Skip to main content

Posts

Showing posts from 2020

Selamat Tinggal Tahun 2020

Tahun 2020 sebentar lagi bakalan dilewati, Tahun 2021 pun kan datang menjelang. Semua berlalu begitu saja karena masa pandemi, berharap saja semoga nasib baik akan datang. Tak ada yang pernah menyangka, bilamana sepanjang tahun 2020 ini, ternyata harus dilalui dengan penuh kepanikan dan rasa was-was. Hadirnya virus Corona ditengah masyarakat nyaris memupus rasa persaudaraan lantaran kita semua saling curiga, berbalut kalimat saling menjaga. Jika saja boleh memilih, rasanya tak ingin tinggal berlama-lama dengan semua himbauan dan larangan dari pemerintah. Tapi ya mau bilang apa. Waktu jadi terasa cepat berlalu. Hari kerja pun sepertinya masih bisa dihitung jari, tak efektif sama sekali. Semua kegiatan di-Nolkan. Kena refocusing dan pengalihan dana agar bisa diolah sepenuhnya jadi bagian dari pengendalian Covid-19. Tidak ada kegiatan yang bisa dikerjakan sebagaimana hal tahun sebelumnya. Dinikmati saja. Menikmati rumah baru, jadi hal terbaik yang bisa dirasakan sejauh ini. Bisa mewujudka

4th #HPjadul bikin dompet jadi gundul

Gak terasa 4 tahun sudah hobi ini berjalan, dan semua berawal dari sebuah ponsel favorit di masa muda dulu, yang sempat lama menemani hari dan pernah menjadi mimpi panjang jauh sebelumnya. Nokia 7650. ‘Hobi wajib dimiliki oleh seorang pria apapun profesinya’ Demikian halnya dengan apa yang dilakoni oleh seorang senior yang sampai hari ini masih menjadi panutan saya dalam birokrasi pemerintahan, pun memiliki hobi unik mengoleksi diecast atau miniatur kendaraan roda empat yang ditempatkan dalam beberapa rak kaca ruang tamunya. Sebuah hobi yang enak dipandang dan diburu saat senggang. Saya pribadi pernah memiliki impian di masa muda untuk mendapatkan beberapa seri ponsel dan pda atau personal digital assistant yang setiap minggu selalu menghias halaman depan tabloid Pulsa, Sinyal atau SmS dan majalah teknologi lainnya. Akan tetapi lantaran terkendala isi dompet, pada akhirnya tak satupun bisa terwujud sesuai harapan. BenQ P50 adalah salah satunya. Perangkat PDA berbasis Windows Mobile 200

XMax dan sebuah Perjalanan

Beberapa kawan dan pimpinan di pemda pernah mempertanyakan kebiasaan saya yang kerap mengendarai motor besar sekelas Xmax ke pasar pagi dan memarkirkannya diantara puluhan kendaraan roda dua lainnya, pun untuk mengantarkan anak-anak sekolah.  Mengingat mereka yang juga merupakan Xmax owner, memilih mengendarai matic gambot ini hanya untuk keperluan touring jaral jauh, dan jika tak digunakan, motor biasanya akan masuk ke ruang tamu atau garase khusus. Tentu pasca dicuci bersih tanpa debu.  Saya mah nyengir aja.  Balik ke kebutuhan kita masing-masing sih sebenarnya.  Bahwa untuk kasus kepemilikan Xmax secara sudut pandang yang saya miliki, tujuan awalnya adalah memilih kendaraan harian yang sesuai dengan postur tubuh saya yang tinggi.  Bukannya belum pernah mencoba yang lain, sudah bahkan 3 kali memilikinya sendiri, dan berkali-kali mencoba menaiki punya kawan. Kesemuanya itu memang kurang pas untuk dikendarai dengan kaki sepanjang ini.  Untuk motor terakhir sebelum berganti ke Xmax pun,

Menikmati Suasana Kota bareng Teman Bus

Akhirnya kesampean juga naik TEMAN BUS Berbekal pengetahuan baru dari om Ari Bogeloblast kami menyasar area lapangan GOR Ngurah Rai sebagai halte keberangkatan bersama 4 krucil dalam rangka mengisi liburan sekolah dan waktu senggang mereka hari minggu pagi ini. Rute yang dituju adalah bandara Ngurai Rai halte keberangkatan domestik. Saat kami menaiki Bus, tampak hanya ada 2 rombongan kecil yang sudah bersiap naik namun belum memiliki kartu non tunai atau e-money sebagai persyaratan utama naik Teman Bus. Bus yang kami tumpangi ini dipandu sendirian oleh bp.I Ketut Partika. Memiliki 17 unit tempat duduk untuk umum, 2 seat prioritas bagi lansia, ibu hamil, dengan anak kecil dan disabilitas kelumpuhan, serta 20 gantungan tangan berwarna kuning. Namun berhubung saat ini dalam kondisi pandemi Covid, jumlah penumpang dibatasi hanya boleh masuk sebanyak 10 orang dewasa saja. Infonya hingga akhir tahun 2020 mendatang, Teman Bus bisa dinikmati oleh secara gratis oleh seluruh kalangan masyarakat

Manfaat Menggunakan Dompet Digital di Era Modern

Kehadiran dompet digital agaknya bukan hal yang baru lagi bukan, apalagi sekarang ini ada begitu banyak diantara perusahaan yang menerbitkannya, mulai dari Gopay, OVO, Shopeepay dan masih banyak lagi. Sekarang ini sudah bisa melakukan top up Gopay BRI , sehingga tak perlu kemana-mana jika seandainya ingin top up. Karena memang bisa dilakukan berbekal mobile banking yang Anda miliki tersebut. Faktanya keberadaan dari dompet digital ini sendiri sangat disukai oleh masyarakat. Banyak diantaranya yang merasakan beragam keuntungan dengan ewallet tersebut, diantaranya adalah: 1. Kemudahan transaksi, manfaat pertama yang pastinya akan sangat dirasakan adalah kemudahan, dimana segala macam transaksi dapat dilakukan tanpa harus ke ATM ataupun juga ke bank terlebih dahulu. 2. Praktis dan aman, manfaat lainnya yang dapat dirasakan adalah transaksi tersebut menjadi praktis dilakukan dengan jaminan keamanan. Sebut saja ketika Anda tengah bepergian, dengan kehadiran dompet digital sudah pasti akan m

Tiga Cerita Satu Alur

Mebanten pekideh ke semua pelinggih yang ada di lingkungan rumah adalah rutinitas pagi yang sudah dilakukan sejak awal kelahiran si bungsu tahun 2015 lalu. Mengingat kealpaan istri yang saat itu harus menunggui si bayi selama perawatan di RS Sanglah. Sisi positif aktifitas ini saya ambil alih adalah ada aktifitas pagi yang memaksa untuk bergerak secara rutin setiap harinya, naik turun tangga menuntaskan kewajiban tanpa harus terhalang tamu bulanan laiknya para wanita. Alasan paling kuat yang mampu menggantikan tugas ini hanyalah dinas ke luar kota atau sakit. Sebelum melakoni tugas mebanten, Ngopi itu wajib. Kadang diselingi oleh ngemil bilamana perlu agar yang namanya bunyi perut gak sampai mengganggu konsentrasi saat mebanten. Cuma untuk urusan Ngopi ini, gak semantap rangOrang Ngopi di luar sana yang sampe bawa grinder sendiri kemana-mana. Ngopi saya cukup yang tipe sachetan seribumaratus saja. Sementara untuk media gelasnya, saya lebih suka menggunakan mug karena permukaan alas yan

