Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Dinas

Rencana Tinggal Rencana

 Untuk mengisi waktu luang saat lawatan kali ini, saya sebenarnya ada menyiapkan beberapa film dan video pendek yang diunduh dari kanal YouTube agar nantinya bisa siap tonton saat bengong sendirian di hotel ataupun bandara, sembari menunggu acara dan agenda utama dimulai. Tak lupa menginstall beberapa games menarik di ponsel satunya yang gak terhubung ke jaringan internet.  Apa daya semua bubar...  Selama perjalanan ke dan di Jakarta bisa dikatakan waktu bengong hanya didapat saat pagi menunggui pesawat di hari pertama, malam usai aktifitas kemarin dan pagi ini. Sisanya nyaris habis untuk kerjaan kantor dan juga banjar. Dari melakukan kontak ke para panitia pengaju proposal hibah bansos yang lumayan banyak agar teman-teman di ruangan bisa diterima di lokasi, sampai menyampaikan denda ayahan dan jenukan bulan Januari hingga Mei yang tempo hari ditunda lantaran kesibukan.  Hasilnya ?  Gak banyak video pendek yang berkurang dari ponsel, karena biasanya akan dihapus...

Menuntaskan Pekerjaan dari Lantai 27

Usai berolahraga pagi, saya mencoba untuk balik ke rutinitas lagi dengan menghubungi beberapa kontak panitia pembangunan pada proposal hibah bansos Kabupaten Tabanan, yang sedianya tim kami akan turun hari ini ke lokasi.  Selain itu, mumpung ingat dan gak ada aktifitas lain di kamar hotel yang dingin begini, saya mulai melakukan Bomb Pesan Whatsapp ke semua personel Danru/Wadanru Banjar Tainsiat, untuk menyampaikan Daftar Denda Ayahan dan Jenukan, dari bulan Januari sampai Mei.  Semoga mereka ini gak mangkel gegara dikirimi banyak screenshot-an gambar. Dalam kesempatan yang sama pula, tidak lupa melanjutkan aksi pemberian nomor pada KK Adat yang beberapa waktu lalu sempat tertunda karena kesibukan. Termasuk melakukan pemutakhiran data berdasarkan daftar nama warga yang diShare Pelaksana Wilayah tempo hari.  Rupanya masih banyak pekerjaan yang terlupakan seiring waktu, pelan-pelan semoga bisa diselesaikan dengan baik.

Tugas Dinas Lagi, ke Jakarta Lagi

Saya tiba di Gate 6 penerbangan Super Air Jet jauh sebelum jadwal keberangkatan. Prinsip lebih baik menunggu si bandara ketimbang kebingungan terkena macet di jalan, tampaknya masih dipergunakan hingga hari ini, penugasan dadakan dari pimpinan mendampingi pak Kadis Perkim ke Kementrian PUPR.  Sembari mengunyah roti bekal yang diselipkan istri dalam tas, suasana gate tampaknya masih sepi penumpang. Beberapa pengumuman keberangkatan dari maskapai sejenis sudah dikumandangkan sementara saya sendiri masih memiliki waktu satu jam kedepan untuk menunggu giliran. Semoga saja gak kena delay.  Kopi panas saya nikmati sambil memantau pergerakan pekerjaan kantor. Dari yang terlupakan dari minggu lalu, hingga yang menunggu kedatangan pagi ini. Termasuk menghitung dan mencatat hutang yang terbengkalai sejak awal. Semoga di sela agenda ini, bisa diselesaikan sebagaimana harapan.

Draft Skenario Profil Dinas PKP

Pembuka Video (dalam bentuk logo Badung atau gambaran splash/kilat tetkait urusan perumahan dan kawasan permukiman)  (Talent wanita berbjcara pengenalan Dinas PRKP) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Badung dibentuk pada akhir tahun 2016 berdasarkan Perbup ... memiliki 3 bidang kerja yang meliputi Urusan Perumahan Rakyat, Urusan Kawasan Permukiman dan Urusan PSU dengan jumlah pegawai sebanyak ... personil, terdiri dari sekian pejabat eselon  sekian Jabatan Fungsional Teknis, sekian pegawai negeri sipil dan sekian tenaga kontrak.  Dinas PRKP dipimpin oleh AA Bayu Kumara sebagai Kepala Dinas PR, bersama Sek Dis IGA Arinda dan dibantu oleh dua Kepala Bidang Ari Sugianthi yang menangani Urusan KP, beserta Putu Suantara untuk urusan PSU sekaligus sebagai pejabat pelaksana plt Urusan Bidang Perumahan Rakyat.  (Pak Kadis berbicara Misi dan Visi Dinas PRKP) Misi dan Visi Dinas PRKP dalam upaya mendukung Misi dan Visi Bupati Badung adalah ....  (Sek ...

Perjalanan Dinas Tutup Tahun 2017

Ini kali pertama tugas luar kota bersama staf yang diemban selama menjabat di Pemkab Badung. Ya, ini kali yang pertama. Biasanya kalo bukan mendampingi pimpinan, perjalanan yang dilakukan selalu sendirian. Mungkin karena akomodasi yang ditanggu selama dinas ya memang hanya 1 orang. Tapi hari ini, saya didampingi 3 orang staf yang bernaung pada seksi dimana saya bertugas, serta satu kolega sesama Kepala Seksi. Tujuan kali ini ke Jakarta, untuk mendiskusikan kebijakan Bupati terkait pemberian dana Bantuan Rumah Layak Huni bagi masyarakat Kabupaten Badung, pula penanganan Prasarana Sarana dan Utilitas Perumahan yang dibangun oleh Pengembang. Menyasar dua tempat, dibawah Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Secara pribadi sebenarnya sudah tidak tertarik lagi untuk melakoni perjalanan dinas luar kota begini. Karena kalo mau hitung-hitungan, tahun ini sudah ada 6 kali melawat ke luar pulau. Bosan dan jenuh berhadapan dengan proses di bandara. Masih leb...

