Skip to main content

Posts

Showing posts with the label sony ericsson

#HPjadul Sony Ericsson kebanggaan James Bond

Selain brand Nokia dan Motorola, ada juga beberapa seri ponsel Sony Ericsson yang tertangkap gambar, hadir dalam aksi film-film ternama macam James Bond atau 22 Jump Street. Malahan seri P yang mengadopsi sistem operasi Symbian UIQ tampak dalam salah satu scene komedi aksi Adam Sandler saat berperan sebagai laki-laki perkasa, Zohan (2008). Termasuk salah satu line up Walkman series, W580i pun menghadirkan wajah Zohan dengan jelas dalam tampilan layarnya. Salah satu seri Xperia Android juga muncul dalam aksi penyamaran dua polisi sebagai mahasiswa dalam film 22 Jump Street, lengkap dengan keyboard slide dan wajah khas mereka di jaman itu. Sementara dalam aksi Bond, ada seri K800i yang digunakan untuk melacak sambungan telepon dalam cerita Casino Royale (2006) dan juga K600i yang hadir saat di film yang sama, namun dipegang oleh sang lawan main, tepatnya orang suruhan, pada aksi percobaan peledakan pesawat di awal cerita. Ada juga seri yang infonya tidak dirilis ke pasar global, Walkman ...

Sony Ericsson, Nama Besar yang jua tenggelam

Selain brand Nokia, sebenarnya masih ada beberapa brand ternama lainnya yang iku mengambil porsi kue penjualan ponsel baik dalam skala tanah air maupun secara global. Sony Ericsson salah satunya. Sebagai sebuah brand besar dari negeri matahari terbit, nama Sony sebelum dinyatakan merger dengan brand Ericsson pada bulan Agustus 2001 silam, sebenarnya sudah dikenal lebih dulu saat melahirkan teknologi serupa jauh sebelumnya. Katakan saja Sony Clie series. PDA yang begitu banyak diminati kalangan pengguna jaman itu, memiliki ketangguhan bahan material serta fitur yang tak bisa dikatakan cemen. Sementara Ericsson pernah pula dikenal lewat seri sirip hiu R310 yang beken di kalangan anak muda hingga kini. Dalam perjalanan, mereka dikenal loyal dalam merilis beberapa seri ponsel kenamaan dengan model candybar yang dipilah menjadi beberapa kelompok. Diantaranya, yang kemudian membuat nama Sony Ericsson makin diperhitungkan adalah saat merilis seri K750i, memperkenalkan lensa kamera berkekuatan...

Mengintip Ponsel Android kelas Menengah untuk Pemula

Sesuai Prediksi beberapa pengamat Teknologi Komunikasi, dua tahun terakhir merupakan Tahun milik Android, sebuah sistem operasi bagi perangkat mobile selular besutan Google yang mengambil codename berupa kombinasi urutan Abjad dan nama jajanan. Tak kurang terdapat versi Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich dan terakhir Jelly Bean . Kehadiran mereka bak gempuran ponsel lokal di Indonesia beberapa tahun lalu yang hadir dari berbagai vendor, beragam teknologi built in dan juga variasi harga. Android tampaknya sedang menarik hati sebagian besar konsumen yang mulai mengalami kebosanan dengan perangkat Blackberry namun masih belum mampu menjangkau keberadaan iPhone. Bagi seorang Pemula ataupun yang barangkali ingin menjajal kemampuan Android, kami menyarankan untuk menyasar pangsa pasar kelas menengah yang hadir dalam kisaran harga tawar 2 sampai dengan 3 juta. Mengapa demikian, karena di kelas inilah tingkat kepuasan minimal akan dapat diraih mengingat ...