Post Karangan Mirah - Sumpah Palapa

Tersebutlah dua remaja tanggung bernama Bayu dan Putra pada satu siang, sedang ikut dalam agenda study tour sekolah ke sebuah situs sejarah dalam kaitan keberadaan Kerajaan Majapahit, Candi Penataran di Jawa Timur. Matahari yang bersinar cukup terik, membuat dua sahabat ini mulai bergerak menjauh dari rombongan kawan lain, menuju sebuah pohon besar nan rindang. Beberapa tumpukan batu candi tampak ditata rapi membentuk lingkaran mengelilingi area. Secara tak sengaja, Putra tersandung batu berukuran sedang, berwarna merah yang sangat cerah, berbeda jauh dibanding batu-batu di sekitarnya. Bayu yang melangkah dibelakang, segera menarik tangan Putra agar ia tak sampai terjerembab ke tanah basah di sekitaran pohon. “Batu apa itu ?” tanya Bayu terheran-heran. Dengan sigap, Putra mengambil batu tersebut dari tanah dan membersihkannya. “Entah…” ucapnya perlahan. Saat Putra berusaha menggosok permukaannya dengan kain bajunya, tiba-tiba langit berubah menjadi gelap dan tak disangka mereka telah b

Back to Big Garden Corner Park with Krucil

Edisi ngempu siang ini kami bermain bertiga ke taman Big Garden Corner yang ada di persimpangan bypass PadangGalak, sementara si Ibu lagi ngumpul bareng manTeman SMA nya di lokasi yang sama. Ini bukan kali pertama kami main ke Big Gargen Corner Park. Kalau ndak salah ingat sih tahun 2017 kemarin sempat main kesini pas taman baru di-launching. Saya lihat ada banyak penambahan venue di sisi barat dan selatan area terdahulu. Selain barisan batu monolit yang berbaris rapi di pinggiran kolam dengan ayunan swing ala Badung Utara, ada juga kolam renang anak yang berada di ujung timur kawasan Big Garden. Tiket masuk yang dikenakan sebesar 30K per orang dan free untuk anak usia dibawah 5 tahun. Saat usai berkeliling, tiket bisa ditukar menu bakso ayam yang enak atau es krim Aice berbagai varian. Kalaupun laper, ada banyak pilihan menu di area Resto yang gak kalah enak dengan resto lain di luar sana.

Selamat Purna Tugas bapak Wayan Sepur

Pada akhirnya semua ASN akan tiba jua pada masa purnatugas di usia 58 tahun. Demikian pula dengan senior saya, bapak Wayan Sepur Aryanto yang selama ini berjuang untuk kemudahan masyarakat dan pengembang perumahan dalam upaya membangun kawasan perumahan di Kabupaten Badung. Dan di akhir masa tugas ini, Beliau banyak berpesan agar jangan sampai kami para ASN umbi-umbian tak sampai salah melangkah dan memiliki pola pikir korupsi. Hendaknya saat meninggalkan tempat tugas kelak, dalam kondisi bersih sehat dan selamat. Tidak lupa Kepala Bidang Perumahan Rakyat, bapak Wayan Seraman memberikan kenang-kenangan karikatur para ASN yang berada di ruangan Bidang PR dalam satu frame, sekaligus merayakan hari Ulang Tahun beliau. Selamat bertambah umur, tetap sehat dan bersemangat.

Selamat Hari Ibu #GooGLeDooDLe

Gak harus menunggu tanggal 22 Desember juga kalo hanya untuk mengucapkan Selamat Hari Ibu untuk ibunda di rumah, karena setiap hari kita juga wajib menyayangi dan menjaga Ibu termasuk suaminya Ibu alias Ayah kita. Tapi karena laman depan Google hari ini membuat Doodle special dimana kita bisa membuat ragam hiasan untuk hari special ‘Happy Mother’s Day’ , yang ingin ikut berkreasi ya gak ada salahnya untuk membuka halaman google dan tekan Doodlenya hari ini. Happy Mother’s Day untuk para Ibu, para calon Ibu juga suami Ibu. Sehat semua dan tetap bersemangat menjaga kesehatan. #GoogleDoodle

Sebuah proses menuju Kemudahan

Pengetahuan seseorang itu biasanya berkembang. Dari tidak tahu menjadi tahu, dari tahu menjadi mahir. Atas dasar membaca, mencari ataupun belajar dari kegagalan. Demikian halnya soal upaya untuk mendengarkan musik dari jaman old. Dari jaman piringan hitam yang saat itu bisa dikatakan hanya mampu dimiliki oleh orang-orang yang berpunya. Pun perangkat keras audio recording yang masih langka keberadaannya. Maka ketika kemampuan hanya sampai pada membeli sebuah kaset kosong seharga 6000an, pilihannya ya nebeng, minta tolong direkamin. Baik oleh orang berpunya tadi, orang radio, atau bahkan pedagang kaset langganan di pojokan Suci Plaza.  Memasuki era CD audio, pilihan jadi lebih banyak dan beragam, utamanya untuk musik atau musisi dari luar negeri. Namun keterbatasan isi dalam setiap kepingnya, meski sudah jauh lebih ringkas ketimbang kaset, tetap saja case di dashboard mobil makin berjubel. Bersyukur era MP3 mulai mengunjungi dunia global. Satu keping CD-R mampu mengurangi jumlah CD audio

Filmorago

‘Ada banyak video dalam ponsel kamu, yuk Edit…’ Kurang lebih begitu notifikasi dari apps Filmorago, yang muncul malam kemarin sesaat jelang jam tidur.  Dari mana dia tahu ya ?  He… Memang sih dalam tiga bulan ini tumben banget saya mengambil banyak video yang direkam melalui lensa kamera dan tersimpan begitu saja di dalam memory ponsel. Baik dari upacaranya anak-anak, agenda outing kami, hingga ke aktifitas kantoran, yang sampai hari ini rasanya males banget di-edit dan publish. Ada beberapa alasan yang sekiranya menjadi kambing hitam di saat-saat begini. Pertama tentu rasa malas. Muncul lantaran dari sekian banyak rekaman gambar yang diambil, menimbulkan konflik internal yang melibatkan salah satu oknum didalam gambar secara pribadi dan hingga kini belum terselesaikan secara baik. Meski sebetulnya dari sisi saya, bukan lagi menjadi satu masalah besar mengingat saya dapat membuktikan bahwa semua tuduhan itu tidak benar. Maka sayapun mengabaikan semua maksud baik yang terpikirkan dalam

