Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Nokia

Nokia E90 Communicator, Jadul bikin Mupeng

Tergolong cukup lama saya memegang ponsel Nokia N73 di jamannya dulu. Kalau tidak salah dua bulan sebelum lahiran anak pertama awal tahun 2008 hingga migrasi ke perangkat Android awal tahun 2011. Yup, benar... Saya bukan pengguna BlackBerry. Meski sering diBully -katanya suka teknologi tapi kok gak pake BBM- Maka itu, ketika berkesempatan memegang lagi perangkat Communicator Nokia E90 yang mulus terawat, rasanya gak ada canggung-canggungnya untuk urusan mencari terang redupnya display, thema dan lainnya, yang mana antar sesama os Symbian 60 3rd edition ini beneran sama serupa posisinya. Jadi langsung nemu aja cara ngulik lebih lanjut. Yang bikin mupeng sebenarnya layar didalamnya yang hadir laiknya perangkat laptop. Cuma untuk seri E90 ini saya kurang suka lantaran os yang disematkan masih sama dengan yang digunakan layar depan. Padahal suka banget lihat tampilan Symbian 80 di seri Commie lama macam Nokia 9300 atau 9500.  Tapi tak apa... Nikmati aja nuansa jadulannya.

WinDroid Kekinian, Masih Ada ?

Salah satu perangkat Impian saya dari era PDA PocketPC tahun 2004 sampai hari ini adalah bisa punya ponsel pake Dual OS, yaitu Android dan Windows PC, yang bisa digunakan secara bergantian, gak pake booting lagi, meski secara kemampuan Windows-nya masih dibatasi hanya untuk kepentingan office application dan beberapa games ringan. Mengingat aplikasi Office di perangkat Android meski sudah berbayar, fitur yang dimiliki tampaknya tidak sama serupa dengan yang versi Windows PC. Itu sebabnya, saat mencari tahu apakah ada kemungkinan OS Windows PC masih bisa disuntikkan pada ponsel-ponsel berbasis Android ataupun Windows Mobile, malah nemu fakta unik bahwa ponsel lawas macam Nokia Lumia yang internal storage-nya sudah berukuran GB, beberapa serinya masih dimungkinkan untuk hal itu. Meski tetap harus booting ulang saat ingin digunakan. Cuma prosesnya cukup ribet dan memakan waktu sepertinya. Wajib fokus kalau mau berhasil... Ada sih perangkat serupa yang bisa melakukannya dulu. Kalau ndak ...

Nokia N93i #HPjadul Termuda dalam keluarga Camcoder

Seri ini lahir dari brand Nokia kisaran tahun 2007 awal di keluarga Camcoder desain, dan merupakan generasi akhir dari 5 seri yang pernah ada.  Bentukannya tipis dan mempesona. Meski begitu ia tetap membawa fitur-fitur terkemuka ponsel pintar Nokia di jaman itu. Dari lensa kamera 3.2 MP buatan Carl Zeiss yang memiliki 3x pembersaran lensa Optical Zoom, dan juga Flash. Sementara lensa kamera depan yang artinya sudah mendukung jaringan 3G, mampu melakukan perekaman video dalam resolusi kecil. Layarnya sendiri sudah mengadopsi amoled, dan OS berada di generasi ketiga Symbian 9.1.  Nokia N93i ini memiliki desain yang serupa dengan dua kakaknya, Nokia N92 dan si bongsor Nokia N93, dimana layar selain bisa difungsikan sebagai area kerja saat pengambilan gambar dan video dalam mode camcoder, juga bisa digunakan untuk menonton hasil perekaman dalam posisi duduk landscape. Menarik untuk sebuah ponsel di jaman itu.  #Nokia #N93i #Symbian #Camcoder #rare #HPjadul #SmartPhone #techno...

