Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2026

Pos Surat Kuasa pake Perangko 😃

Siang ini saya menyambangi Kantor Pos dekat Puspem Badung, yang posisinya berada di sebelah timur warung betutu liku terdahulu. Tujuannya cuma ingin mengirimkan berkas Surat Kuasa yang ditandatangan oleh putri sulung, karena menurut KPK, dipandang sudah dewasa secara umur, atas Laporan Harta Kekayaan Pegawai Negeri yang sebetulnya sudah selesai dikirimkan pertengahan bulan Januari lalu.  Namun sayang, di awal bulan Maret saya dikirimi email cinta dari KPK yang menyatakan masih kekurangan dokumen diatas, agar status LHKPN yang saya kirimkan bisa dinyatakan Lengkap dan diterima. Dengan batas pengiriman sampai tanggal 1 April mendatang.  Maka jadilah dari kemarin itu metaki-taki, mencari dokumen dimaksud diantara tumpukan berkas milik almarhum bapak tempo hari, yang tadinya sudah saya kirimkan berupa file scan ber-e-Meterai di laman pelaporan LHKPN. Tapi ternyata harus dikirim fisiknya juga. Padahal di scan dokumen itu sudah dibelikan e-meterai resmi juga... Tapi ya ndak apa-apa....

Rak Kaca Kedua HPjadul di Tahun 2026

Awal tahun 2020 lalu, beberapa bulan pasca pembangunan rumah baru, saya memutuskan untuk memesan satu rak kaca dengan ukuran custom menyajikan sembilan area display dan satu area penyimpanan di sisi paling bawah, untuk diletakkan pada sisi kanan pintu masuk ke ruang tamu. Kebetulan area ini sedang dalam kondisi lowong dan kami juga kebingungan mau menempatkan lemari atau semacam guci besar sebagai hiasan saat menerima tamu atau menikmati waktu senggang bersama keluarga. Yang kemudian diisi dengan puluhan koleksi #HPjadul hasil perburuan sejak akhir tahun 2017, dimana masih didominasi oleh brand Nokia khusus desain unik atau seri yang memiliki cerita sendiri di era saya remaja dulu. Rerata didapat dengan harga second terjangkau di berbagai lapak online seperti OLX, Tokopedia, Facebook Marketplace hingga surganya ponsel jadul, Buka Lapak. Meski ada juga yang saya dapatkan dari penjual sejenis di sosial media Instagram. Berselang enam tahun, saya memutuskan untuk memesan rak kaca kedua da...

Mengagumi Detail Ogoh-ogoh Gajah Banjar Tainsiat 2026

S elama mendapatkan mandat sebagai Kelihan Adat Banjar Tainsiat lima tahun terakhir, saya selalu melewatkan waktu siang saat hari raya Nyepi di Bale Banjar, mendampingi para pecalang atau keamanan banjar yang secara bergantian menjaga wilayah sekitar sampai pagi esok harinya. Berusaha tetap terbangun di pagi hari, menjalani aktifitas harian sebagaimana biasa, lalu berjalan kaki menuju banjar, meski waktu istirahat baru bisa dilakukan dini hari pasca pengerupukan dan pengarakan ogoh-ogoh yang selama lima tahun ini berlangsung hingga melewati tengah malam. Lelah itu pasti. Namun semua rasa lantas terhapus saat melihat langsung sosok ogoh-ogoh banjar dari jarak yang sangat dekat tanpa gangguan siapa pun. Sembari mengagumi semua detail hasil kerja dari team work yang dipimpin oleh pakMan Keduk dan Semeton Teruna Teruni STT Banjar Tainsiat. Meski tahun ini gagal diarak ke Catur Muka, tapi karya mereka tetap pantas diacungi jempol. Satu hal yang paling menarik, saya amati adalah pada hasil ...

Setahun lagi...

Ini akan menjadi kali terakhir saya bersama tujuh rekan lainnya, menjalankan kewajiban hari suci Nyepi sebagai Kelihan Adat Banjar Tainsiat. Karena di tahun 2027 mendatang, kepengurusan adat di banjar hampir dapat dipastikan, akan berganti ke jajaran yang baru. Di satu sisi ini merupakan hal yang melegakan karena pada akhirnya bisa bebas dari semua beban juga tekanan dalam menjalankan tugas dan kewenangan sebagai orang yang dituakan dalam adat banjar selama lima tahun terakhir, namun di sisi lain ada banyak agenda positif yang kelak gak akan bisa dilakukan mengatasnamakan adat banjar. Ya. Disadari atau tidak, begitu banyak hal positif yang bisa didapat ketika ditunjuk untuk mengemban amanat krama sebagai Kelihan Adat Banjar. Kelak kalian pun akan menyadarinya jika pernah berada di posisi yang sama. Meski pada awalnya terasa berat, namun seiring berjalannya waktu dan mulai terbiasa, satu-satunya beban yang dirasakan hanyalah wajib mampu memimpin satu dua adegan dengan menggunakan penyam...