Manfaatkan #PromoPNS Gratis masuk Bali Bird Park

Iseng saja sebetulnya pas kami ada ide untuk main ke Bali Bird Park, taman rekreasi yang menyajikan puluhan ekor burung dan sebangsanya di kawasan Singapadu Gianyar bareng keluarga mumpung ada #PromoPNS yang dishare oleh akun IG mereka, menjadikan lawatan kami free Ticket untuk semua anggota keluarga inti Yang bayar cuma kakek nenek. Mengingat untuk si sulung Mirah, menggunakan voucher Juara I yang diberi oleh Apsai Denpasar dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Kota Denpasar pas lomba essay kemarin siang. sementara si Intan dan Ara juga Free ticket karena usianya masih dibawah 12 tahun. Free Ticket #PromoPNS ini diberikan pada semua pengunjung yang berstatus PNS dengan menunjukkan kartu tanda pegawai pada petugas counter masuk, dan bilamana pasangan yang diajak bukan PNS, langsung dapat potongan tiket masuk sebesar 50ribu. Maka jadilah kami berjalan-jalan seputaran Bali Bird Park dengan modal yang sangat terjangkau. Ada banyak jenis unggas atau burung yang berada dalam kawasan Bali Bird P

Keinginan dan Permasalahan

Keinginan adalah sumber penderitaan, tempatnya di dalam pikiran… Saya jadi teringat pada sebuah lagu lama milik sang idola, bang Iwan Fals yang diluncurkan melalui album Suara Hati tahun 2002 silam, pasca berdiskusi kecil dengan istri semalam, sebelum mandi. Topik tentang permasalahan yang kerap dialami, sementara menurutnya, sangat bersyukur dari sisi saya belum sampai sejauh itu. Semoga jangan sampai. Tujuan bukan utama, yang utama adalah prosesnya… Karya bang Iwan yang diberi judul ‘Seperti Matahari’ ini adalah salah satu yang saya sukai disamping lagu Untuk Para Pengabdi yang berada dalam bilah album yang sama. Entah kenapa keduanya begitu mengena dan pas dengan apa yang saya rasakan sejauh ini. Sebetulnya bukannya belum sampai merasakan, akan tetapi memang saya yang berharap agar kami tak sampai merasakan semua itu. Ada dalam setiap doa yang dipanjatkan pada-Nya. Saya selalu meminta ketenangan lahir bathin karena menyadari saya bukan tipe laki-laki yang tangguh akan cobaan. Sedik

Diputar Dilipat Dicelupin, koleksi #HPjadul Unik macam Oreo

Ada banyak konstruksi unik yang pernah disematkan dalam setiap desain ponsel jaman dulu, utamanya yang berasal dari keluarga Nokia series. Setiap perubahan bentuk yang dilakukan dari wajah standar, biasanya diikuti dengan harga jual yang tergolong menengah ke atas dan penambahan fitur tertentu pada fungsi dan penggunaan ponsel. Diputar Dilipat Dicelupin, macam iklan Oreo saja. Semua menarik, semua menawan, semua memikat hati siapapun yang lahir dan besar di jaman old. Keinginan memiliki pasti ada namun biasanya terkendala pada isi dompet dan pemenuhan kebutuhan hidup lainnya. Hingga satu persatu model yang pernah dirilis sebagai sebuah kebanggaan dari Nokia, berlalu begitu saja berganti dengan seri yang lebih kekinian. Konstruksi putar atau swivel hadir dari seri fashion 7370/7373 yang merupakan sebuah feature phone milik Nokia. Sementara Konstruksi lipat, hadir dari keluarga Transformers 6800/6810/6820 dan E70, juga ponsel clamshell atau rumah kerang. Konstruksi sliding sendiri hadir

#HPjadul Nokia 9000 Commie Pertama

Dari awal mengenal keluarga Commie alias Nokia Communicator, gak pernah sekalipun terpikirkan bahwa ternyata ada pendahulu dari duo seri ternama 9110/9110i dan 9210/9210i yang berlayar warna. Meski sempat nyengir kaget pas liat wajah penampakannya yang membulat dan besar. Nokia 9000 Merupakan ponsel pertama Nokia dari keluarga Communicator yang diperkenalkan kalau tidak salah info pada tanggal 15 Agustus 1996. Jaman saya awal-awal kuliah di Arsitektur. Jadi wajar banget kalau nggak tahu ada model beginian. Untuk ukuran sebuah ponsel jaman old, kehadiran Nokia 9000 adalah termasuk dalam golongan ponsel powerful yang tebal dan berat. Apalagi pas disejajarkan dan digenggam bersanding dengan para anggota keluarga lainnya. Memory internal ponsel ini cukup lapang, sekitar 8 MB. Mega Bytes. Sandingkan dengan ukuran disket mini jaman itu yang hanya mampu mengisi data sekitar 1,2 MB untuk setiap kepingnya. Dengan menggunakan layar grayscale cukup lapang, harga jual ponsel yang dirilis ke pasar

Yang Jadul pada Ngumpul

Yang jadul ngumpul dulu cari asupan makan biar gak mati. Nokia pernah jadi Raja di jamannya. Ada banyak seri yang dirilis sejak awal kemunculannya. Rata-rata lahir dengan 4 digit angka dan seingat saya, menghindari sekali pemberian angka 4 dalam barisan seri yang pernah diperkenalkan pada pasar global. Lalu berlanjut pada penamaan 2 seri angka setelah kode untuk mewakili kategori tertentu yang dirilis demi menyasar segmen menengah keatas. Ada seri N untuk keluarga ponsel Nokia Multimedia dan seri E untuk kebutuhan kantoran. Beragam alasan mengapa ponsel Nokia dikenal dan disukai begitu banyak orang. Dari cara penggunaannya yang mudah, banyaknya varian yang diluncurkan hingga kadang menyebabkan pengguna kesal telah membeli seri dengan kemampuan lebih rendah, bentukan dan desain yang unik, serta mudah digonta-ganti cover luar, memberikan lebih banyak warna pada ponsel yang dimiliki. Gak monoton macam ponsel jaman sekarang. Belum familiarnya penggunaan internet melalui layar ponsel pada j

Meraih Prestasi di Literasi Anak 2020 Kota Denpasar

Sama sekali tidak menyangka jika dua putri kami bisa meraih prestasi di lomba Literasi Anak 2020 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Denpasar bersama Apsai Kota Denpasar bulan lalu. Apalagi dalam masa pandemi covid-19 begini. Pande Made Intan dinyatakan masuk jenjang Harapan I untuk Lomba Mewarnai Cerita Anak tingkat SD yang mengambil tema kalau tidak salah ingat Podang dan Podeng, buku cerita yang dilahirkan oleh Bali Muda Foundation yang berlokasi TK Davincio seputaran Tanjung Bungkak Renon. Sementara si sulung, Pande Putu Mirah dinyatakan masuk jenjang Juara I Lomba Menulis tentang Flora dan Fauna Pulau Bali kategori SMP. Sebuah upaya menggambarkan imajinasi dalam media lima halaman. Satu pengalaman unik dan pertama kalinya bagi mereka berdua untuk ikut serta dalam lomba yang diselenggarakan oleh pihak di luar sekolah masing-masing. #LiterasiAnak2020 #LombaLiterasiApsai2020 #KotaDenpasar

