Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Vlog

Blog Vlog dan Adsense

Selamat Pagi Gaes, Januari 2020 dah tiba sementara yang namanya postingan blog apalagi vlog ya masih gitu-gitu aja. Gak banyak berkembang, baik dari topik yang diangkat maupun kualitas tulisan yang dihasilkan. Gimana Adsense mau mampir. Ye kan ? Tapi kalo ngomongin Adsense, soal Blog memang sudah gak bisa diharapkan lagi. Berhubung konten isi yang sampai hari ini sudah dipublikasi, bertentangan dengan kebijakan Google dalam banyak hal. Selesai satu kasus, muncul lagi kasus yang lain. Gitu terooos. dan Channel YouTube Vlog pandebaik pun punya kisah yang kurang lebih sama. Mandeg tengah jalan tanpa tahu bakalan dapat kesempatan menikmati Adsense atau endak. Meski yang namanya mood buat post Update terbaru, masih ada. Kalau sudah rejeki, ya gak harus dalam bentuk Adsense sih. Ada juga kok datang rejeki dari jalan yang lain. Itu sebabnya baik Blog ataupun Vlog gak ngotot-ngotot banged buat dinaikratingkan. Jalan aja sebagaimana biasa. Minimal image sudah terbentuk sejak awal. Karena toh wa...

55's Nostalgia HP Jadul, Keberlanjutan Aktifitas Blogging di YouTube Channel

Sempat terhenti untuk jangka waktu yang cukup lama, mengingat mood untuk menuliskan dan mencari sejarah penggunaannya memakan waktu luang yang tidak sedikit. Disamping adanya hobby dan kegemaran baru untuk editing video bagi pemula macam saya, jadi makin mengasyikkan untuk menambah pengalaman. 55’s Nostalgia HP Jadul Secara konsep sebetulnya masih sama. Tujuannya hanya ingin mengenalkan kembali, ponsel-ponsel jadul seri lawas kepada netizen warga net negara +62 yang belakangan memang makin menggemari lakon video streaming ketimbang membaca literasi digital macam Blog. Yang dikemas seadanya, mengingat secara kemampuan editing, masih tergolong amatiran. 55’s artinya secara durasi dicukupkan sekitar 55 detik, dipilih lantaran secara perwajahan tampilan font jadi lebih catchy dan menarik perhatian. Durasi ini sudah termasuk cover depan yang berisikan judul seri ponselnya, kapan dirilis ke hadapan publik, dan status keberlangsungannya saat ini. Mengingat rata-rata yang saya publikasikan mas...

Content Creator 1 Menitan, bikin Nagih macam pake Narkoba

Seperti orang yang sakaw saat menggunakan narkoba, kegemaran akan hobi baru membuat video untuk mengabadikan banyak momen disekitar kita, makin kesini tampaknya makin menjadi. Nagih, kalo kata orang. Bermodalkan satu aplikasi berbayar Filmorago di layar lebar sekelas ponsel, meski masih banyak kekurangannya, secara pribadi sudah cukup memuaskan. Minimal ketika menemukan satu momen yang ingin dishare ke rekan yang lain, konten yang dikirim tidak lagi berupa gambar statis dalam jumlah banyak. Cukup 1 video, sudah memberikan banyak makna didalamnya. Bicara soal durasi, 1 menitan tampaknya sudah cukup memadai untuk menggambarkan keinginan. Meski menurut beberapa kawan, belum sempat ejakulasi, lha kok sudah habis kesempatannya. Jadi terasa kurang dan kurang. Minta ditambahin terus. Mengapa dibatasi hanya 1 menitan ? Ya karena menngacu ke standar baku video atau gambar bergerak yang bisa dishare pada akun Instagram. Per halaman postingannya. Sehingga bisa diteruskan ke akun sosial media lain...

Blog atau Vlog ? Pilih Mana ?

Tiga belas tahun menulisi Blog rasanya semangat untuk update postingan makin lama makin susah saja, ide banyak namun waktu luang untuk menuangkan isi pikiran, selalu terhalang oleh semua aktifitas harian yang seakan tiada habisnya. Sementara itu keberanian untuk memulai Vlog atau Video Blog, baru sebulanan terakhir ini dilakoni, pasca kenekatan mencoba aplikasi Filmorago pada ponsel, pasca pembelajaran di Bogor tempo hari. Hasilnya, aktifitas Blog pun nyaris terhenti berganti dengan aktivitas nge-Vlog yang kelihatannya jadi makin keranjingan. Menulisi Blog sebenarnya gak susah-susah amat. Terpenting punya ide, lalu ambil gambar ilustrasi pendukung untuk melengkapi ide, trus tuangkan isi pikiran dengan batasan tertentu agar tak keluar jalur dari ide tadi. Yang menjadi masalah adalah, bagaimana merangkai kata menjadi kalimat, kalimat menjadi paragraf dan paragraf menjadi sebuah cerita yang mudah dipahami dan dimengerti banyak orang ? Apalagi kalau menggunakan batas minimal jumlah kata pe...