Skip to main content

Posts

Showing posts with the label china

Berita 'Sayuran Asal China Mulai Membanjiri RI' di 6 portal dengan gaya penulisan sama, ini seriusan ?

Ada yang unik di laman FaceBook pagi ini. Seorang kawan post link berita dari laman demokrasi.co.id yang menaikkan topik ‘Sayuran Asal China Mulai Membanjiri RI’ . Sebagai seorang ibu-ibu ya sangat wajar saya kira, jika kawan saya itu mengeluhkan harga sayur lokal yang belakangan lagi anjlok sambil mempertanyakan kelakuannya siapa gitu. Ah you know who lah. Seperti biasanya, dalam kondisi negara kita saat ini, ya ada aja sih ngasi komentar ‘Gedeg liat tingkah penguasa dzalim ini’ . Wow. Serius ? He… Terlepas dari topik soal Sayur Impor dari China ini, sayapun membathin ah palingan si reporter baru ambil sample di satu supermarket langsung klaim membanjiri RI. Lalu mencoba di search aja menggunakan kata kunci yang sama dengan judul berita diatas. Eh hasilnya mengagetkan sodara-sodara. Setidaknya ada 6 portal berita yang menaikkan post berita yang sama, dengan gaya penulisan yang sama, bahkan pemilihan bahasa dan kalimat yang sama pula. Weleh… ini seriusan berita atau gimana ? Kalo top...

#HPjadul China Multi Media Murah Meriah

Sebelum demam Android dan iPhone menyerang pasar Indonesia, ponsel China pernah booming dengan penawaran fitur dukungan tayangan sejumlah TV Lokal. Hal ini sempat menggoyahkan iman sebagian besar pengguna yang mulai bosan dengan harga ponsel yang selangit namun tidak mampu memanfaatkan fitur-fitur yang ada secara maksimal. Ciri khas ponsel jadul China jaman old adalah layar yang cukup besar dengan kemampuan sentuh untuk ukuran layar ponsel saat itu, dan fitur televisi lengkap dengan antenna panjang yang disematkan pada badan ponsel atau dibekalinya tombol khusus untuk akses cepat ke fitur sebagai pemanis. Yang lebih unik lagi, sekaligus pembeda antara ponsel China dengan Branded jaman itu adalah susunan keypadnya yang berpola 4×3. Dimana posisi tombol angka ‘0’ tidak berada di sisi bawah tombol angka ‘8’ laiknya standar ponsel lainnya, namun berada di sebelah kanan tombol angka ‘6’. Ada banyak vendor yang mencoba masuk pangsa pasar ponsel jadul China dengan fitur jualan tayangan televi...

#HPjadul Venera V1 QWERTY Lokal Rasa Blackberry

Dalam setiap masa keemasan suatu produk yang booming di tanah air, selalu saja ada versi KW atau tiruan, dirilis oleh sejumlah pengusaha lokal tentu dengan harga yang jauh lebih murah dan terjangkau meski harus mengabaikan soal kemampuan dan fungsionalitas yang bisa dilakukan. Termasuk era ponsel BlackBerry. BlackBerry mulai dikenal di pasar ponsel Indonesia, setidaknya saat seri Bold 9000 dirilis pada tahun 2008 silam. Saat itu, ada sejumlah fitur yang mulai banyak dilirik sebagai timbal balik harga jualnya yang cukup selangit. Dari bentukannya yang bulky gegara deretan keypad qwerty dengan tingkat kenyamanan extra leluasa, push email yang realtime dan gegas, BlackBerry Messenger yang mampu mengumpulkan sejumlah kawan dalam satu ruang chat, hingga TrackBall atau tombol gulir yang dikenal jauh lebih lincah dalam operasional ponsel ketimbang keypad 5 arah yang saat itu sudah terlanjur tenar lewat ponsel konvensional. Keunikan-keunikan inilah yang kemudian rata-rata ditiru dalam setiap d...

Pembunuhan Massal Ponsel China

Di penghujung akhir tahun 2010, tampaknya puluhan ponsel China mulai tak tahan dengan gempuran ponsel murah ala brand ternama Nokia, LG, Samsung bahkan Sony Ericsson. Maka itu, mereka beramai-ramai menurunkan harga jual ponsel, meskipun yang namanya inovasi tetap mereka lakukan. Kisaran harga 500ribu untuk sebuah ponsel dengan fitur menawan, tak lagi hanya menjadi sebuah mimpi. Maka berterimakasihlah pada ponsel China. Kendati kualitasnya masih diragukan, bukankah jauh lebih menarik apabila sedari awal sebagai konsumen sudah harus menyadari hal tersebut ketimbang mengeluh di belakang hari ? Anggaplah kita membeli sebuah mp3 player atau televisi berbonus ponsel dan juga memori dengan harga yang terjangkau. Untuk penggunaan selama setahun saja, itu sudah untung. Apalagi kalo sampe memiliki fitur internet dan kamera. Nilai tambah yang lumayan bukan ? Sayangnya dibalik penurunan harga tersebut, sepertinya akan ada skenario pembunuhan massal ponsel China oleh brand ternama yang saya sebutka...