Numpang Tenar di Koran Tokoh

Saat brand ternama asal Taiwan berkesempatan main ke Bali dalam rangka promosi ponsel Android pertama mereka yang berkekuatan 1 GB RAM dan prosesor empat inti, saya pun diundang oleh mas Arya Dhiratara dari Sistech Kharisma untuk ikut hadir bareng bli bagus Aryaputra Pande dalam peluncuran HTC One X tahun 2012 silam di Seminyak Kuta, menyaksikan paparan fotografer ternama bli bagus Dewandra Djelantik, dan membawa pulang ponsel Android kelas menengah HTC One V yang memiliki spek setengah One X. Berhubung pada masa itu saya masih dipercaya menulis untuk Koran Tokoh tiap minggunya, maka perangkat cerdas milik HTC yang didesain unik dengan lengkungan bodi di sisi bawah mengadopsi bentukan HTC Dream Android pertama yang diperkenalkan ke pasar global, menjadi topik khusus review di salah satu edisi terbitan Koran Tokoh. Lengkap dengan hasil pengujian benchmark ala tabloid ponsel jaman itu. Kalian tentu masih ingat cerita aji mumpung yang saya lakukan tempo hari, soal menyelipkan foto anak se

Penuhi Undangan SWAB ASN Badung, Hidung diCokok bikin Geli

Memenuhi undangan test PCR-SWAB bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Seharusnya sih opd kami jadwalnya besok, tapi karena ada undangan dadakan dari PMI Badung dengan terpaksa memajukan jadwal ke hari ini bersama kawan-kawan lama di ruangan pengendalian evaluasi bina marga aka PUPR Badung. Ternyata gak sakit kok. Begitu alat masuk melalui lubang hidung, jadi mirip-mirip cotton bud panjang yang dicokok ke lubang hidung arah atas dengan lembut. Baru terasa aneh pas ujungnya mulai masuk lebih dalam. Tapi gak sakit sebagaimana kata orang-orang, yang kelihatannya hanya berusaha menakut-nakuti kita saja. Kalau kalian pernah berenang, lalu hidung kemasukan air, ya rasanya mirip-mirip gitu, meski dari skala kejadian yang sama, paling sekitar 10%nya saja. Salah satu efek yang dirasa setelah swab ya paling bersin aja karena hidungnya geli. Undangan pengujian PCR-SWAB bagi seluruh ASN di Kabupaten Badung ini disampaikan oleh Bapak Adi Arnawa, Sekda Badung per tanggal 26 Nove

Selamat Hari AIDS sedunia

Saya mengenal Queen kalau tidak salah ingat sekitar tahun 80an akhir, saat dimana semua kaset rock classic milik kakak kandung mulai didengarkan satu persatu pada sebuah tape lawas milik orang tua jaman itu. Untuk telinga seorang anak SD, beberapa karya besar yang dilahirkan oleh para ratu tentu langsung diterima dan terus diputar ulang, berkali-kali. Dari album The Game, Live Magic hingga the Best of, saya telan mentah-mentah tanpa tahu apa arti dan makna lirik yang ada dalam semua nyanyian legendaris ini. Hanya bisa menirukan, tanpa pernah tahu kata dan kalimat apa yang diucapkan oleh Freddie Mercury. Rabu 25 November 2020 lalu, disela piket harian secara random saya memilih Bohemian Rhapsody (2018) sebagai sajian hiburan pagi sambil menunggu kedatangan beberapa kawan lainnya. Sebuah film karya Bryan Singer yang mengangkat cerita awal mula dan kontroversi sang legenda Queen, hingga era positif AIDSnya sang vokalis akibat pergaulan bebas yang ia lakoni sejak awal. Menyaksikan kembali

Hobi #HPjadul

Dilihat dari segi pengeluaran, sebenarnya hobi mengumpulkan #HPjadul ini sudah tergolong murah meriah dan merakyat. Kalaupun mau nambah koleksinya pun gak butuh banyak dana untuk dipersiapkan, karena pasar menyediakan barang dalam banyak varian harga termasuk varian kondisi. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginannya saja. Kalaupun jeli, kita bisa mendapatkan ponsel yang yang kita inginkan dalam kondisi baik namun masih tetap terjangkau. Gak perlu sampai mengorbankan tabungan masa depan ataupun biaya sekolah anak. dan sebagaimana hal yang kerap ditekankan oleh pak Presiden, hobi ini termasuk kategori mendukung perputaran perekonomian rakyat. Lingkupnya pun bisa jadi gak hanya disekitaran kita saja. Tapi juga diseberang lautan sana. Disamping itu untuk saya pribadi, hobi mengumpulkan #HPjadul juga mampu mengorek pengetahuan yang bisa jadi belum pernah diketahui. Dengan kata lain, ada poin belajarnya juga. Baik untuk mengetahui spesifikasi dan fitur yang dimiliki, atau kisah c

Cerita bersama Koran Tokoh

Pada akhir tahun 2011 silam, seorang senior dalam hal penulisan artikel sejak masa sekolahan tiba-tiba melakukan kontak dan meminta saya untuk membantunya mengisi kolom salah satu koran lokal yang ia tangani. Sempat ada keraguan mengingat yang akan mempublikasi tulisan nantinya adalah media mainstream, bukan blog pribadi macam yang saya miliki. Berkali-kali ia meyakinkan dan pada akhirnya saya pun menyanggupi. Awal Tahun 2012, beberapa post yang sebelumnya pernah turun di blog, saya coba revisi kembali dan disesuaikan kalimat serta isinya agar bisa layak tampil di halaman media yang kelak dibaca ribuan orang. Tak banyak kawan yang tahu saat itu, bahwa nama ‘pandebaik’ mulai menghias beberapa kolom di akhir artikel Koran Tokoh. Kehebohan mulai terjadi saat beberapa edisi diterbitkan dan saya tetap diminta mengisi dengan berbagai topik umum yang mampu dituliskan. Sampai ketika foto putri saya hadir sebagai salah satu ilustrasi artikel, baru deh banyak orang yang ngeh dan menanyakan. Masi

Selamat Hari Guru

Timeline sosial media hari ini mendadak ramai, begitu pula whatsapp group sekolahan anak, dimana para orang tua murid satu persatu mengirimkan gambar seraya mengucapkan Selamat Hari Guru pada wali kelas yang ada didalamnya. Sampai kemudian saya melihat postingan serupa dari akun twitter Presiden RI bapak Joko Widodo dan menyadarinya. Guru adalah Pahlawan tanpa tanda jasa. Kurang lebih begitu yang diajarkan di bangku sekolahan dahulu. Mereka mengajarkan banyak hal, tidak hanya ilmu pengetahuan yang menjadi bidang keahlian mereka masing-masing. Tapi ilmu sosial, komunikasi dan etika. Diantara enam bangku pembelajaran yang pernah saya duduki, hanya bangku SMA saja yang paling banyak meninggalkan kesan. Kemungkinan besar, hanya pada jaman itu saja, Sekolah terasa benar-benar menyenangkan dan dinikmati. ‘Terpujilah wahai Engkau Ibu Bapak Guru, Namamu akan selalu hidup… ‘ Dulu lagu ini kerap kami nyanyikan tiap kali latihan dalam barisan paduan suara upacara bendera. Entah apakah anak jaman

