Skip to main content

Posts

Recent posts

Bank BNI dan Seuprit Pengalaman

Lagi pada rame soal Suster Natalia yang kehilangan uang jemaat 28 M di Bank BNI... lalu muncul ajakan Boikot Bank BNI. Yang mana, kalau dibaca Reply-annya satu persatu, rerata punya pengalaman yang serupa dengan saya pas mengurus rekening dormant almarhum Bapak saat Beliau masih ada. Yang memang sesusah dan selelet itu meski berkas administrasi sudah lengkap. Baru gercep dilayani pas iseng menghubungi salah satu petinggi BNI yang kebetulan masih keluarga dekat.  Parahnya sih pas penutupan rekening BNI milik Bapak bulan November 2025 lalu, usai Beliau meninggal. Butuh waktu 4 jam menunggu proses di CS lalu pindah ke Teller. Entah sesat administrasinya dimana.  Sementara pas kami melakukan hal serupa di Bank BRI, gak sampe sejam sudah clear semua ditangani CS. Gak sampe ke Teller. Gimana gak kaget 😅  Ini seharusnya jadi atensi petinggi BNI loh. Mengingat ada banyak potensi kerugian yang bisa jadi malah lebih dari nilai 28 M yang kabarnya digelapkan oleh Oknum BNI. Entah da...

Memilih Kalah...

Terkadang apa yang terjadi kerap membuat patah semangat dan memilih untuk membiarkannya berjalan sebagaimana seharusnya. Tidak lagi berusaha membelokkan atau menahannya. Mungkin saja karena usia dan rutinitas. Bisa jadi lelah dan bosan. Memilih tak lagi mengejar dunia dan pasrah. Memilih kalah... 

Memenangkan Lotre Kehidupan ?

R ahajeng rahina Pagerwesi semeTown... Rahajeng ngopi pagi. Semalam menemukan post di sosial media Thread dan FaceBook soal... Kalau Suamimu tidak Merokok, tidak Nongkrong larut malam, tidak Judi Online, tidak Main Perempuan, dan tidak KDRT, tapi hanya bekerja dan langsung pulang, bermain atau meluangkan waktu bersama istri dan anak-anak, Selamat Kamu memenangkan Lotre Kehidupan. Saya sepertinya merasa relate dengan ini, pun demikian dengan belasan kawan di sekitar, yang sesama profesi sebagai Suami bagi pasangannya, dan Bapak bagi anak-anaknya. Rerata circle-nya demikian. Meski masih ada juga yang memilih untuk merokok diam-diam di luar rumah, atau sesekali nongkrong bareng sejawat sepulang kerja. Masih ada. Dan itu rasanya masih aman... Pria dan Masalahnya. Gak cuma soal pasangan, yang dilakoni bersama selama sepuluh tahun, dua puluh bahkan lebih, bisa jadi pernah ada rasa bosan didalamnya, jengkel karena pertengkaran soal sepele, atau malah puik berhari-hari, rasanya sudah bias...

Rak Kaca Kedua HPjadul di Tahun 2026

Awal tahun 2020 lalu, beberapa bulan pasca pembangunan rumah baru, saya memutuskan untuk memesan satu rak kaca dengan ukuran custom menyajikan sembilan area display dan satu area penyimpanan di sisi paling bawah, untuk diletakkan pada sisi kanan pintu masuk ke ruang tamu. Kebetulan area ini sedang dalam kondisi lowong dan kami juga kebingungan mau menempatkan lemari atau semacam guci besar sebagai hiasan saat menerima tamu atau menikmati waktu senggang bersama keluarga. Yang kemudian diisi dengan puluhan koleksi #HPjadul hasil perburuan sejak akhir tahun 2017, dimana masih didominasi oleh brand Nokia khusus desain unik atau seri yang memiliki cerita sendiri di era saya remaja dulu. Rerata didapat dengan harga second terjangkau di berbagai lapak online seperti OLX, Tokopedia, Facebook Marketplace hingga surganya ponsel jadul, Buka Lapak. Meski ada juga yang saya dapatkan dari penjual sejenis di sosial media Instagram. Berselang enam tahun, saya memutuskan untuk memesan rak kaca kedua da...

Mengagumi Detail Ogoh-ogoh Gajah Banjar Tainsiat 2026

S elama mendapatkan mandat sebagai Kelihan Adat Banjar Tainsiat lima tahun terakhir, saya selalu melewatkan waktu siang saat hari raya Nyepi di Bale Banjar, mendampingi para pecalang atau keamanan banjar yang secara bergantian menjaga wilayah sekitar sampai pagi esok harinya. Berusaha tetap terbangun di pagi hari, menjalani aktifitas harian sebagaimana biasa, lalu berjalan kaki menuju banjar, meski waktu istirahat baru bisa dilakukan dini hari pasca pengerupukan dan pengarakan ogoh-ogoh yang selama lima tahun ini berlangsung hingga melewati tengah malam. Lelah itu pasti. Namun semua rasa lantas terhapus saat melihat langsung sosok ogoh-ogoh banjar dari jarak yang sangat dekat tanpa gangguan siapa pun. Sembari mengagumi semua detail hasil kerja dari team work yang dipimpin oleh pakMan Keduk dan Semeton Teruna Teruni STT Banjar Tainsiat. Meski tahun ini gagal diarak ke Catur Muka, tapi karya mereka tetap pantas diacungi jempol. Satu hal yang paling menarik, saya amati adalah pada hasil ...

Setahun lagi...

Ini akan menjadi kali terakhir saya bersama tujuh rekan lainnya, menjalankan kewajiban hari suci Nyepi sebagai Kelihan Adat Banjar Tainsiat. Karena di tahun 2027 mendatang, kepengurusan adat di banjar hampir dapat dipastikan, akan berganti ke jajaran yang baru. Di satu sisi ini merupakan hal yang melegakan karena pada akhirnya bisa bebas dari semua beban juga tekanan dalam menjalankan tugas dan kewenangan sebagai orang yang dituakan dalam adat banjar selama lima tahun terakhir, namun di sisi lain ada banyak agenda positif yang kelak gak akan bisa dilakukan mengatasnamakan adat banjar. Ya. Disadari atau tidak, begitu banyak hal positif yang bisa didapat ketika ditunjuk untuk mengemban amanat krama sebagai Kelihan Adat Banjar. Kelak kalian pun akan menyadarinya jika pernah berada di posisi yang sama. Meski pada awalnya terasa berat, namun seiring berjalannya waktu dan mulai terbiasa, satu-satunya beban yang dirasakan hanyalah wajib mampu memimpin satu dua adegan dengan menggunakan penyam...