Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Pengerupukan

Tembus jua jam 4 pagi

Pengarakan ogoh-ogoh Banjar Tainsiat Garuda Sewarnakaya ke Catur Muka yang dilaksanakan pada Tilem Kesanga Selasa 21 Maret 2023 pukul 23.15 wita, rupanya harus menunggu penghabisan ogoh-ogoh dari arah utara pempatan terlebih dulu untuk memudahkan perjalanan STT kembali pulang. Hal ini cukup membuat lelah adik-adik STT Yowana Saka Bhuwana yang sejak kemarin sore sudah menyiapkan diri dalam penampilan fragmen tari di pempatan Catur Muka, pun sekaa gong dan pemuda lainnya yang tampaknya sudah begadang berhari-hari. Semangat Jer... kalian Hebat hari ini  #DokumentasiKelihanAdat #BanjarTainsiat

Antusiasme Warga Menanti Banjar Tainsiat

Luar biasa antusiasme warga yang hadir sejak pagi hingga malam ini, bahkan dari jauh-jauh hari datang silih berganti. Bahkan sampai jarum jam sudah menunjukkan pukul 23.00 wita, meski Ogoh-ogoh Banjar Tainsiat Tahun 2023 maha karya Sekaa Teruna Yowana Saka Bhuwana yang bertajuk Garuda Sewarnakaya belum jua berangkat diarak ke pusat Kota Denpasar, perempatan jalan Nangka-Patimura-Veteran dan Yudistira masih tetap dipenuhi masyarakat yang penasaran akan hasil akhirnya. Infonya di titik Nol Kilometer Kota Denpasar, Bapak Walikota bersama Kapolda Bali sudah menanti kehadiran Ogoh-ogoh Banjar Tainsiat sejak pukul 8 tadi. Kami, Kelihan Adat lan Dinas Banjar Tainsiat, bersama Pecalang, Babinsa dan unsur pengamanan lainnya sudah siap mengawal Adik-adik STT yang rencananya akan melakukan Tari dan Fragmen saat Ogoh-ogoh tiba di Catur Muka nanti. Ayo Jer... Semangat !!! #DokumentasiKelihanAdat #BanjarTainsiat

…dan kamipun terkesima Ogoh-Ogoh se-Kota Denpasar

Terjebak ditengah kemacetan lalu lintas Catur Muka lantaran ingin menyaksikan secara langsung satu persatu Ogoh-Ogoh yang mendapatkan juara per kecamatan sekota Denpasar bersama si kecil MiRah dan ibunya, membuat peluh bercucuran serta tangan mulai pegal menahan kopling dan gas. Keramaian hari ini memang lain dari biasanya. Puluhan, ratusan bahkan ribuan kamera berusaha mengabadikan satu persatu barisan para raksasa yang terpampang ditepi jalan sehari sebelum Hari Raya Nyepi. Dari kamera beragam ponsel hingga digital kamera beragam tipe lalu lalang dari satu ogoh-ogoh ke lainnya. Dari yang berjalan kaki, diatas sepeda motor hingga dari dalam mobil, penuh sesak di ruas jalan yang hanya setengahnya saja dapat digunakan. Barisan Raksasa yang dibuat dalam kurun waktu kurang lebih sebulan sebelumnya tampak gagah dengan warna warni rupa dan keangkerannya, tergambar begitu jelas dari raut muka dan tingkah laku yang ada. Mulai dari kisah pewayangan, Mahabrata dan Ramayana hingga yang menyindir...