Orat-oret Angka Rumus Matematika dan Pinggiran Koran Pagi

Pagi ini putri sulung saya sedang menjalani ujian tengah semester-nya yang dilakukan secara daring. Kalau tidak salah mapel yang diUjiankan hari ini adalah Matematika dan PPKn. dan seperti biasanya, Mirah begitu panggilan yang bersangkutan, saat masih merasa ragu dengan jawaban yang dianalisa sendiri, ybs dengan segera mengirimkan foto soal yang diambil gambar melalui tabletpc milik sang kakek yang telah disandera setengah jam sebelum ujian dimulai. Mengingat ini adalah mapel Matematika yang membutuhkan orat-oret sebagai dasar penghitungan rumus dan angka, maka seperti biasa, saat berada di belakang meja, tak ada kertas kosong, pinggiran koran hari ini pun jadi. Terpenting cara berpikirnya masih bisa terlihat jelas, agar saat disampaikan balik ke si sulung, ia bisa paham alurnya. Pasca menyelesaikan tugas pemeriksaan beberapa nomor soal ujian, untuk sesaat saya hanya bisa tersenyum dan menarik nafas panjang. Lantaran pikiran langsung teringat pada seorang senior yang dulu pernah melaku

Rutinitas Harian Baru dan 15 Ribu Langkah

Ternyata untuk bisa mencapai rangking 10% dari 1,1 juta pengguna Samsung Health adalah rutinitas harian yang dilakukan minimal sebanyak 15 ribu langkah atau sekitar 12,5 KM untuk ukuran tinggi badan macam saya. Pantas saja 4 bulan kemarin, meski sehari bisa melampaui target 10 ribu langkah, capaian akhir hanya mampu sampai belasan % dari sejutaan pengguna aplikasi. Ini semua tidak lepas dari perubahan rutinitas harian dari awal November, dimana aktifitas pagi setelah bangun tidur langsung ambil opsi olahraga 1 jam sebelum lanjut mandi dan mebanten. Efek sampingnya, keringat jadi deras mengucur saat semua aktifitas rutin selesai dijalankan. Kemungkinan lantaran pori-pori badan terlanjur terbuka pasca bergerak konstan. Bilamana kaos oblong yang dipakai terlanjur basah keseluruhan, pilihan lanjutan ya terpaksa mandi lagi sebelum berganti baju bebas rapi sekitar pukul 7.00. Biasanya saat kaki menjejak lantai ruangan kantor, target jumlah langkah harian sudah mencapai angka 10 ribuan. Pada

Jaje Bali Sarapan Pagi

Belanja pagi ke pasar tradisional di Bali rasanya kurang pas kalau belum membeli atau mencoba Jaje Bali. Jaje Bali atau jajanan lokal khas Bali sangat mudah ditemukan di berbagai sudut pasar tradisional, pasar pagi bagi para ibu-ibu dan nongkrongnya bapack-bapack. Jenisnya beragam. Ada bubuh, laklak, giling-giling, injin, lukis, sangrai, batun bedil dan banyak lagi. Disajikan dengan gula merah makin memberi rasa yang khas tradisional. Kalian pernah mencobanya ?

Menikmati Kopi

Hari masih terlampau pagi, dimana matahari belum jua menampakkan diri. Saya mengaduk kopi sachet tanpa gula dalam gelas kaca, menaruhnya disela canang dan banten nasi, guna menemani aktifitas harian yang rutin dilakukan sejak lima tahun lalu. Saat agenda ini usai, biasanya saya meneguk sisa kopi yang ada dalam gelas, untuk mencuci dan melanjutkan aktifitas lain sebelum berangkat kerja. Jarang sekali saya bisa menikmati kopi dengan santai. Sembari duduk dan mengobrol, meminumnya sedikit demi sedikit sambil berharap bisa memberi banyak inspirasi harian pada otak. Tentu saja itu hanya sebuah ekspektasi belaka. Satu-satunya waktu yang bisa memberikan kesempatan itu hanyalah istirahat siang di kantor, usai menikmati makan atau berhenti sejenak di sela kesibukan kerja, di kursi belakang area pantry bareng beberapa kawan lain. Sekedar berintermezo, ngobrol ringan ngalor ngidul kesana kemari. Lalu kembali lagi pada meja kerja saat kopi dalam gelas habis diteguk. Menikmati kopi belakangan makin

Ayo Rajin Olahraga, Hindari Kawan Baik Diabetes

Selamat Pagi Kawan, Selamat beraktifitas selama masa pandemi. Mari luangkan waktu sebentar untuk berolahraga, satu jam saja dalam sehari. Demi menghindari kunjungan kawan baik ‘the silent killer’ Diabetes yang siap menghentikan fungsi organ tubuh kalian dalam jangka pendek. Aniwe, Selamat Hari Diabetes Sedunia, yang ditetapkan pada tanggal 14 November, hari ini. Kurangi konsumsi gula yang ada dalam banyak makanan dan minuman kemasan, agar tubuh tidak kewalahan mengolah kalori. Jaga kesehatan kalian.

Suka Duka Berburu #HPjadul

Tempo hari dikasi reward dadakan oleh Bang Gofar @pergijauh pasca diQuote Twit soal #HPjadul. Bales reply-an banyak banged. Eh lanjut gantian mincot @hrdbacot yang ngasi reward. Gak nyangka hobi dari awal 2017 kemarin jadi rame aja yg suka… dibikin thread ? Hobi ngumpulin #HPjadul ini memang beneran dimulai dari awal tahun 2017, pas pindah bidang kerja. Ceritanya request ke pimpinan biar bisa saya itu gak banyak diberi beban kerja, dah 4 tahun sibuk luar binasa… dan dikabulkan. Diminta istirahat setahun. Hasil ngobrol santai dengan staf, yg suaminya punya hobi ngumpulin mobil-mobilan dari kecil, sempat mikir mau ambil hobi apa ya biar punya aja yang positif. Karena infonya kalo laki gak punya hobi positif, khawatirnya malah neko-neko. Maka waktu itu nyoba ngincer Nokia 7650, seri favorit dari jaman kenal hape Nokia 3350, sampai sekarang. Padahal pernah dipegang lama pas awal tahun 2005-an. Setelah dapet, langsung foto-foto lalu upload ke IG dan Blog. Gak lupa diisi cerita gimana kesan

#PDAjadul Sony Ericsson XPeria X1

Ini adalah salah satu PDA favorit yang ada dalam daftar keinginan saya di masa lalu. Masa dimana perangkat genggam berlayar sentuh dengan sistem operasi Windows Mobile masih menjadi dewa pujaan dalam keseharian. Mengingat fungsi dan penggunaannya mirip-mirip pemakaian PC jaman itu. Sony Ericsson XPeria X1 Dilihat dari dimensi, XPeria X1 tergolong lebih mungil dari perangkat genggam PDA yang pernah saya miliki sebelumnya. Namun lantaran konsep slide ke arah samping yang menyajikan barisan keyboard fisik nan keren, membuat X1 sebagai generasi pertama ponsel XPeria dari Sony, menjadi dambaan tanpa pernah bisa digapai. Mahalnyaaa saat itu. Hal lain yang saya suka adalah wallpapernya yang sempat diadop ke layar ponsel sendiri yang spesifikasinya jauuuh banget bedanya dengan X1. Pula tampilan tombol menu berbentuk X di kanan dan kiri navigasi.

