Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Tiktok

Tanya Grok : Apa Beda User X, FB, IG, TikTok dan Thread ?

Halo @pandebaik! Menarik sekali pertanyaannya. Baik, mari kita lihat perbedaan pengguna X, Facebook, TikTok, Instagram, dan Threads berdasarkan kebiasaan dan preferensi mereka—dan saya akan jujur tanpa basa-basi. Pengguna X (Twitter dulu) cenderung suka debat cepat, berita langsung, dan meme yang tajam. Mereka sering mencari informasi real-time, terutama di kalangan yang peduli politik atau tren budaya. Tapi, jangan kaget kalau kadang ada drama di sini—X adalah tempat orang berbicara blak-blakan, kadang terlalu blak-blakan. Pengguna Facebook? Nah, ini lebih ke keluarga dan teman lama. Banyak yang scroll untuk lihat update pernikahan, foto anak, atau grup komunitas lokal. Tapi jangan salah, ada juga yang masih ribut di kolom komentar soal politik atau hoax—meski kadang rasanya seperti zaman dulu, platform ini masih kuat karena koneksi personalnya. TikTok? Anak muda dominan di sini, doyan konten cepat, dance challenge, dan video viral yang bikin ketagihan. Penggunanya suka eksplorasi kre...

Pilih Memuja Ibu atau Memuja Istri ? Trend TikTok kali ini

Trend TikTok hari ini adalah Ajakan bagi para perempuan single di luar sana untuk menolak ajakan menikah dari para lelaki yang memuja Ibunya... Hal ini tentu saja membuat satu kebingungan di jagat maya lantaran pemahaman "memuja" ibunya ini bisa sejauh mana pengertiannya ?  Apakah mereka yang selalu membela sang Ibu meskipun sang Ibu berada dalam posisi salah saat berkonflik kelak dengan sang istri, ataukah mereka yang mampu menempatkan Ibu sebagai anak yang dilahirkan dan berbakti ? Tentu ini merupakan dua hal berbeda.  Apa yang dipersoalkan ini, mengingatkan saya pada dua teman FaceBook, yang dengan statusnya masing-masing berupaya mendampingi dan merawat sang Ibu di masa tua mereka. Dimana satunya sampai hari ini masih menjadi cerita sang kartunis, sementara satunya lagi sudah meninggalkan kawan saya ini dalam kesendiriannya.  #30HariBercerita 

Berburu Film pasca Reel IG, FaceBook dan TikTok

FaceBook, Instagram dan juga TikTok adalah media sosial yang kerap membagikan banyak video pendek, hasil capture adegan sebuah film ataupun spoiler yang diceritakan secara lengkap dalam durasi singkat.  Beberapa diantaranya bisa dikatakan cukup menarik untuk disimak, bahkan terkadang suka bikin jengkel karena adegan filmnya dipotong nanggung pas bagian seru.  Jika sudah begini, komentar terbanyak yang muncul dari para user lainnya adalah -Judulnya apa ? -Title please  Padahal kalau kita jeli, beberapa adegan ataupun nama pemeran artis dan cerita, bisa jadi clue atau petunjuk awal buat hunting judul film di Youtube, Google ataupun TikTok itu sendiri. Syukur-syukur nemu.  Dan memang dari sekian banyak video pendek yang bersliweran di timeline media sosial yang saya miliki, beberapa diantaranya cukup menarik juga untuk dicari tahu lebih lanjut, cerita lengkapnya -jika berupa potongan adegan- atau full filmnya kalau spoilernya bikin haru.  Seperti film horror yang t...

Hunting Gaya Hidup melalui TikTok Shop

Secara pribadi, saya menyayangkan soal isu TikTok Shop yang bakalan ditutup pemerintah pasca kebijakan mereka yang gak sejalan dengan regulasi atau gegara efek sampingnya yang menggilas keberadaan UMKM lokal masyarakat kita.  Karena sebagai pembeli, suka aja liat harga yang murah, lebih terjangkau ketimbang lapak lainnya, tapi barang beneran datang dan sampai ke rumah, meski secara kualitas gak sebanding dengan harapan.  Yang menjadi pe-er untuk kasus begini hanyalah persoalan filter pada nalar pembeli aja harus dipertegas dulu, apa benar barang tersebut dibutuhkan ? dan apa benar barang yang diharapkan itu akan sesuai dengan ekspektasi kita ? Biasanya sih enggak. 😅  Cara paling aman adalah mencoba melakukan transaksi dengan sejumlah kecil nilai barang yang sekiranya bisa direlakan seumpama barang tidak sesuai harapan, atau malah tidak dikirimkan alias penipuan.  Dan setelah memiliki beberapa pengalaman bertransaksi di berbagai lapak online, saya sendiri lebih suka ...

