Tahun depan bisa jadi awal tahun yang berat bagi kami berdua. Setidaknya sudah dirasakan sejak bulan ini. Menjadi berat karena infonya tunjangan penghasilan atau TPP pegawai negeri sipil di lingkungan Kabupaten Badung, bakalan berkurang hingga 65% dari pendapatan awal. Mengingat pasca pembangunan rumah kemarin, semua gaji pokok harus rela dikuras habis, praktis kami berdua mengandalkan betul pendapatan tambahan untuk bisa membayar pengeluaran wajib setiap bulannya ditambah biaya hidup. Sejauh ini sih belum pernah sampai mengikisnya demi gaya hidup. Secara pribadi, pengeluaran yang wajib saya sisihkan setiap bulan adalah sebesar 6 juta rupiah. Sebagian bentuknya sebagai bulanan keluarga, seperti dapur, pembayaran listrik, air dan telepon, termasuk asuransi bagi kedua orang tua, dan 3 anak serta diri sendiri. Pengeluaran tak terduga seperti bensin, pulsa, paket data, atau keperluan dadakan lainnya biasanya masih mencukupi untuk dilakoni, sehingga setiap bulan saya bisa menyisihkan tabung...