Yuk Intip Timeline Ponsel PanDe Baik

Nokia 3310, Nokia 3350 polyphonic, Nokia 3530 warna 4K, Motorola C350 kamera, Nokia 7650 pujaan. PDA T-Mobile MDA II aka O2 XDA II, O2 XPhone IIm, PDA Audiovox Thera CDMA, PDA O2 Atom, Motorola Q9c CDMA. iPhone 4 CDMA, Nokia N73 ME, PDA Audiovox 6700 CDMA. Lalu loncat ke Android series sementara CDMA Flexy dah gak aktifkan lagi. Samsung Gal Ace S5830, Samsung Tab 7+ sebagai ponsel, Samsung Gal Note 3, Samsung Gal A9 Pro 2016 batere 5000 mAh dan terakhir ada Samsung Gal M30s batere 6000 mAh. Masih nunggu seri Samsung Gal dengan batere 10000 mAh Nokia 3310 itu tahun 2003an kalau ndak salah, pasca kematian salah seorang kawan kuliah, diprotes kawan-kawan yl, mengabarkannya lewat telepon rumah. Pas mereka nelpon balik, saya-nya yg gak ada di rumah. Akhirnya ambil 3310 second. dipake sebulanan karena batere drop. Nokia 3350 itu tuker tambah 3310. Baru. Sayang gak ada sesi unboxing. Fiturnya dah polyphonic. Lampu ritmik, dan cover belakang bisa diisi foto pemiliknya. Bisa ganti logo operat

PDA Sultan di Jamannya #HPjadul

Dari belasan PDA dan HPjadul yang saya miliki, ada beberapa seri yang masuk golongan ponsel Sultan di jamannya. Mengingat secara Harga jual dan Teknologi yang dibenamkan pada perangkat tersebut bisa dikatakan cukup mumpuni, dan didukung pula oleh desainnya yang tak biasa. HTC Athena, atau lebih dikenal pasar lewat Dopod U1000. Memiliki bentukan besar dan lebar untuk ukuran PDA jaman itu. Bisa dimaklumi, mengingat seri ini hadir sebenarnya bukan digunakan sebagai perangkat genggam macam seri lainnya, namun lebih mengarah pada perangkat UMPC atau Ultra Mobile PC. Maka itu secara perwajahan lebih banyak bersanding dengan papan ketiknya ketimbang dipegang mandiri. HTC Universal, seri ini dikenal dengan banyak nama seperti O2 Executive, Dopod 900, iMate Jasjar, T-Mobile MDA IV atau Qtek 9000. Jadi salah satu PDA Sultan ya karena desainnya yang tergolong mewah dan elegan, laiknya mini notebook dan layar yang bisa diputar pula. Padahal untuk urusan multimedia, ya sama saja dengan perangkat PD

PDA #HPjadul

PDA atau Personal Digital Assistant adalah perangkat multifungsi yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan bagi para eksekutif dan pebisnis pada jamannya. Mengingat harga jual saat itu yang tergolong cukup mahal jika dibandingkan dengan ponsel pada umumnya, kepemilikan PDA bisa dikatakan menaikkan prestise atau daya saing penggunanya di mata masyarakat. Pada setiap unitnya, PDA biasanya dibekali dengan 3 teknologi yang cenderung sama, yaitu layar sentuh bertipe resistive, stylus pen yang disematkan pada bagian belakang bodi, dan sistem operasi atau OS yang hadir dalam 3 varian. Palm, Symbian UIQ dan Windows PocketPC/Mobile. Bilamana desain perangkat berlayar sentuh Jaman Now bisa dikatakan sangat monoton, tidak demikian halnya dengan PDA jaman itu. Ada yang murni hanya mengandalkan layar sentuh saja, ada yang menggunakan sliding keyboard, dan ada juga yang versi lipat putar sehingga memberikan wajah baru pada sejumlah model laiknya laptop ataupun notebook. Kalian pernah menggunakannya

Libur panjang malah gak kemana

Jalanan Kuta masih tampak sepi siang itu. Kami sekeluarga cukup terheran-heran dengan lengangnya lalu lintas yang satu dua, padahal biasanya gak gini juga. Pandemi Covid-19 benar-benar menjatuhkan semuanya. Libur panjang kali ini, kami gak kemana-mana. Gak meluangkan waktu untuk nginep dan stay di villla macam aktifitas terdahulu. ‘Sudah punya kamar hotel’ kata anak-anak. Semenjak rumah selesai dibangun, rasanya memang malas untuk outing ke belasan villa atau penginapan yang dulu sempat saya list dan simpan sebagai target liburan selanjutnya. Rumah ini memang berasa villa kalau dilihat dari suasananya. Adem dan begitu nikmat berada didalamnya. Kami hanya menginap di rumah Mertua Indah, yang memang sudah sejak lama mereka menginginkan kami sekeluarga kecil bisa menemani malam. Penuh canda dan kisah. Lalu melewatkan waktu di Djenar D Uma, tempat nongkrong baru kami di area pesawahan Subak Uma Desa Canggu. Sekedar melepas lelah untuk berlari lagi.

Kontroversi mengalahkan semuanya

Timeline Sosial Media dari beberapa jam yang lalu, lagi pada rame soal anggota ‘senator’ perwakilan Bali yang diserbu massa, dan infonya kena keplak di kepala, sebagai wujud emosi warga akan statemen yang pernah disampaikan sebelumnya. Meski hanya sekejap, saya kok meyakini emosi tersebut bakalan berujung pada bui, atau paling aget (kalau kata orang Bali), meminta maaf diatas selembar kertas dan tandatangan pada meterai 6000. Semua ini memang gak bisa lepas dari yang namanya kontroversi. dan sepanjang ingatan saya, justru semua kontroversi yang dibuat, menjadikannya sebagai sosok yang populer di mata masyarakat, utamanya generasi muda dan milenial yang memiliki potensi kantong suara cukup banyak di negara ini. pun termasuk mereka yang memiliki mimpi dan fanatisme. dan terlepas dari apapun kontroversi yang dimunculkan ke permukaan, ia selalu mampu menarik perhatian banyak orang juga media untuk memberitakan atau sekedar mengomentari. Maka sepinya lalu lintas di jalan besar salah satu ka

Happy BDay bulan Oktober

SELAMAT ULANG TAHUN untuk semua yang lahir pada bulan Oktober. Utamanya keluarga kecil yang saya cintai dan jaga. Alit Ayu Kusumadewi (14/10), wi Prasta (9/10), wak Tude (19/10), Ibu (23/10), adik Intan (23/10), dan Bapak (28/10). Senang rasanya melihat semua masih sehat dan bersama. Karena memang itu yang selalu diharapkan dan disampaikan pada-Nya setiap pagi. Semoga keluarga kecil ini bisa tetap utuh dan saling menjaga. Agar kelak bisa menyaksikan generasi ketiga berkeluarga serta sukses pada jalannya masing-masing.