Moy Moy Gemoy

Pagi-pagi biasanya ada yang ngintilin dari belakang. Lalu menunggu dengan setia di area sumur bor untuk mencomot biskuit kecil yang dihaturkan bersama banten tangkih, karena hanya itu saja yang dengan mudah ia jangkau. Setelah itu ngikut lagi ke area Penunggun Karang, sembari berharap ada satu yang dilempar ke arahnya.  Moy. Namanya Gemoy.  Anak keEmpat Ibul, yang belakangan jadi rajin diberikan makan malam oleh istri, diambil dari sisa makanan atau lauk kami seharian, kadang ditambah dua tiga nasi bungkus lima ribuan tanpa sambal. Lalu dibagikan bareng Ara, usai beraktifitas malam.  Gemoy ini anjing kecil ketiga yang ia sukai dan sayangi sejak lahiran. Anjing kecil sebelumnya kalau ndak salah ingat, diberi nama Imut, mati sekitar pertengahan tahun 2025. Sementara si Moy kabarnya mati karena sakit semalam. Ia lemas tak berdaya selama dua hari terakhir. Enggan makan ataupun minum susu. Selama ini dirawat dan dijagain dengan baik oleh uWak Gek-nya.  Sekarang Moy sudah ...

Samsung Galaxy Camera, Keren Idenya

Ternyata Samsung Galaxy Camera dengan nomor model EK-GC100 ini sudah rilis 13 tahun yang lalu. Masih menggunakan Android 4.1.2 JellyBean. Tapi layarnya masih tetap cerah...  dan Ada slot simcard-nya. Gak kebayang kalo nelpon jaman itu pake ponsel berwajah lensa kamera digital 😅  Keren sih idenya. Sayangnya perangkat yang saya kagumi hari ini sepertinya bermasalah dengan persoalan battery yang gak bisa dikeluarkan dari cangkangnya. Kemungkinan drop atau kembung. Karena tadi pagi sempat diCharge full, lalu diNonaktifkan dan simpan di tas, lalu sore pas balik dari lapangan, di cek kembali eh batere habis. Repot juga ini gak bisa ganti batere. 😅 Persoalan lainnya, lensa kamera depan gak bisa nutup bagian covernya. Dan tombol shutter juga ilang 😅 tapi persoalan Memory yang kurang, tampaknya sudah bisa ditangani pasca diselipkan microSD card 32 GB. Ini memang persoalan standar perangkat Android era awal yang wajib diisi memorycard tambahan dulu, sebelum mengaktifkan lensa kameran...

Setahun Terlewat

S eorang teman kuliah. Adik tingkat. Dekat karena dia menertawai saya lantaran gak berhasil mendekati teman seangkatannya. Sama-sama bertubuh besar. Sama-sama Aries. Lalu menyadari umur kami cuma beda sehari. Kemudian menyadari juga bahwa kami bersaudara. Meski jauh. Jadilah karib. Berpisah belasan tahun karena kerja dan menikah. Lalu memiliki anak. Sama-sama punya anak cewek. Dia dua, Saya tiga. Sama-sama jadi pria satu-satunya dalam keluarga. Sama-sama gula. Dua tahun terakhir jadi lebih sering ketemu karena setiap kali saya dinas ke selatan, jika senggang selalu mampir ke rumah Pegok. Sekedar menyapa dan tertawa. Menertawai diri kami sendiri. Saling cela. Kadang meluangkan waktu untuk tangkil bareng pesemetonan. Makin dekat karena berusaha aktif di organisasi keluarga. Sayang, ulang tahun kemarin jadi chat terakhirnya. Tumben menyapa lalu saling mengucapkan selamat. Beberapa hari kemudian dapat kabar dia pergi. Kali pertama saya menangis karena merasa begitu kehil...

Ke Tuban meli Lele, bin aTiban gen Leee...

Saat Iran mulai membalas aksi serangan atau banjir dimana-mana selama semingguan terakhir ini, kami di Banjar Tainsiat sedang mempersiapkan agenda Rapat Tahunan anggota banjar atau dengan kata lain Rapat Paripurna/Pleno Banjar sebagai ajang pelaporan Pertanggungjawaban Kelihan Adat selama setahun terakhir, tepatnya periode keempat dari lima tahun masa jabatan, di hari Minggu mendatang. Dan tadi sore sebagaimana biasa, semua Kelihan keroyokan menulis daftar tujuan krama banjar yang akan disampaikan dokumen laporan tahunan, sekaligus agenda adat yang cukup padat di bulan Maret ini.  Ke Tuban meli Lele, bin aTiban gen Leee... Astungkara Lima Tahun mengemban amanah tugas sebagai Kelihan Adat Banjar Tainsiat, kelak bisa selesai dengan Baik. dan semoga Calon Kelihan Adat yang akan memimpin Banjar Tainsiat di tahun 2027 mendatang, bisa kami pilah dan kumpulkan tahun ini. Kalian punya bocoran nama yang harus kami sandingkan ? 🙂