Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Rakor

Tentang Rakor ke-8 LPSE Nasional

Melelahkan. Kurang lebih begitu pendapat bathin secara pribadi. Tiga hari melawat ke Jakarta bersama Tim Pelaksana LPSE Badung dengan segudang rencana awal yang kemudian dibuyarkan begitu cepat oleh jadwal dadakan pihak penyelenggara, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia LKPP yang kabarnya kali ini bekerja sama dengan sebuah EO Event Organizer demi menghandle banyaknya pekerjaan. Tidak heran. Mengurusi 513 (semoga tidak salah) utusan dari LPSE seluruh Indonesia yang masing-masingnya mengirimkan minimal 2 hingga 5 orang personel (bahkan kabarnya ada juga yang hingga 7 orang), tentu bukan perkara gampang. Hal ini pernah disampaikan oleh rekan-rekan LKPP saat kegiatan yang sama digelar di Hotel Sanur Paradise, November 2011 lalu. Yang membuat kami cukup terperangah adalah pola pembagian hotel yang rupanya diatur secara acak. Artinya Rekan kami sesama Tim pelaksana LPSE Badung sudah bisa ditebak berada di lokasi yang berbeda-beda. Saya selaku Sekretaris LP...

Dari Yogyakarta ke BLoG PanDe Baik

Tumben dalam perjalanan ke luar daerah untuk kepentingan pembelajaran teknis unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik atau yang lebih dikenal dengan LPSE, yang namanya tulisan blog sebagai catatan perjalanan malah terputus pada hari terakhir. Ini terjadi bukan tanpa sebab, tapi lantaran keasyikan yang dilakoni pada sesi terakhir yang memang menjadikan diri melupakan waktu, tugas hingga kewajiban. Memulai pagi di Hotel Sheraton Yogyakarta dengan berjalan kaki mengelilingi lobby selama setengah jam lalu berlanjut setengah jam mengelilingi kolam renang area belakang dan diakhiri dengan menceburkan diri kedalamnya. Nekat lantaran tergoda dengan suasananya yang nyaman dan memang gag berencana untuk membawa celana renang. Maka jadilah sedikit waktu pagi yang biasanya digunakan untuk menulis lewat perangkat netbook ataupun tablet, menghilang begitu saja seiring jadwal diskusi tiba. Sesi terakhir Rapat Koordinasi Teknis yang diselenggarakan oleh LKPP dalam rangka menyusun draft apl...

Bersemangat Pagi di Yogyakarta

Rasanya masih tak percaya saat mata membuka lebar pandangan keluar kamar dini hari tadi, sesaat setelah alarm yang kunyalakan berdering dua kali, tak seperti di Yogyakarta, bathinku. Mungkin lantaran hamparan rumput menghijau dibayangi pohon kelapa nan tinggi melambai dan beberapa jepun yang terurai di halaman tepi balkon mengingatkanku pada Bali dan suasananya. Setelah menelan setengah dari 2 mg Amaril sesaat setelah semuanya siap kujalani, tapak kakipun satu persatu melangkah pelan menuju elevator yang berada dekat kamar 342, rasanya dari kemarin aku tak melihat tangga satupun disini. Lantai 7 Sheraton Hotel Yogyakarta masih tampak lengang saat aku menuruni anak tangga utama menuju lobby, hanya ada satu kawan yang tampak memeriksa beberapa berkas sambil melemparkan senyum. Langit masih gelap. Ada sedikit perasaan was was demi menapakkan kaki di jalanan yang berbatu ini, tau begini membawa sepatu olahraga barangkali merupakan keputusan terbaik. Suasana yang temaram dengan disinari lam...

Merasakan Dinginnya Pagi di Yogyakarta

Waktu masih menunjukkan pukul 7.50 pagi waktu Bali saat burung besi Garuda Airways GA 251 menapakkan cakarnya di landasan Adisucipto Yogyakarta, tepat waktu dari apa yang telah diperkirakan sebelumnya. Dikejauhan satu dua kendaraan berlalu lalang menghampiri setiap manusia yang tampak sudah tak sabar melakukan aktifitasnya hari ini. Dering nada pembuka ponsel mulai bersahutan terdengar menyapa setiap sapa yang ada di ujung sana. Mengabarkan keselamatan yang kami pinta sejak dini hari tadi. Tak membutuhkan waktu lama hingga kami menjejakkan kaki di halaman depan Sheraton Yogyakarta, lokasi kali ini rupanya sangat dekat dengan parkiran pesawat yg terhenti dengan sempurnanya. Bau rumput yang diterpa embun seakan belum jua menyadarkanku dari dinginnya pagi di Yogyakarta. Rupanya Kami datang jauh lebih pagi dari jadwal yang seharusnya ditentukan, namun itu semua lantaran tiada pilihan lain ketimbang menanti senja, maka jadilah kaki ini mulai berjalan mengelilingi area hotel untuk sekedar me...

Merasakan Dinginnya Pagi di Yogyakarta

Waktu masih menunjukkan pukul 7.50 pagi waktu Bali saat burung besi Garuda Airways GA 251 menapakkan cakarnya di landasan Adisucipto Yogyakarta, tepat waktu dari apa yang telah diperkirakan sebelumnya. Dikejauhan satu dua kendaraan berlalu lalang menghampiri setiap manusia yang tampak sudah tak sabar melakukan aktifitasnya hari ini. Dering nada pembuka ponsel mulai bersahutan terdengar menyapa setiap sapa yang ada di ujung sana. Mengabarkan keselamatan yang kami pinta sejak dini hari tadi. Tak membutuhkan waktu lama hingga kami menjejakkan kaki di halaman depan Sheraton Yogyakarta, lokasi kali ini rupanya sangat dekat dengan parkiran pesawat yg terhenti dengan sempurnanya. Bau rumput yang diterpa embun seakan belum jua menyadarkanku dari dinginnya pagi di Yogyakarta. Rupanya Kami datang jauh lebih pagi dari jadwal yang seharusnya ditentukan, namun itu semua lantaran tiada pilihan lain ketimbang menanti senja, maka jadilah kaki ini mulai berjalan mengelilingi area hotel untuk sekedar me...