Sungguh sangat disayangkan. Hanya itu yang bisa dirasakan saat ini. Memantau pemberitaan perihal keterkaitan sang ksatria pemberantas korupsi, Antasari Azhar yang selama ini identik dengan keberadaan KPK dengan kasus pembunuhan Nasrudin yang diduga memiliki motif ‘Cinta segitiga’. Secara pribadi, saya beranggapan begitu. Bagaimana tidak ? Seorang tokoh yang selama ini begitu saya kagumi, baik secara visual figur kebapakan yang santai lugas dan tegas dalam berbicara, menyampaikan maksudnya baik kepada wartawan, saat bersama musisi SlanK atau saat hadir dalam ‘Kick Andy. Kini harus meringkuk dalam sel untuk sebuah kasus yang menyeret nama BeLiau hanya atas dasar atau motif ‘Cinta segitiga’. Saya malahan sependapat dengan BeLiau… Sungguh motif yang murahan. Terlepas dari kebenaran tidaknya dugaan Antasari terlibat dalam kasus pembunuhan sobat baik BeLiau itu, dalam pikiran saya rupanya masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang barangkali juga menjangkiti pikiran sebagian besar masyarakat n...