Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kencing Manis

Mengubah Pola Makan, Memperbaiki Gaya Hidup

Gak terasa sudah hampir dua minggu ini saya mengkonsumsi beras merah untuk menggantikan kentang dan nasi sebagai asupan karbohidrat baik pagi, siang maupun makan malam. Rasanya sedikit hambar dan kering dari nasi umumnya. Mirip ketan kalo ndak salah. Tidak hanya itu, lauk mulai dikurangi khususnya daging dari hewan berkaki empat dan sayur diperbanyak. Menurut aturannya sih minimal seperempat piring atau porsi makan. Pula mengubah jenis cemilan seperti roti dan kopi juga berhenti total dari minum minuman kemasan. Berikutnya, pola makan pun menjadi sasaran. Sedikit demi sedikit namun dalam kurun waktu berkali kali atau berdekatan. Diselingi buah apel, tomat atau jagung ketan. Hasilnya joss. Gula Darah saya terpantau normal sejauh ini. Pemeriksaan terakhir menunjukkan angka 138 mg/dl untuk Gula Darah puasa di pagi hari, dan 126 mg/dl untuk 2 jam setelah makan. Kaget juga. Ini adalah hasil pengukuran terbaik selama 4 tahun mengidap Diabetes. Selain mengubah Pola Makan, untuk bisa menjaga s...

Mencoba (lagi) Bersahabat dengan Diabetes

Bertemu lagi Bapak dan Ibu, kawan semua. Perkenalkan nama saya PanDe, usia 38 tahun. Saat ini berstatus sebagai seorang suami dari seorang istri dan tiga putri kecil. Bekerja sebagai pelayan masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, tepatnya pada Dinas Cipta Karya yang berfokus pada peningkatan infrastruktur jalan lingkungan permukiman, dari tahun 2013 lalu. Terhitung menjadi penderita Diabetes sejak tahun 2012 hingga kini. Awal tahu terdahulu, saya cukup paham bahwa yang namanya Diabetes merupakan salah satu penyakit yang cukup serius, lantaran tak pernah menjadi penyebab utama kematian bagi kalangan penderitanya, namun menjadi pintu masuk bagi penyebab utama kematian lainnya seperti jantung, kolesterol bahkan Stroke. Itu sebabnya saya tergolong cukup serius menyikapi dengan mengubah pola makan, termasuk mencoba mengkonsumsi Tomat setiap hari, berolahraga setiap pagi dan memapar mata hari sebelum memulai aktifitas di kantor. Namun yang namanya upaya, apalagi dalam hal in...

Bersahabat dengan Diabetes

Gag terasa sudah hampir 4 bulan saya dinyatakan mengidap Diabetes. Satu kondisi yang kerap disebut sebagai ‘the Silent Killer’ bagi banyak orang diluaran yang mengalami hal sama. Bisa dikatakan begitu, karena memang saat Gula Darah sedang tinggi-tingginya, hampir gag ada gejala penting yang dapat dilihat sebagai tanda. Berbeda ketika si penderita berada dalam kondisi Gula Darah rendah. Saya masih ingat, akhir Mei/awal Juni lalu, saat hasil test Lab menyatakan Gula Darah yang tinggi dalam rentang waktu 3 bulan terakhir, cukup mengagetkan tentu saja. Lantaran saya tidak merasakan banyak perubahan dalam tubuh, kecuali penurunan berat badan secara drastis. Ini tidak disadari karena memang saya memutuskan untuk melakukan diet sejak Januari lalu. Dengan hasil yang menunjukkan angka 12,6 sementara angka rujukan sekitar 6,5 artinya tingkat Gula Darah yang saya alami selama tiga bulan terakhir saat itu berada di ambang batas tinggi. Sangat ajaib saya tidak mengalami ancaman yang cukup membahay...