Akhirnya, sampai juga di bandara. Setelah menanti ketidakjelasan kontak dari Golden Bird, sayapun memesan taxi pada petugas front office dan mendapatkan informasi bahwa jika saya mau menunggu lima belas menit lagi, akan ada kendaraan hotel yang bisa mengantar hingga ke bandara, free, sebagai service atau pelayanan hotel bagi tamu mereka. Wah, siapa yang bisa nolak kalo begini ? Maka, gak sampai lima belas menit perjalanan, Hyundai milik hotel yang dikendarai oleh mas Sri Soeranto itupun mengantarkan saya tiba di bandara dengan selamat. Setelah membungkus dua tas dan kardus berisikan oleh oleh di penyediaan jasa dekat pintu masuk dan melakukan check in lebih awal, sayapun memilih untuk keluar lagi mencari makan siang. Perut sudah mulai protes sejak tadi. Memesan sepiring nasi goreng telor dan tahu bakso di gerai Lana Coffee rasanya memang wajar jika kita gak terlalu berharap akan rasa dan kualitas masakan yang ada di emperan ruang tunggu bandara ini. Jauh dari enak atau memuaskan. Tapi ...