Berbekal gambaran awal terkait kisaran biaya yang diberikan Dika Bandot, sepupu yang sudah terbiasa merakit Sepeda Fixie, pada akhirnya keputusan untuk mengubah sosok sepeda balap yang sudah tak terpakai lagi ini makin bulat saja. Nekat menggondolnya kedalam mobil kijang jadul berdua bersama MiRah putri kami, sepeda balap tersebut sampai di tangan para pembesut Fixie Holic , hari Minggu 19 Juni lalu. Lantaran sedikit kesibukan untuk mempersiapkan Loka Sabha Maha Semaya Warga Pande , yang dilaksanakan pada tanggal 25 Juni kemarin, membuat jadwal pembelian perlengkapan sepeda baru bisa dilaksanakan Jumat sore sebelumnya. Uang sebesar 2 Juta rupiah yang disediakan sejak awal, ludes tuntas untuk menebus beberapa kelengkapan khas sepeda Fixie. Dari sekian banyak yang dibeli, urusan kaki (ban sepeda) merupakan yang termahal dibanding lainnya. Awalnya desain yang saya ajukan untuk dibuatbegitu sederhana dan simpel. Menggunakan dua warna netral hitam dan putih agar kelak saat dibawa kemana-man...