Jika ingin sesuatu tetap istimewa, jangan dimiliki, terus saja diidamkan

"Jika ingin sesuatu tetap istimewa, jangan dimiliki, terus saja diidamkan..." Saya menemukan quote unik ini dari akun @RaniKancana di X Twitter secara acak, dan langsung teringat pada semua koleksi HP Jadul yang dimiliki hingga saat ini. Merasakan langsung betapa benarnya quote tersebut. Sebelum tahun 2017, saya selalu mengidamkan bisa memiliki kembali Nokia 7650 yang dulu pernah saya gunakan era penyiapan lahan puspem Badung tahun 2005, atau perangkat PDA O2XDA IIs yang punya keyboard geser di balik layar karena pernah menggunakan seri tanpa keyboard fisik sebelumnya, bahkan mendewakan perangkat Palm Treo yang punya antenna dan keyboard fisik dibawah layar, jauh sebelum era BlackBerry melanda dunia. Tapi setelah memiliki nyaris semua seri dan ponsel yang saya idamkan itu, rasanya memang B aja sebagaimana penyampaian tweet ybs soal memiliki rumah tepi pantai. Tidak lagi menganggap bahwa Nokia E90 Communicator itu keren dan gagah, lantaran memiliki dua layar dan bentuka...

ngeCarger HaPe Jadul

Seharian ini iseng nyobain ngeCharge beberapa ponsel jadul, yang belakangan ada yang digunakan lagi sebagai Media Player saat beberes rumah, atau menemani perjalanan di audio kendaraan. Mengingat satu dua perangkat diantaranya, memiliki internal storage ukuran GB sehingga masih bisa dilakukan penyimpanan sejumlah file musik era lama berformat MP3, buku komik eBook, atau film-film box office yang memang pengen ditonton lagi sembari santai. Dari HTC One X yang kemarin ditebus selembar uang kertas merah, Nokia 6500 classic dengan penyimpanan 1 GBnya, BlackBerry Passport dengan internal 32 GB, BB 9800 yang konstruksinya slide alias geser, Sony Ericsson P990, atau Motorola Blur yang punya desain layar putar dengan OS Android 2.1. Tidak lupa Seuic P90 si Barcode Scanner. Ternyata mengasyikkan juga bisa berinteraksi dengan mereka lagi. Mengingat kembali bagaimana rasa yang dulu pernah ada. Dari membuat pesan sms dengan menekan tombol numerik ala Nokia, mengambil gambar dari kamera ponsel yan...

ColdPlay... Apaan tuh ?

Pas orang lagi rame War Ticket Coldplay beberapa waktu lalu di sosiyel media, saya salah satu yang gak ikutan hype gegara memang gak tau lagunya, kecuali Yellow itu aja. Bukan penggemar atau fans berat ceritanya. Belakangan malah baru keingetan punya edisi HaiKlip mereka yang diproduksi tahun 2002. Jaman itu saya lagi ngapain ya ? Rupanya Coldplay itu ngeTrend di era BritPop. Jujur saya barutau. Barengan dengan band besar kenamaan Oasis, RadioHead ataupun Semisonic. Yang memang ya gak paham-paham banget siapa personilnya dan apa album-album mereka. Mengingat secara selera musik di era itu, BritPop bukan satu genre yang mengkhusus saya dengarkan. Kalau ndak salah ingat, pemicunya paska Studio Tugas Akhir lanjutan Skripsi, yang tiap malam auranya kalo bukan dangdutan, ya musik-musik gak jelas biar gak pada ngantuk aja. Apalagi Tahun 2001-2022, pc komputer yang saya miliki masih pake prosesor Pentium I yang 166 MMX dan jaman itu cd file MP3 masih tergolong barang langka. Belum ada ...

#HPjadul Nokia 8910/i

Tadinya saya pikir ponsel dengan penutup keypad yang khas milik Nokia 8910 ini dirilis dalam satu versi saja, alias berlayar monokrom. Tapi saat melihat iklan pada majalah ponsel terbitan tahun 2003 silam, jadi kaget juga ternyata setahun setelah rilis layar monokrom, Nokia kembali meluncurkan seri 8910i yang menyematkan layar warna 4K tanpa banyak pengembangan atau penambahan fitur didalamnya. Nokia 8910/8910i ini memiliki konsep buka tutup cover keypad yang cukup unik. Yaitu dengan menekan 2 tombol yang berada di samping kanan dan kiri layar, maka ponsel inipun siap digunakan. Kalau tidak salah, fungsi buka cover ini sekaligus sebagai cara untuk menerima panggilan saat ada telepon masuk. Kalau saja seri ini dirilis saat era generasi milenial jaman now begitu memuja kemudahan akses penggunaan ponsel, bisa jadi keunikan teknologi ini dipandang ribet dan menyusahkan pengguna. Seri 8 milik Nokia, biasanya diperuntukkan bagi pengguna ponsel yang berada pada segmen pebisnis muda di jamanny...