Saatnya Berburu Ponsel Branded

Melewati ruas jalan Teuku Umar Denpasar sabtu malam lalu, mata menangkap antusiasme pengunjung di beberapa konter kecil penjualan ponsel hingga sekelas Cellular City, BTC atau Handphone Shop. Saat kami kembali melewati ruas jalan yang sama 2 jam sesudahnya tampak pengunjung makin menyemut dan kendaraan yang mereka parkirkan disekitar lokasi sempat membuat kemacetan kecil saking banyaknya. Tahun 2010 ini yang namanya ponsel QWERTY nampaknya masih menjadi trend di kalangan masyarakat. Serbuan brand lokal maupun China tampaknya mulai menggusur pasar beberapa merk branded yang dua tiga tahun lalu masih berkibar dengan kencangnya. Lambat laun brand sekelas Motorola bahkan Sony Ericsson harus mengakui bahwa kebutuhan pasar telah beralih begitu jauh hingga kedua brand tersebut tampaknya tidak mampu mengikuti pemasaran dalam rentang harga yang dikuasai sang lawan. Maraknya pasar yang hampir dipenuhi ponsel bertipe QWERTY merupakan salah satu efek dari booming penggunaan jejaring sosial pertema...

5 alasan Mengapa Tidak Membeli Ponsel China

Masih menyambung tulisan saya sebelumnya tentang 5 (lima) alasan mengapa pantas membeli ponsel China, kali ini sebagai pelengkap pertimbangan sebelum memutuskan untuk benar-benar membeli ponsel China, saya menurunkan tulisan tentang 5 (lima) alasan mengapa tidak membeli ponsel China. Silahkan simak berikut ini : 1. Kamera kerap tidak sesuai spec Alasan pertama ini ditujukan bagi mereka yang menjadikan fitur kamera sebagai bahan pertimbangan setelah keberadaan TV Analog. Sudah bukan rahasia lagi kalo resolusi kamera yang tercatat pada dus box luar, seringkali tidak sesuai dengan kenyataannya. Ini Padahal jelas-jelas tertera baik di dus box luar dan bodi belakang ponsel, resolusi kamera yang dibekali adalah 2 megapixel. Dalam kenyataannya hanya VGA alias 0,3 megapixel. Bagaimana gak kecewa, kata seorang teman. Beberapa lainnya malahan ngedumel gak jelas dan memilih mengembalikan ponsel yang baru dibelinya itu kepada sang penjual. Sekarang aja diboongin, apalagi nanti, ujar mereka. He… 2....

5 alasan Mengapa Pantas Membeli Ponsel China

Masih menyambung tulisan saya sebelumnya tentang serbuan ponsel ber-keypad QWERTY dalam rangka meramaikan pangsa ponsel yang ‘bisa internetan, facebook dan chatting…’ , ternyata hasil perburuan saya tersebut lebih didominasi oleh kehadiran ponsel China ketimbang brand yang sudah mapan. Bisa dimaklumi, lantaran keberadaan ponsel China lebih banyak mendompleng (baca:plagiat) keberadaan brand ponsel papan atas terutama dari segi desain perwajahannya. Berbanding terbalik dengan fitur dan kemampuan yang ditawarkan. Walo begitu tetap saja brand ponsel China tetap disukai oleh pengguna ponsel tanah ar. Hmm… Kenapa yah ? Seakan mencoba menjawab pertanyaan tersebut, kali ini saya ingin memberikan 5 (lima) alasan, mengapa pantas untuk membeli Ponsel China. Silahkan simak berikut ini : 1. Harga Murah Bagi sebagian besar pengguna ponsel ditanah air bisa jadi aspek value menjadi dasar pertimbangan pertama sebelum memutuskan untuk membeli atau mengganti ponsel yang dimiliki saat ini dengan ponsel te...

Compare antar Ponsel China

Makin tingginya minat rekan-rekan kantor untuk memiliki ponsel multifungsi merek China, yang ditawarkan dengan harga yang murah dan bersaing, lebih banyak mempertimbangkan fitur yang tersedia dibanding jaminan kualitas produk itu sendiri. Dengan harga rata-rata dibawah angka 2 jutaan, sudah bisa memiliki alat komunikasi canggih yang bisa menampung dua nomor beda jaringan gsm-cdma dan aktif bersamaan, satu pertimbangan utama bagi mereka yang bosan dan kerepotan harus membawa dua ponsel setiap saat. Belum lagi fitur lain yang ditawarkan rata-rata melebihi fitur yang dimiliki oleh ponsel branded dalam rentang harga yang sama. Katakanlah televisi analog (tanpa pulsa), layar sentuh nan lebar, musik player dengan speaker yang jernih pada rentang volume tertentu, 2 buah kamera -dimana kamera depan bukanlah berfungsi sebagai video call layaknya ponsel 3G atau malahan buat foto diri bagi yang narzis, tapi hanya sebatas kamera tambahan yang digunakan sebagai web cam saat disambungkan dengan PC v...