Satu Penerbangan lagi

Pesawat dengan nomor penerbangan GA 221 mendarat mulus di landasan bandara Cengkareng saat jarum panjang jam tangan menunjukkan angka enam. Masih ada waktu setengah jam artinya sebelum berpindah pesawat dan kembali pulang. Cukup wakti untuk membeli roti dan sebotol air mineral, bekal menanti jadwal di ruang tunggu keberangkatan. Ah, sudah gak sabar untuk bersua empat gadisku. Jadwal penerbangan berikut, tampaknya mundur dua puluh menit dari waktu yang ditunjukkan pada tiket, artinya tentu masih cukup waktu untuk membersihkan diri dari keringat. Agar bisa sedikit lebih segar saat tiba di Ngurah Rai nanti. Intan marah kelihatannya saat kutelpon sesaat sebelum naik pesawat di bandara Adisumarmo. Jelas tampak ia kangen dan ingin tiduran ditemani Bapaknya. Entah apakah malam ini aku masih sempat meninabobokannya, atau malah baru sampai saat mereka terlelap. Tapi yang penting, aku pulang. Dan semua kangen ini akan terbayar lunas sebentar lagi…

Menanti Waktu (Pulang)

Jadwal yang tercantum dalam lembaran tiket elektronik pergi pulang yang saya pesan lewat telepon selasa lalu adalah sekitar pukul 16.00 WIB. Artinya saya masih punya waktu tiga jam atau dua jam untuk leyeh leyeh menanti di lobi hotel ini, atau jalan jalan lagi mengelilingi Kota Solo atau malah menunggu waktu di seputaran bandara Adisumarmo. Jauhnya jadwal, sebenarnya saya pilih lantaran berpikir bahwa waktu keliling kota buat nyari oleh oleh ketiga putri saya, baru bisa terlaksana pasca check out dari hotel, atau jumat pagi dengan ancer-ancer waktu memuaskan. Apa daya yang terjadi malah sebaliknya. Waktu untuk menikmati Kota Solo malahan bisa saya lakukan kemarin malam, dan saya anggap tuntas toh bingung juga mau beli oleh oleh apa lagi. Tinggal yang untuk Staf kantor saja yang belum kesampean. Lagian mau dibawakan apa ya mereka ? Suasana lobi hotel ini cukup panas, tapi gak terlalu mengganggu lantaran ketinggian rangka atap dari lantai cukup tinggi, jadi hawa masih bisa masuk meski ga...

Sendirian (lagi)

GA 401 tujuan Jakarta… transit sebentar, lalu berpindah ke GA 222 tujuan Surakarta. Solo. Untuk yang kesekian kalinya, saya berangkat sendirian (lagi). Melewati pagi yang dingin, serta kursi duduk tanpa teman bicara. Semua asyik menatap layar ponsel termasuk saya. Menanti keberangkatan di Gate 3 pada pukul 6.45 AM, membuat pening kepala akibat mabuk perjalanan menumpangi taksi dari rumah menuju bandara tadi. Benar benar gak nyaman. Setelah menitipkan tas ransel Navy yang saya beli di Lazada tahun lalu di area bagasi, sayapun berusaha menikmati semua perjalanan yang akan dilakukan hari ini. Menuju kota Solo. Kota dimana pak Presiden kita dahulu berasal. Dibandingkan perjalanan sebelumnya, bekal perjalanan kali ini bisa dikatakan lebih ringan. Pengalaman yang didapat pada kisah sebelumnya menjadi data awal. Hanya berharap bahwa lawatan pertama saya ke luar kota tahun ini alan memberikan hasil yang baik bagi semua. Ohya, keberangkatan saya ada kaitannya dengan penugasan sebagai PPK atau P...

Terbang (lagi) bersama Garuda Airways

Garuda Airways 401, penerbangan menuju Jakarta, boarding 6.45 pagi dan flight 7.25… sedikit molor dari jadwal keberangkatan yang harusnya sudah dilakukan dua puluh menit sebelumnya. Tapi tak apa, toh gag ada jadwal yang harus kukejar tepat waktu hari ini, karena agenda paling awal baru dimulai selepas makan siang nanti. Aku terbang lagi bersama Garuda. Ini kali kesekian aku kembali menjalani tugas dinas keluar kota, namun ini kali kedua aku melakoninya sendirian, dan kali pertama dengan dua kali penerbangan untuk bisa sampai ke tujuan. Agenda hari ini ada kaitannya dengan penugasanku sebagai Kepala Satuan Kerja sekaligus merangkap sebagai Pejabat Pembuat Komitmen pada kegiatan P2KP, PNPM Mandiri Perkotaan yang dahulunya kami handle berdua dengan Ibu Kabid Permukiman dan Penyehatan Lingkungan. Meski SK penunjukan belum jua dipegang, namun dalam lampiran Undangan Pertemuan Regional PNPM Mandiri Perkotaan tahun 2014 bagi Kepala Satian Kerja dan PPK kabupaten/kota yang sedianya dilaksanaka...