#HPjadul Nokia E60 7200 dan 6790

Dari sekian banyak #HPjadul yang saya miliki, Nokia E60 adalah salah satu seri ponsel yang paling sulit didapat sejak awal perburuan. Gak tahu kenapa dan apa alasannya. Tapi begitu didapat dari salah satu gerai lapak online, ada rasa bangga akhirnya bisa punya juga. Dari segi desain, jika dilihat sepintas ada wajah-wajah yang mirip dengan sisi depan seri E90 keluarga Communicator yang sampai saat ini masih jadi buruan banyak orang. Yang sayangnya, meski hadir dengan label ponsel pintar milik Nokia jelang akhir 2005, seri E60 ini sama sekali tidak dibekali dengan lensa kamera baik depan maupun belakang. Padahal dari segi jaringan, kalau tidak salah sudah mendukung 3G UMTS. Sementara itu, seri lipat yang ada disebelah kiri pada gambar adalah seri fashion ponsel milik Nokia yang hadir dalam rupa feature phone dengan banyak keterbatasan  kemampuan termasuk konektivitas. Tanpa wifi maupun bluetooth yang saat itu sedang menjadi trend. Ponsel ini sempat terlihat pada film Transporter 2 ya...

#HPjadul Nokia 7280 7380

Dari sekian banyak desain Unik #HPjadul milik Nokia, seri ini adalah favorit saya sepanjang masa. Nokia 7280 dan Nokia 7380 Kotak Lipstik, begitu mereka menjuluki keduanya. Dinamakan demikian, karena dari penampilan yang dirilis ke pasar global, memang lebih mirip ke asesoris  wanita ketimbang wajah sebuah ponsel jaman itu. Kotak kecil memanjang. Untuk ukuran penggunaan sebuah ponsel dengan fungsi telepon dan pengetikan sms, bisa dikatakan sangat dan amat ribet caranya. Mengingat keypad yang dibekali harus diputar untuk melakukan pencarian huruf, dan layar yang disematkan dimensinya lebih mirip ponsel-ponsel jadul -jaman dulu. Namun demikian, kalian yang beruntung pernah menggunakan ponsel ini di masanya, saya meyakini akan menjadi pusat perhatian banyak orang mengingat bentukannya yang Unik dan Anti Mainstream.

#HPjadul Nokia 3650 3660

Salah satu ponsel Unik milik Nokia rilis awal, hadir lewat seri 3650 yang sudah mengadopsi sistem operasi Symbian 60 1st Edition dan Lensa Kamera VGA dengan tambahan eksternal memory guna memperluas penyimpanan foto dan media lainnya. Dikatakan unik, lantaran desain atau bentukannya yang membulat pada bagian bawah, diikuti dengan desain keypad yang melingkar. Sangat menyulitkan pengguna menurut sebagian loyalis Nokia. Kehadiran Nokia 3650 ini mengekor kesuksesan ponsel artis milik Nokia sebelumnya, yang diluncurkan pada tahun 2002 yaitu Nokia 7650. Menjawab keluhan pengguna akan desain keypad yang melingkar mengikuti bodi, tak sampai berselang setahun, Nokia merilis seri serupa dengan desain keypad numerik sebagaimana biasanya. Seri ini dikenal dengan nama Nokia 3660. Dalam perjalanan, desain membulat pada sisi bawah ponsel dilanjutkan melalui seri Nokia 6630 yang mengandalkan lensa kamera 1 MegaPixel dan seri putar dari keluarga fashion, Nokia 7370.