Sampai Kapan Semua akan bisa Bertahan ?

Simpang jalan Nakula-Legian adalah salah satu titik keramaian lalu lintas yang kerap terjadi pada jam-jam kerja ataupun musim liburan. Jalan ini adalah salah satu alternatif jalur yang biasanya digunakan untuk mengakses pantai Double Six, tempat dimana sebuah sarana akomodasi bintang lima berada. Siang kemarin, saya menyempatkan diri berkeliling kawasan Kuta untuk melihat langsung bagaimana suasananya dalam masa yang katanya masuk kategori New Normal. Masa dimana pariwisata di Bali kembali dibuka, namun sayangnya tanpa ada kunjungan mancanegara. Jadi ya tetap sepi. Jalan Legian yang biasanya padat oleh kendaraan roda dua, kini tampak lengang. Bayangan mobil saat melintasi belasan gerai yang menyajikan kaca bening di are depan tampak jelas saat roda melaju perlahan. Satu hal yang jarang terjadi saat Bali dipenuhi turis dan wisatawan domestik. Kata sebagian orang, Bali tak butuh banyak turis. Sehingga bisa dikatakan, tampaknya Bali sedang diuji kini. Tanpa adanya kunjungan, tanpa ada pem

Nays untuk Makan Siang

Menikmati santapan makan siang di parkiran sebuah area yang dikelilingi oleh taman hijau kerap saya lakukan saat masih bekerja sebagai tukang draft gambar autoCad di perusahaan kecilnya Pak Made Suweka, jalan Tukad Citarum Renon. Jadi makin sering, begitu bom bali meledak di Kuta tahun 2002 silam, yang mengakibatkan tandem saya, bli bagus Wayan Ramaita harus ditugaskan ke lokasi proyek, kalau tidak salah efek dari pengurangan jumlah pengawas lapangan, untuk terjun langsung ke beberapa pekerjaan yang sedang dibangun saat itu. Kenangan itu datang ketika saya mulai membuka kemasan mangkok kertas paket makan siang Sager pepes Pindang buatannya Bu Kadek Dwi Lantari lewat brand Nays di parkiran utara kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Kebetulan dapat hibah pagi tadi dari Bu Ayu Ameilia yang membagikan paket makan siang gratis kepada kawan-kawan seruangan kerja, dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Pernikahannya yang ke-21. Terima Kasih dan Selamat juga buat Jik Putu Tony. Mengam

Jalan-jalan mengenal Jalan

Salah satu aktifitas rutin yang saya sukai saat awal-awal bertugas sebagai PNS di Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Badung adalah touring untuk bisa mengenal berbagai jalan dan tembusannya di hampir semua wilayah Kabupaten Badung. Berbekal perangkat PDA T-Mobile MDA II aka O2 XDA II yang telah dibekali dengan daftar ruas jalan kabupaten dalam format excel minimalis, dan peta jalan dalam bentuk PDF agar lebih gampang dan jelas terlihat saat di-zoom out, aktifitas ini dilakoni saban jumat dan sabtu, berkeliling menggunakan motor Honda Tiger jaman itu. Dari ruas jalan terpadat di kecamatan Kuta, hingga mencoba berkenalan dengan wilayah-wilayah yang belum pernah saya kenal sebelumnya. Jaman itu belum ada Goggle Maps. Apalagi koneksi internet mobile yang murah dan terjangkau untuk bisa memantau lewat layar ponsel macam jaman now. Jadi ya apa adanya saja. Tujuannya tentu, agar bisa mengetahui dan menghafal kode serta nama ruas jalan yang saat itu menjadi tugas dan keseharian kami dala

Jumat Ayo Olah Raga

Jumat adalah hari yang menyenangkan. Karena hari Jumat adalah hari pendek, serta hari dimana aktifitas olahraga dinyatakan sah untuk dilakukan usai absen pagi. Setidaknya bagi semua ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Jadi, ayo kita berolahraga.

Kenangan bersama LPSE Badung

Mendapat kesempatan untuk bergabung dalam tim persiapan pembentukan LPSE Badung sejak awal, memberikan banyak pembelajaran baru yang bisa dipetik selama menjadi abdi negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Pun demikian halnya saat dilepas untuk mandiri mengurusi hal-hal yang dahulunya tak pernah diduga, bisa dikatakan sebagai pengalaman langka yang patut disyukuri sejauh ini. Bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang baru baik secara internal maupun belahan wilayah se-Indonesia, belajar bagaimana cara menyampaikan pendapat baik pada pimpinan dan forum, menyusun pola kerja dan menerapkannya, hingga memimpin jalannya rapat dan pertemuan, pun menjalani perjalanan dinas ke berbagai kota, merupakan masukan luar biasa bagi saya yang saat itu masih menjadi seorang staf teknis di Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Badung. Kapan lagi bisa mencicipi semua kesempatan itu ? Maka ketika saya diminta untuk meninggalkan itu semua dan masuk menjadi bagian dari pengadaan barang dan ja

Awal kisah gabung LPSE Badung

Jujur, saya juga lupa apa dan bagaimana cerita pastinya kalo pas ditanya ‘lha kok bisa kamu yang berada di luar Bagian Pembangunan diikutsertakan dalam tim persiapan pembentukan LPSE Badung, dan dikirim pelatihan selama 4 hari pada bulan Maret tahun 2010 silam ?’ Satu-satunya catatan yang saya miliki hanyalah postingan blog per tanggal 2-5 Maret 2010 silam yang saya temukan saat mencoba mencari tahu awal cerita mengapa saya bisa dilibatkan dalam tim kecil yang berisikan orang-orang hebat dalam dunia pengadaan. Sementara, saya sendiri secara pengetahuan dan kemampuan bisa dikatakan masih buta soal itu semua. Mungkin Pak Made Sudarsana dan Pak Agung Rahmadi bisa menjawabnya Pelatihan atau yang kami kenal dengan istilah ‘Train of Trainer’ atau ToT dilakukan selama 4 hari dari pagi sampai sore, di lantai 7/8 gedung Smesco UKM yang merupakan base awal LKPP, unit yang kelak melahirkan LPSE di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Badung pada tahun 2010 silam. Ini adalah modal awal kami masing

