Skip to main content

Posts

Showing posts with the label KasetJadul

Apa Kabar God Bless hari ini ?

Menyimak beberapa rilis Vlog dari mas Denny MR, mantan wartawan musik majalah HAI di masa saya masih remaja tentang kisah dan sejarah terbentuk hingga berkembangnya musisi legenda Indonesia God Bless tempo hari, lumayan mengobati rasa kangen saya pada sosok bang iYek atau Achmad Albar, mas Donny Fattah atau om Ian Antono, termasuk gitaris mereka jaman album Raksasa, mas Eet Sjahranie. Semua dikupas tuntas dan gambling, termasuk soal letupan-letupan kecil almarhum Jockie Suryoprayogo dan pergantian personil lainnya. Apa kabarnya God Bless hari ini ? Saya mengenal nama God Bless tepatnya saat mereka merilis album Semut Hitam yang menyajikan Kehidupan sebagai track pertama di sisi A. lagu yang kerap saya nyanyikan di depan kelas jaman kelas 5 SD ini jadi hafal di luar kepala karena temponya yang menghentak dan mengasyikkan bagi anak seusia saya. Lalu ada lagu Rumah Kita dan Bla Bla Bla yang juga jadi favorit dari album #kasetjadul yang sama, termasuk performnya di Semut Hitam. Album Raks...

Asyiknya berburu #KasetJadul SoundTrack Film masa Remaja

Ada masanya pada jaman dulu saat masih remaja, suka berburu kaset soundtrack film di beberapa gerai dan toko kaset terdekat seputaran kota Denpasar. Adapun kaset soundtrack pertama yang pernah dibeli kalau tidak salah ingat, Robin Hood : Prince of Thieves (1991) yang dibawakan oleh Bryan Adams lewat karya Everything I Do, I Do it for You. Belinya pas masa SMP seharga 4000 rupiah di toko kaset sebelah banjar Tainsiat. Cuma, kaset yang dibeli bukanlah tergolong rilis album melainkan hanyalah sebuah single, lantaran hanya berisikan 3 lagu saja. Album Soundtrack yang jadi favorit saya di era yang sama kalau tidak salah ada Lion King yang menyajikan alunan suara dari Elton John dan para ‘binatang’ lainnya. Belinya juga gak sengaja di gerai toko pojokan Suci Plaza. Album ini sering diputar bolak-balik sampai hafal dengan kata-kata yang diucapkan oleh Pumbaa si Babi dan kawannya Timon. Sampai sekarangpun saya masih menyukai album satu ini saat senggang. Berburu album soundtrack memiliki tuju...

Cerita Masa Lalu saat era #KasetJadul melanda masa Remaja

Tak kurang sebanyak empat laci berukuran besar yang berada dalam meja belajar masa remaja dipenuhi oleh belasan hingga puluhan #KasetJadul hasil perburuan sejak jaman sekolahan SD hingga masuk perkuliahan. Isinya beragam, dari seluruh album Bang Iwan Fals yang menjadi musisi idola hingga hari ini, selera music rock macam Guns n Roses atau Van Halen, music metal macam Metallica, grunge seperti Nirvana, punk Rancid atau Bad Religion hingga aliran Thrash macam Sepultura atau Obituary pun ada. Sementara dari sisi cinta-cintaan ada albumnya Kla Project atau the Beatles, pun musisi legenda Indonesia macam God Bless siap menggedor kamar tidur yang saya tempati jaman itu. Ada semacam pembagian area secara khusus yang saya lakukan dalam menempatkan semua #kasetjadul diatas tadi, seperti laci untuk album atau kaset yang baru dibeli, lalu ada laci yang ditempati oleh musisi-musisi favorit, laci kaset album musisi barat ‘kelas 2’ dan laci kaset lokalan. Khusus area lokalan biasanya diisi dengan ka...

Antara bli Yong Sagita dan pekak Ketut Bimbo, Koleksi #KasetJadul Lagu Bali

Ada dua musisi lokal yang pada jaman lagu Bali pernah ngetop tahun 80an dahulu, saya sukai dan koleksi album-album kasetnya. Bli Yong Sagita dan pekak Ketut Bimbo. Saya mengenal nama bli Yong Sagita lewat karya apiknya Jaje Kakne yang menyajikan klip pelawak bali Petruk berkeliling alun-alun Puputan Badung dan membeli es krim kojong didalam bemo roda tiga. Sebuah penampilan klasik yang mengisahkan kehidupan nak bali jaman itu. Entah apakah klip ini ada bersliweran di portal video YouTube, rasanya sih enggak. Yang mana kaset album pertama yang saya beli saat itu adalah album ketiga bli Yong, Ciri-ciri. Berbekal rasa penasaran, maka dibeli pulalah album pertama Karmina, kedua yang Tang Tang Kulentang dan keempat Raka Rai, plus album medley yang berisikan kompilasi lagu-lagu terbaik Yong Sagita saat itu. Tema kenakalan ‘nak muani’ khas Buleleng jadi ciri khas dari lagu-lagunya bli Yong dan jujur saja saat itu memang gak semuanya saya bisa pahami artinya. Baru setelah beranjak dewasa, saat...