Saatnya Berburu Ponsel Smartphone Branded Murah

Entah ada hubungannya atau tidak, gempuran ponsel murah berbasis Android yang diluncurkan baik oleh vendor global ataupun lokal sepertinya mulai berimbas pada harga tawar perangkat ponsel pintar yang sebelumnya dirilis oleh vendor besar secara perlahan mulai turun ke harga wajar. Penurunan ini bisa jadi tidak disadari oleh kalangan yang begitu tergoda dengan iming-iming ‘bonus’ dari sebuah perangkat berbasis Android. Padahal dalam rentang kisaran harga yang sama, secara kemampuan tentu ponsel-ponsel pintar ini tak kalah awal dengan besutan si robot hijau. Hanya saja secara trend barangkali nama mereka sudah mulai memudar. Namun bagi Rekan yang punya budget terbatas namun tak ingin ikut-ikutan latah memilih perangkat Android, yuk intip beberapa smartphone lainnya yang pantas diburu kali ini. Blackberry. Sebagai perangkat yang masih menjadi nomor satu paling dicari di Indonesia lantaran kemampuan BBM-nya, harga tawar ponsel baru Blackberry tampaknya sudah mulai terjangkau bagi kantong ko...

HTC Raksasa Taiwan yang telah menDunia

Agak tergelitik juga ketika seorang kawan yang telah lama malang melintang di dunia teknologi, mencibir dan mempertanyakan kredibilitas HTC serta mengira produsen ini tak jauh berbeda dengan produk lokal (china). Bagi yang pernah merasakan hebatnya kemampuan ponsel konvergensi layar sentuh ber- Personal Digital Assistant (PDA) pada awal tahun 2003, saya yakin sudah mengenal produk-produk mereka lebih jauh. Karena HTC-lah yang selama kurun waktu tersebut merupakan sebuah original design manufacturer (perusahaan yang merancang dan memproduksi sebuah produk yang kemudian diberi merek oleh perusahaan lain untuk dijual). Tercatat nama besar O2, T-Mobile, Dopod bahkan Sony Ericsson merupakan perusahaan yang pernah membeli perangkat produksi HTC di era terdahulu, meski tak dipungkiri bahwa strategi ini masih tetap berjalan hingga kini. Katakan saja produk HTC Universal yang dikemas dalam tiga merek yang berbeda, O2 XDA EXECUTIVE , DOPOD 900 dan T-MOBILE PRO. Atau HTC Blue Angel yang dikenal...

10 Pertimbangan Bagaimana Memilih Perangkat Android yang Tepat sesuai Kebutuhan

Setelah sekian lama menggunakan dan berusaha memahami bagaimana perangkat Android mengerti akan kebutuhan penggunanya, tulisan berikut saya persembahkan unruk Rekan-rekan semua yang barangkali berkeinginan untuk mencoba memilih perangkat Android yang tepat sesuai kebutuhan, baik yang berkaitan dengan pekerjaan ataupun lifestyle. Apa saja yang dapat dipertimbangkan dalam memilih perangkat Android yang sesuai dengan Kebutuhan ? Berikut 10 peringkat yang bagi saya pribadi patut dipertimbangkan. Peringkat Pertama, tentu saja Harga . Harga akan terkait erat dengan persediaan Budget yang ada. Pertimbangan pertama ini bisa dilewati jika Harga atau Budget bukan lagi menjadi satu masalah besar untuk memilih perangkat Android. Untuk pertimbangan Harga, saya pilah menjadi tiga. High Budget, Mid Budget dan Low Budget. Semakin tinggi harga ataupun budget yang dimiliki, maka perangkat Android yang dapat dipilih akan makin banyak jenis maupun kemampuannya. Sejauh ini sudah ada perangkat Android yang ...

Berburu 3 Badge Fans Sony Ericsson Xperia

Diantara beragam Brand yang menjalin kontrak kerjasama dengan pihak FourSQuare, ada dua nama yang saya yakin familiar terdengar oleh mereka yang tergolong ponsel Freak. BlaclBerry dan Sony Ericsson Xperia. Seperti halnya BlackBerry, Nama terakhir yang disebutkan ini kerap diidentikkan dengan teknologi ponsel bertipe Smartphone alias Ponsel Pintar. Siapa sih yang gag kenal seri Xperia pertama yang diusung bersama sistem operasi Windows Mobile, berciri khas 2 tombol X sebagai Softkey kiri dan kanannya ? atau bahkan empat seri Android yang dilepas dengan perwajahan mirip satu sama lain ? Dalam jejaring sosial berbasis Lokasi, FourSQuare ini Sony Ericsson Xperia menawarkan setidaknya 3 (tiga) BadGes yang kesemuanya mengambil tema olah raga. Sony Ericsson Ischgl untuk seri Ski, Sony Ericsson FootBall untuk seri Sepak Bola dan Sony Ericsson WTA untuk seri Tenis. Untuk bisa mendapatkan ketiga Badges tersebut caranya cukup sederhana dan kurang lebih memiliki karakteristik yang sama. Sony Erics...