#HPjadul Nokia Commie Communicator

Keluarga Nokia satu ini sebenarnya bisa dikatakan sebagai kasta tertinggi dari semua seri ponsel yang pernah dirilis ke pasar global sejak awal kehadirannya. Salah satu alasan adalah pemberian penomoran atau penamaan dari seri-seri Communicator menghadirkan angka tertinggi yaitu 9000an, sesuai dengan kebiasaan Nokia sejak awal yang menyematkan empat digit nomor pada setiap ponsel yang mereka lahirkan, disesuaikan dengan kelas atau pangsa pasar dan konsumen yang diharapkan. Saya sendiri saat jumpa pertama di tahun 2004 silam, sudah jatuh cinta dengan penampilan seri 9210i yang mana sudah mendapatkan bekal layar warna pada sisi dalam perangkat yang berukuran lebar. Saat itu ponsel yang saya miliki masih berada pada kasta 3000an alias 3310, 3350 dan kalau tidak salah ingat saat melirik ponsel Commie milik Pak Kadis, saya pegang Nokia 3530 yang memiliki lampu ritmik di sekujur bodi ponsel saat mendapatkan panggilan masuk. Ciri khas ponsel Nokia dari keluarga Commie atau Communicator ini ad...

#HPjadul Nokia Pisang 8110 dan 8110 ReBorn

Ponsel unik satu ini infonya lahir pada tahun 1996 silam. Wait… itu tahun kedua saya kuliah. Sial ngapain aja waktu itu sampe gak nyadar ada benda yang namanya ponsel dijual di pasar global ? Sekitar 26 tahun yang lalu berarti. dan dijuluki sebagai ponsel Banana lantaran desainnya yang melengkung laiknya buah pisang saat digunakan. Pada saat ponsel ini dihubungi oleh si calon lawan bicara, satu-satunya cara untuk menerima panggilan adalah menggeser bilah pipih yang menyembunyikan bagian keypad ke arah bawah. Keren. Ukuran jaman itu. Kalian pernah nonton film The Matrix seri pertama yang dibintangi oleh om Keanu Reeves ? That’s it, penampakan ponsel ini jadi begitu ikonik saat Neo menerima panggilan di ruang kantornya sebelum diminta lari dari upaya penangkapan. Untuk ukuran ponsel jaman dulu, fiturnya mirip-mirip #HPjadul era layar monokrom dengan kemampuan 4 baris x 13 karakter. Kalian yang pernah pegang ponsel serupa pada tahun-tahun tersebut, yakin banget bisa mengetik pesan tanpa m...

#HPjadul Nokia E90, Commie Family

Awal rilis, sempat ngidam pengen punya ponsel communicator series satu ini. Cuma pas tahu harga jualnya, langsung mundur alon-alon, lantaran secara budget cuma mampu menggapai seri N yang masuk kategori menengah ke bawah. Nokia E90 Tapi setelah mengetahui bahwa sistem operasi yang dibenamkan pada layar lebar hanya sampai pada Symbian 60 3rd Edition laiknya ponsel seri N kelas bawah, serupa dengan visual depan, keinginan saya langsung pudar mengingat kemungkinan pengalaman yang kelak akan didapatkan, seperti memiliki dua buah ponsel berkemampuan sama. Gak ada gunanya. Padahal secara jeroan, keluarga Commie satu ini hadir dengan standar ponsel pintar jaman itu, jaringan 3G lengkap dengan lensa kamera depan untuk kebutuhan videocall dan selfie, lensa belakang 3.2 MP, dan ruang simpan yang cukup lega. Yang jika dibandingkan dengan seri Communicator terakhir sebelumnya, sangat jauh berbeda. Ada yang mengatakan bahwa ponsel Nokia E90 merupakan keluarga terakhir yang lahir dari seri Communica...

