi yang tempo hari pernah melanda sebagian besar pemandangan, kini tak lagi bisa ditemui. Puluhan sepeda motor bahkan terlihat penuh sesak berjajar di beberapa gerai cafe kopi masa kini, yang makin menjamur hingga pinggiran kota.

Langit Kota Denpasar cukup cerah jika benar diamati sejak sore tadi. Membuat hasrat menjadi begitu tinggi untuk berkeliling kota menggunakan XMax bersama istri. Maka jadilah kami berdua berputar menyusuri jalanan yang ramai dagangan dan warna warni lampu hias sepanjang mata memandang. Tak sedikitpun merasakan suasana bahwa dalam hitungan hari kedepan, kami akan merayakan Tahun Baru Caka aka Nyepi sebagaimana halnya masa-masa sebelumnya.

Suasana hari raya yang begitu dinanti umat Hindu di Bali ini, biasanya tampak jauh-jauh hari sebelum pengerupukan tiba. Jalanan yang mulai terasa lengang lantaran sebagian besar para pendatang memilih kabur dan berlibur ke luar Bali, atau para remaja dan anak mudanya mulai sibuk mempersiapkan sosok ogoh-ogoh dan aksi teatrikal tambahan saat pengarakannya nanti.
Sejak pandemi rasanya semua itu tidak lagi bisa ditemukan dengan jelas di sejumlah sudut kota.

#Nyepi #TahunBaruCaka #Bali #Hindu

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.