Pembunuhan Massal Ponsel China

Di penghujung akhir tahun 2010, tampaknya puluhan ponsel China mulai tak tahan dengan gempuran ponsel murah ala brand ternama Nokia, LG, Samsung bahkan Sony Ericsson. Maka itu, mereka beramai-ramai menurunkan harga jual ponsel, meskipun yang namanya inovasi tetap mereka lakukan. Kisaran harga 500ribu untuk sebuah ponsel dengan fitur menawan, tak lagi hanya menjadi sebuah mimpi. Maka berterimakasihlah pada ponsel China. Kendati kualitasnya masih diragukan, bukankah jauh lebih menarik apabila sedari awal sebagai konsumen sudah harus menyadari hal tersebut ketimbang mengeluh di belakang hari ? Anggaplah kita membeli sebuah mp3 player atau televisi berbonus ponsel dan juga memori dengan harga yang terjangkau. Untuk penggunaan selama setahun saja, itu sudah untung. Apalagi kalo sampe memiliki fitur internet dan kamera. Nilai tambah yang lumayan bukan ? Sayangnya dibalik penurunan harga tersebut, sepertinya akan ada skenario pembunuhan massal ponsel China oleh brand ternama yang saya sebutka...

Update Firmware Sony Ericsson P1i Symbian UIQ

Setelah sebelumnya saya menjelaskan langkah-langkah untuk melakukan Update Firmaware pada ponsel Nokia N81 , kali ini tidak jauh berbeda dicoba untuk melakukan hal yang sama pada ponsel Sony Ericsson. Kebetulan seorang teman lama saya memiliki seri P1 yang notabene tergolong sebuah ponsel pintar (Smartphone) lantaran mengadopsi sistem operasi Symbian UIQ khas seri P lainnya. Adapun Keluhan awal ponsel tersebut adalah touchscreen yang tidak berfungsi sama sekali bahkan berjalan dengan sendirinya, ada bunyi tik tik yang mengikuti (biasanya bunyi itu keluar ketika tombol keypad ditekan) dan hang atau macet kemudian kembali ke layar today screen dengan sendirinya. Memang pada akhirnya fungsi touchscreen tetap tidak bisa berfungsi (mungkin kerusakan berada pada hardware-layar) namun keluhan lainnya tidak lagi saya temui. Sama halnya dengan Nokia, untuk melakukan flash-ROM pada ponsel Sony Ericsson diperlukan software atau aplikasi tambahan yaitu Sony Ericsson Update Service yang dapat diund...

Hmmm... ponsel ini pernah liat dimana yah ?

Invasi ponsel China kenegeri ini layaknya penyerbuan pasukan AS ke Irak tempo hari, tiada henti dan hilang satu berganti yang lain. Tujuannya tetap satu jua. Dilihat dari segi fitur yang ditawarkan maupun beragam kecanggihan teknologi masa kini yang dibalut dengan harga murah, ponsel China agaknya mulai mengambil sebagian potongan kue yang dahulu dijatah untuk brand-brand kelas dua sekaligus mengancam mereka, macamnya Samsung, LG, Motorola apalagi Philip. Apalagi kalo hingga ke tahap desain yang meniru plek desain ponsel brand ternama macamnya Nokia dan juga Sony Ericsson, yang duluan ngetop, wah wah wah, dijamin laris bagi mereka yang mengutamakan harga murah, sudah mendapatkan tampang ponsel dengan desain te o pe, tak jarang sudah berlayar sentuh pula. Herannya makin kesini nyatanya penjiplakan desain bukannya makin surut, eh malah ada yang jauh lebih ancur, njiplak rupa game console PSP buatan Sony, yang walopun tujuannya tetap mengadopsi game (Nintendo) pada ponselnya terkesan mala...