Skip to main content

Posts

Showing posts with the label kopi

Ngopi dulu Gaes...

Sapa beberapa kawan di beberapa Whatsapp Grup ketika saya sudah duduk di kursi kerja, siap melahap penugasan pagi yang belum terselesaikan hingga kemarin sore. Basa basi standar dari sebagian kecil umat manusia yang menyukai sosialisasi antar kawan maupun keluarga.  Saya biasanya menyeruput kopi pagi-pagi jelang mebanten pekideh, usai olahraga dan mandi, sebelum antar anak-anak sekolah. Sekitaran jam 5, dibawa serta diatas nampan yang sudah berisikan canang tangkih, banten nasi, rarapan dan tirta. Juga kunci motor dan mobil agar bisa sekalian memanaskan kendaraan sembari jalanlan tugas rutin setiap harinya.  Meski tempo hari berhasil membiasakan diri dengan segelas kopi hitam pahit tanpa gula, tapi pada akhirnya balik lagi ke Tora Bika sachet yang dikemas terpisah dengan gula pasirnya. Kopinya diseduh, gulanya dikumpulin lalu diberikan pada istri untuk tambahan racikan pada masakan yang ia kerjakan.  Sementara volume air panas yang dituangkan, biasanya gak sampe setengah ...

FamilyMart Tempat Nongkrong Baru sambil Ngopi

Sore pasca antar jemput bajang-bajang, saya iseng mampir ke FamilyMart yang ada di jalan Gatsu Tengah, tepatnya diantara Gramedia dan Nadhi Mart, seberang Pizza Hut. Penasaran dengan menu kopi ala cafe mereka yang kemarin sempat direkomend seorang teman di media sosial Twitter. Pengen nyobain Cafe Latte Hot, tapi yang ready cuma Americano, yawdah gas aja.  Hmmm... wangi kopi hitamnya enak banget Gaes.  Family Mart ini konsepnya gak jauh beda dengan gerai IndoApril yang menyediakan berbagai menu makanan kecil hingga santapan siap saji, dan outlet kopi dengan harga lebih terjangkau.  Sementara dari sisi ukuran interior dan penataan display lebih mirip dengan Lingkaran K, optimal banget. dan berhubung di lokasi Gatsu tengah ini merupakan gedung dua lantai, untuk lantai atas infonya tersedia Seating Area dan Toilet. Mungkin diperuntukkan bagi mereka yang ingin menikmati santap bersama di tempat.  Hanya saja area parkir FamilyMart ini gak ramah kendaraan roda empat. Dua s...

May Contain Milk

Siang-siang usai kerja sebenarnya pengen bet ngopi bentar biar gak ngantuk. Cuma sempat kebingungan lantaran kopi sachet  kesayangan si Tora Bika Creamy Latte yang punya sachet gula terpisah rupanya habis stok di laci meja. Jadilah iseng nyomot stok kopi milik kantor yang kali ini dipenuhi produknya Indocafe Coffeemix First Class dengan tajuk Rich & Strong. Ya kali aja bisa bikin kaya dan bertenaga. Cuma pas liatin komposisi atau ingredients yang ada di balik kemasan sachet kopinya, kok ada yang aneh ya ? Ada tulisan -May contain Milk- yang langsung diterjemahkan dibawahnya jadi -Kemungkinan mengandung Susu- Lah kok kesannya mereka gak yakin dengan komposisi pasti kopi milik sendiri, pake kata Kemungkinan segala ? 

Jadi couple Penikmat Kopi

Menikmati kopi panas saban pagi hari jelang beraktifitas, rasanya sudah menjadi kewajiban bagi saya selama lima tahun terakhir. Disajikan dalam sebuah mug atau gelas dengan kapasitas sepertiganya. Sedikit tapi berasa. Sayangnya, saya bukan penikmat kopi hasil racikan para Barista yang banyak diperjualbelikan pada gerai atau tempat nongkrong anak muda jaman sekarang, pun dalam bentuk kopi yang ditakar atau proses racikan sendiri dengan berbagai teknik. Yang kalau boleh dikatakan sebagaimana istilah jaman now, hanyalah seorang Baristan atau Barista dengan racikan kopi instant. Atau dengan julukan yang lebih parah lagi, lantaran kopi yang dinikmati adalah berasal dari sachet kopi instant yang dijual di sejumlah warung depan rumah ataupun sekitaran pasar. Adapun kopi sachet yang saya sukai sejak awal ngopi di tahun 2000an cukup beragam. Dari Tora Bika Cappucino, Good Day Original atau Vanilla Latte, Indocafe Cappucino, lalu berpindah dan lebih intens lewat Tora Bika Espresso pada tahun 201...

Cerita soal Kopi dan Ngopi

Saya tergolong jarang ngopi siang-siang kalo pas lagi di rumah, dan kalopun pengen ngopi, nongkrongnya ya diteras depan lantai atas. Tempat yang nyaman dengan angin semilir dan pemandangan atap rumah, jalan raya serta pepohonan besar. Kopi yang saya minum masih tergolong ecek-ecek kalo diomongin pas jaman now. Jaman dimana segelas atau secangkir kopi bisa ditemukan dengan mudah begitu kita melangkahkan kaki ke luar rumah. Lengkap dengan tempat nongrong yang cozy di pinggiran jalan raya. Berdekatan saking banyaknya. Kopi sachetan. Harganya pun kalo pas beli ecer, hanya seribuan mangatus. Diseduh dengan air panas dalam mug putih pemberian Kotaku Badung dengan ketinggian air setengah mug saja, tanpa campuran gula yang dikemas secara terpisah dalam sachet penjualannya. Adanya creamer, sudah membuat rasa kopi sudah sedikit manis saat dikecap. Meski kecurigaan saya sebenarnya ada sedikit gula pula dalam bubuk kopi instant miliknya Torabika ini. Kopi Tora Bika Creamy Latte adalah jenis kopi i...

Menikmati Kopi

Hari masih terlampau pagi, dimana matahari belum jua menampakkan diri. Saya mengaduk kopi sachet tanpa gula dalam gelas kaca, menaruhnya disela canang dan banten nasi, guna menemani aktifitas harian yang rutin dilakukan sejak lima tahun lalu. Saat agenda ini usai, biasanya saya meneguk sisa kopi yang ada dalam gelas, untuk mencuci dan melanjutkan aktifitas lain sebelum berangkat kerja. Jarang sekali saya bisa menikmati kopi dengan santai. Sembari duduk dan mengobrol, meminumnya sedikit demi sedikit sambil berharap bisa memberi banyak inspirasi harian pada otak. Tentu saja itu hanya sebuah ekspektasi belaka. Satu-satunya waktu yang bisa memberikan kesempatan itu hanyalah istirahat siang di kantor, usai menikmati makan atau berhenti sejenak di sela kesibukan kerja, di kursi belakang area pantry bareng beberapa kawan lain. Sekedar berintermezo, ngobrol ringan ngalor ngidul kesana kemari. Lalu kembali lagi pada meja kerja saat kopi dalam gelas habis diteguk. Menikmati kopi belakangan makin...