Melelahkan. Kurang lebih begitu pendapat bathin secara pribadi. Tiga hari melawat ke Jakarta bersama Tim Pelaksana LPSE Badung dengan segudang rencana awal yang kemudian dibuyarkan begitu cepat oleh jadwal dadakan pihak penyelenggara, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia LKPP yang kabarnya kali ini bekerja sama dengan sebuah EO Event Organizer demi menghandle banyaknya pekerjaan. Tidak heran. Mengurusi 513 (semoga tidak salah) utusan dari LPSE seluruh Indonesia yang masing-masingnya mengirimkan minimal 2 hingga 5 orang personel (bahkan kabarnya ada juga yang hingga 7 orang), tentu bukan perkara gampang. Hal ini pernah disampaikan oleh rekan-rekan LKPP saat kegiatan yang sama digelar di Hotel Sanur Paradise, November 2011 lalu. Yang membuat kami cukup terperangah adalah pola pembagian hotel yang rupanya diatur secara acak. Artinya Rekan kami sesama Tim pelaksana LPSE Badung sudah bisa ditebak berada di lokasi yang berbeda-beda. Saya selaku Sekretaris LP...