Kesulitan Keuangan Masa Pandemi ? Pinjam Tunaiku saja, Proses Cepat Cair dan Aman

Memiliki keterbatasan kemampuan keuangan saat memerlukannya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan mendesak, membuat orang kerap merasa tak nyaman dalam kesehariannya. Menimbulkan beban secara psikis jika dialami dalam jangka waktu yang panjang. Meski berbagai pilihan sudah pernah dicoba untuk bisa mewujudkan penghasilan tambahan, namun tetap saja dirasa kurang. Sementara itu hutang di bank yang diambil dengan menggunakan jaminan rumah atau tanah, informasinya belum bisa dikompensasi mengingat tenggat waktu pelunasan masih terlampau jauh. Berhutang tambahan pada tetangga yang berstatus rentenir, tentu saja berpotensi menghancurkan keuangan rumah tangga. Jika saja kalian berada dalam situasi begini, kira-kira solusi apa yang bisa dilakukan ? Mencari pinjaman uang tanpa agunan dengan proses yang mudah dan aman, rasanya begitu sulit ditemukan. Apalagi belakangan ini sangat banyak dijumpai keluhan kasus akibat dari maraknya penyalahgunaan pinjaman uang secara online yang lebih banyak mendatang

Hibah uang pecahan 75000 untuk Indonesia lebih berwarna

Sesaat setelah saya menerima pemberian salah satu dari sekian koleksi berharga milik pasangan kating di Teknik Arsitektur Unud angkatan 91 ini, pak Putu Tony dan Bu Ayu Ameilia, sempat terpikirkan apakah masuk kategori hibah atau warisan pas pengisian LHKPN akhir tahun nanti. Berhubung kalau dilihat dari nilai jual selembar mata uang pecahan 75000 keluaran terbaru era Presiden Joko Widodo bisa mencapai angka jutaan di sejumlah lapak marketplace. Bank Indonesia merilis pecahan uang rupiah Edisi Khusus menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-75. Infonya, uang kertas bernilai 75 ribu rupiah ini dicetak dalam jumlah sebanyak 75 juta lembar. Dimana untuk bisa mendapatkannya, masyarakat Indonesia wajib mendaftarkan identitasnya terlebih dahulu ke pihak BI, untuk kemudian melakukan perjanjian tanggal pengambilan dalam waktu tertentu dengan harga tukar yang sama. Tingkat eksklusifitas pecahan mata uang 75 ribu ini, ada pada makna filosofisnya yang disesuaikan dengan hari kemerdek

Kangen Outing 10 KM hapus galau Pandemi

Tadi pagi itu sebetulnya pengen banget untuk outing jalan kaki ke pantai Batu Bolong dari rumah, dengan perkiraan jarak sekitar 13 KM jauhnya. Berhubung tahun lalu sudah pernah menjajal jarak sekian, hari minggu pagi juga, mampir ke rumah mertua indah. Cuma sayangnya, gerimis mengundang dari pagi buta jam 5-an, sampai jam 9 kalau tidak salah ingat. Alhasil, aktifitas olahraga harian kembali dilakoni di teras atas sambil mengikuti irama musik Gary Glitter yang jadi ost Joker tempo hari. Ada rasa kangen sebenarnya untuk jalan-jalan ke luar rumah hari Sabtu atau Minggu pagi seperti dulu. Menuju tempat-tempat tertentu sambil menikmati sepinya jalan raya Kota Denpasar masa-masa pandemi begini. Karena pada akhirnya, rasa bosan itu datang setelah selama 3,5 bulan berturut-turut tanpa jeda, memenuhi tantangan harian 10ribu langkah. Salah satu efek samping selama melakoni aktifitas ini adalah telapak kaki bagian yang depan, area yang menunjang semua jari kaki terasa kebas saat durasi olah raga

Mengalahkan Rasa Takut diSebelah Harimau Thailand

Ada rasa khawatir bakalan di-gem saat melihat sosok Harimau besar dalam kandang, salah satu area Tiger Zoo Thailand beberapa tahun lalu. Tapi demi sebuah pose kebanggaan dan rasa penasaran, tiket foto yang kalau tidak salah ingat hanya sebesar 100ribuan pun diberikan kepada petugas dekat pintu masuk. Merinding… Tapi senang, akhirnya bisa mengalahkan rasa takut lalu duduk dengan senyum dan jenggot yang khas… Aniwe, posisi pawang pas banget disebelah kanan garis crop-an, jadi jangan percaya pada ‘lagak keberanian’ sosok yang ada dalam gambar. #TigerZoo #Tiger #Thailand

Tips Ringan Hadiri Rapat Tanpa Membawa Banyak Berkas

Sesaat sebelum diskusi dimulai, beberapa kawan menyapa saya dengan sebutan Dilan. Panggilan yang membuat saya mengernyitkan dahi dan sigap bertanya. Katanya saya mirip anak muda dalam filem yang sempat viral tempo hari, hanya karena membawa satu buku saja saat memasuki ruang diskusi pagi itu. Sementara kawan yang lain, membawa sejumlah map, buku kerja, dan tas gendong yang berisikan laptop, dokumen serta perlengkapan lainnya. Entah maksudnya pujian atau malahan meledek, saya mah gak terlalu peduli. Kebiasaan membawa peralatan lengkap saban menghadiri rapat, bagi saya jadi satu hal yang ‘so old’, mengingat untuk ukuran jaman jani, nyaris semua hal bisa digantikan oleh satu perangkat pintar bernama ponsel. dan itu sudah saya lakukan dari saat pertama mengenal devices pda sebagai kawan setia dimanapun berada. Memang, ada potensi kehilangan data saat ponsel mati di tengah jalan. Baik karena kehabisan daya batere ataupun rusak total. Tapi sepertinya itu jarang terjadi bilamana kita bisa men

Inspirasi dan Menulis

Seorang kawan lama tiba-tiba menyapa begitu saja tanpa salam di chat whatsapp kemarin siang. ‘Ade gen gae kamu di FaceBook jak IG ae Nde ? Uli dije maan inspirasi nulis care keto ? ipidan asane sing taen nepukin kamu nulis care kene…’ Hehehe… Yang kalau di translate atau alihbahasakan ke Indonesia, kurang lebih seperti ‘Ada saja kerjaanmu di FB dan IG ya Nde ? Dari mana dapat inspirasi menulis seperti itu ? Rasanya dulu ndak pernah liat kamu nulis-nulis begini…’ Ya gimana, semua berjalan apa adanya saja. Inspirasi datang bisa kapan dan dimana saja. Yang semuanya biasa saya catatkan pada apps Evernote atau sejenisnya pada perangkat terdahulu untuk nantinya dikembangkan saat punya waktu luang. Topiknya bisa macam-macam. Keseharian, pergaulan, caci maki teman, hingga ponsel jadul yang kerap saya turunkan belakangan. Selain membiasakan diri untuk menulis saat sepi kerjaan masan Covid begini, ya tujuan lain tentu agar tetap bisa menjaga normalnya pemikiran agar tak sampai terjerumus ke hal-