#HPjadul Keluarga Transformers

Salah satu keasyikan berburu #HPjadul di dunia maya adalah menemukan dan menawar harga jika masih diperbolehkan, dan menunggunya pulang. Mengingat tak banyak pemilik dan penggemar di area lokalan sini, sehingga perburuan lebih banyak dilakukan lewat media sosial atau lapak online. Termasuk konsep desain Transformer yang memiliki 4 varian seri ini, bisa dikatakan cukup sulit mendapatkannya dalam kondisi mulus dan berfungsi dengan baik. Nokia 6800, Nokia 6810, Nokia 6820 dan Nokia E70. Ponsel ini pernah menjadi idaman di era penggunaan Nokia 3350, yang mana secara desain awal, sama-sama masuk dalam desain standar yaitu candybar. Namun begitu bilah keypad dibuka, lalu ponsel diputar ke arah samping, dan bilah tersebut memberikan tampilan keyboard qwerty mengapit area layar, jadilah ia sebuah ponsel yang unik di jaman itu. Meski sebenarnya, perubahan fungsi yang diberikan gak banyak berarti kecuali untuk urusan input teks yang diklaim lebih cepat ketimbang menekan keypad numerik. Lantaran ...

Nokia sang (mantan) Raja

Jatuh Cinta pada Nokia dimulai tepatnya saat seri 7650 aka ponsel artis, diluncurkan ke pasar global dengan harga yang cukup wah, meski secara fitur yang dibawa lumayan bikin sesak nafas lantaran keterbatasan yang ada. Sebagai sebuah ponsel berlensa kamera, Nokia 7650 benar-benar mengenaskan menurut saya. Mengingat tiadanya slot memory eksternal yang dibekali, sementara kapasitas internal memory bisa dikatakan tipis banget. Cuma 4 MB. Bukan GB. Tapi dari segi desain ? Ampuuun dah. Bikin ngiler banyak pengguna jaman itu. Dan sepanjang perjalanan Nokia sebagai raja brand ponsel papan atas, Desain ponsel jadi pembeda utama disandingkan dengan nama besar lainnya. Kreatif dan Unik. Nokia 6260 salah satunya. Mengambil konstruksi cangkang kerang alias lipat, tampaknya belum memuaskan desainer ponsel Nokia 6260 di jaman itu berpuas diri. Lalu berupaya memberikan variasi layar putar dan posisi lensa kamera yang tak biasa, menjadikan seri ini sebuah alternatif camcoder mini, meski resolusi lensa...

Tandem GSM dan CDMA, mengenang cerita HPJadul

Pada masa dimana orang masih memegang 2 perangkat ponsel beda jaringan, kami di rumahpun mengalami hype yang sama. Satu ponsel GSM dengan nomor yang sudah baku dikenal banyak orang, nomor satunya lagi menggunakan jaringan CDMA untuk biaya telepon antar kawan yang lebih murah. Meskipun pocin atau ponsel cina mulai bertebaran di pasar lokal, dimana memiliki kemampuan dua sim card dalam satu ponsel, saya lebih memilih setia pada Nokia yang masih menggunakan single sim pada perangkat mobilenya jaman itu. Nokia N73 ME tandem dengan Nokia 6275i. Sementara istri membawa O2 XPhone IIm dipasangkan dengan Nokia 2865i. Namun demikian, tampaknya saat itu saya belum bisa melepas ketergantungan penggunaan pocketpc aka pdaphone yang diwakili oleh O2 XDA Atom hasil buruan dengan pak dosen asal Kerobokan dengan jaringan GSMnya, pengganti T-Mobile MDA II, dan AudioVox 6700 PPC untuk jaringan CDMA. Yang jauh lebih memudahkan untuk membantu pekerjaan kantor. Makanya pose ini sempat diambil sekitar tahun 2...

Ponsel Lipat Lini Nokia

Awal mula mengumpulkan #HPjadul akhirtahun 2017 lalu, yang terpikirkan pertama kali selain ponsel Nokia 7650 dan communicator E90, adalah seri camcoder N90 yang merupakan salah satu rilis flagship tahun 2005 silam. Bentukannya yang unik, sempat menarik hati apalagi saat seorang keluarga sempat membawanya di sela upacara pernikahan kami, bulan Desember tahun yang sama. Secara desain, sebenarnya ponsel Nokia N90 ini mengadopsi bentukan lipat atau cangkang kerang alias clamshell. Sebuah bentuk yang kerap menimbulkan masalah pada kabel fleksibel, benda yang berfungsi untuk menghubungkan satu bilah papan ketik dengan bilah layar. Nokia sendiri merilis banyak seri yang menggunakan model begini dalam berbagai tipe. Camcoder laiknya seri N90, N92, N93, N93i dan 6260. Model klasik macam seri N71, 7200, 7070 prism, 7390 atau N76. Atau model full qwerty macam 6800, 6810, 6820 dan E70. Ada juga yang model flip atau lipatannya berada pada keypad seperti 6108 atau 3108, dan juga model 282 atau ponse...