TikTok Shop bakalan ditutup ?

Ada isu yang mengatakan TikTok Shop bakalan ditutup lantaran menjadi penyebab lesunya penjualan para penggiat UMKM di kalangan menengah ke bawah, salah satunya mereka yang sampai hari ini masih bertahan di Tanah Abang Jakarta.  Isu lainnya mengatakan bahwa pemerintah tidak setuju soal fungsi media sosial yang menjadi satu dengan e-commerce atau penjualan secara langsung kepada konsumen. Mungkin yang diijinkan hanyalah sebatas fasilitator, atau jembatan iklan bagi pemilik barang ke pembeli. Yang mana transaksinya tidak melibatkan rekening bersama brand media sosial.  Mungkin itu sebabnya IG Shop ataupun MarketPlace FaceBook gak kena regulasi atau teguran. Karena transaksinya langsung antara penjual dan pembeli.  Yang mana, menurut saya pribadi malah rentan terjadinya penipuan dalam transaksi, khusus pada opsi transfer pembayaran bukan COD.  Hadirnya TikTok Shop infonya juga merambah ke persoalan Live-nya para artis yang memanfaatkan fasilitas, untuk melakukan penjuala...

Akhirnya punya akun TikTok jua

Gak direncanakan sih sebetulnya, karena semua berawal dari permintaan si bungsu agar bapal ikutan nge-Like postingan dia di media sosial TikTok. Berhubung dia mengetahui jika saya memiliki aplikasi tersebut didalam ponsel, namun demikian selama ini jarang banget digunakan. Hanya untuk melihat-lihat video pendek yang diinginkan macam Reel-nya Instagram, tapi ini bisa dilakukan tanpa harus memiliki atau login akun.  Jadilah hari Selasa lalu, saya mencoba Sign Up ke media TikTok dan menemukan bahwa username yang diinginkan rupanya gak tersedia. Artinya saya sudah pernah memiliki akun TikTok sebelumnya, tapi gak tahu pake email yang mana. Maka jadilah coba-coba opsi lupa password pake satu dua email yang kerap digunakan untuk berbagai kepentingan. Dan ketemu.  Ternyata username @pandebaik ini sudah memiliki 15 followers tanpa pernah posting satu video pun. Siplah.  Kalian yang punya akun serupa, boleh follow akun tersebut ya.  Cuma sayangnya, saya bukan User yang pintar...

TikTok Negeri +62 Makin Demam bareng #TanpaTapiChallenge

Demam TikTok belakangan ini sepertinya jadi trend kembali, seiring dibukanya blokir oleh Kominfo beberapa waktu lalu. Jadi viral dan digandrungi netijen negeri +62 gegara pelakunya gak cuma dari kalangan cabe-cabean, atau kaum alay saja. Merambah sampai level bapak ibu generasi jaman old hingga pemimpin daerah favoritnya milenial macam Pak Ganjar dari Jawa Tengah. Ini tentu saja bikin amaze lantaran TikTok tempo hari banyak dikeluhkan bikin resah banyak orang. TikTok sendiri infonya kalau ndak salah ingat, merupakan salah satu jejaring sosial berplatform video asal Tiongkok *cmiiw* dimana penggunanya diijinkan buat melakukan edit video pendek menggunakan musik yang telah disediakan. Di Indonesia sendiri, TikTok mulai heboh pas tahun 2017/18-an dimana pas itu lagi rame selebritas remaja lokal yang fenomenal dari Tangerang Selatan. Konten TikTok bisa dikatakan cukup menghibur. Bahkan saat ibukota Jakarta dilanda banjir pekan kemarin pun, beberapa warganya malah gercep ambil kesempatan bi...