Skip to main content

Posts

Showing posts with the label kecewa

Dia Bisa masa Aku nda Bisa ?

Hal sebenarnya yang paling dirasakan adalah kompetisi dan persaingan.  Masa dia bisa, aku nda bisa ?  Tapi kita lupa bahwa di luar sana ada banyak hal yang membuat dia bisa dan aku nda bisa. Garis tangan, lucky, keberuntungan, kerja keras, usaha, buah tangan, tanda tangan, dan lainnya. Dan kalaupun mau ngoyo mengejarnya, dengan apa yang dimiliki, ya gak bakalan bisa juga karena banyak kendala. Padahal mungkin secara kemampuan gak jauh beda.  Ada juga Like Dislike. Ada juga faktor ketidaksukaan di masa lalu yang dulu pernah menjadi dendam dan selalu diingat. Hanya karena idealisme yang dibenturkan dengan peraturan. Sementara di kekinian, ada hal yang menolong tanpa harus melalui itu semua.  Dibilang kecewa, ya memang kecewa. Dibilang marah, ya mau marah sama siapa ? Dibilang pedih, ya memang pedih banget hidup ini. dan rasanya sejak kecil memang selalu berupaya untuk itu meski hasilnya hanya berada di angka 5 dan 6 saja. Baik dari pemikiran, hidup, keuangan, atau mung...

...

Rasanya sudah habis isi hati lantaran kecewa marah dan pedih. Tapi gak tau apa yang harus dilampiaskan. Karena begitu yang namanya kekecewaan, kemarahan dan kepedihan terlampiaskan, biasanya akan ada rasa menyesal yang muncul, karena semua akan merusak apa yang telah dibina sejak lama.  Hanya berusaha untuk menerima kenyataan. Dan belajar untuk menerima.  Mungkin memang sudah jalannya.  Jumat malam 6 Oktober 2023.

Berusaha Menumbuhkan Semangat dari The Martians. Tapi Apa Mungkin ?

Terjebak dalam situasi yang memiliki kemungkinan besar akan ancaman pada diri kita memberikan dua pilihan sederhana, menyerah atau bertahan. Menyerah bisa diartikan sebagi pasrah dan tak berbuat apa-apa sembari menunggu semuanya berakhir sedang Bertahan bisa diartikan sebagai terus berusaha memecahkan setiap masalah yang dihadapi baik itu badai angin yang kelak menumbangkan segala macam benda disekitarnya atau jurang terjal yang menghadang tanpa batas. Kurang lebih begitu makna dari sebuah filem The Martian (2015) yang dibintangi Matt Damon dalam upaya bertahan sendirian di Planet Mars. Meski sesungguhnya ya bukan di Planet Mars, dan tidak sendirian. Minimal ada banyak cast, produser dan kameramen lainnya. Akan tetapi secara alur cerita ya demikian adanya. Jika Mark Watney sebagaimana diceritakan dalam filem tersebut berhadapan dengan angkasa luar yang bisa jadi tidak dapat diprediksi, lha saya sendiri kini sedang berhadapan dengan hukum. Yang ancamannya bukan nyawa jika dilihat jangk...