Nokia 9210i ponsel Kadis jaman old

Semasih berstatus umbi-umbian di opd teknis tahun 2004 silam, saya waktu itu cuma kesampean punya ponsel Nokia 3530 doang yang meski layarnya sudah warna 4K tapi belum ada lensa kameranya. Secara bentukan pun masih standar candy bar. Yang unik cuma adanya lampu ritmik di sekujur bodi ponsel, saat ada panggilan telepon masuk. Sementara itu, Nokia 9210i ponsel communicator yang juga sudah dibenamkan layar warna 4K memiliki sejumlah fitur tambahan dan tentu saja penampilan yang keren saat perangkat digunakan untuk ‘bekerja’. Kami menyebutnya ‘ponsel Kadis’. Karena di jaman itu, hanya pak Kadis kami saja yang punya, dan membawanya. Meski kurang tahu juga apakah Beliau bisa memanfaatkan teknologi yang ada didalamnya atau hanya digunakan untuk komunikasi telepon saja. ? Nokia 9210i merupakan anggota keluarga ketiga dari seri Communicator, pasca Nokia 9000 dan 9110i yang keduanya masih mengadopsi layar monochrome. Penampilannya yang masih menyajikan antenna di sisi atas bodi ponsel memberikan...

Nokia 5700 ponsel Musik yang Unik

Brand Nokia di masa jaya kerap merilis ponsel yang selain berfungsi sebagai perangkat telekomunikasi, bisa juga digunakan untuk mendengarkan musik bagi pengguna lengkap dengan tombol akses multimedia secara khusus di seputaran bodi ponsel. Seperti halnya Nokia 5700 yang dirilis pada bulan April tahun 2007 silam. Dari segi desain, seri ini bakalan mengingatkan kalian pada Nokia 3250 yang memiliki konstruksi serupa yaitu keypad putar untuk mengaktifkan fungsi kamera secara otomatis ataupun pemutar musik dengan tombol multimedia di sisi belakang keypad. Dimana lensa kamera yang secara default berada di sisi samping badan ponsel, dapat digunakan secara bergantian sebagai kamera belakang dan depan. Tentu dengan jenis lensa dan resolusi yang sama. Sayangnya, sebagai sebuah ponsel yang didedikasikan sebagai pemutar musik, Nokia 5700 memiliki internal memory yang terbatas meski bisa di-expand dengan menambahkan memory eksternal tambahan. #Nokia #NokiaCollection #HPjadul

Nostalgia bareng HPjadul

Mencoba bernostalgia dengan memainkan beberapa track lawas di perangkat lama Nokia era Symbian, memberikan tantangan tersendiri dari upaya pemindahan file mp3 ke semua perangkat #HPjadul, pairing bluetooth hingga ke penyimpanan yang mewajibkan proses masuk terlebih dulu ke fitur pesan baru menuju file manager dan pemutar musik bawaan. Bagi kalian yang lahir dan besar di jaman Android dan juga iOS, saya yakin akan merasakan kesulitan penggunaan mengingat proses yang harus dilalui tidak semudah hape layar sentuh jaman now. Nokia seri N95 8GB merupakan ponsel dengan desain slide 2 arah, berfungsi untuk mengakses tombol keypad numerik, dan juga tombol multimedia player yang unik. Ketika proses percobaan nostalgia lagu lama masa Peterpan, suara musik yang terdengar cukup mantap dan stereo muncul di 2 sisi perangkat. Namun saat disambungkan via bluetooth ke mode aux pada kendaraan, proses bisa dikatakan gagal berulang. Tapi internal memory yang berukuran GB ini cukup menjanjikan untuk menyim...