Skip to main content

#HPjadul China Multi Media Murah Meriah

Sebelum demam Android dan iPhone menyerang pasar Indonesia, ponsel China pernah booming dengan penawaran fitur dukungan tayangan sejumlah TV Lokal. Hal ini sempat menggoyahkan iman sebagian besar pengguna yang mulai bosan dengan harga ponsel yang selangit namun tidak mampu memanfaatkan fitur-fitur yang ada secara maksimal.

Ciri khas ponsel jadul China jaman old adalah layar yang cukup besar dengan kemampuan sentuh untuk ukuran layar ponsel saat itu, dan fitur televisi lengkap dengan antenna panjang yang disematkan pada badan ponsel atau dibekalinya tombol khusus untuk akses cepat ke fitur sebagai pemanis.
Yang lebih unik lagi, sekaligus pembeda antara ponsel China dengan Branded jaman itu adalah susunan keypadnya yang berpola 4×3. Dimana posisi tombol angka ‘0’ tidak berada di sisi bawah tombol angka ‘8’ laiknya standar ponsel lainnya, namun berada di sebelah kanan tombol angka ‘6’.

Ada banyak vendor yang mencoba masuk pangsa pasar ponsel jadul China dengan fitur jualan tayangan televisi ini. Termasuk fitur Multi Media lainnya seperti Radio yang tidak lagi harus mengandalkan headset, video, musik mp3 atau perekaman suara. Semua bisa didapat dengan harga yang Murah Meriah, mudah dijangkau oleh kantong pengguna pemula sekalipun.

Sayangnya untuk kualitas dan ketahanan ponsel memang tidak bisa disandingkan dengan yang versi Branded macam Nokia yang saat itu telah menjadi raja di puncak penjualan. Yang mengakibatkan tergerusnya banyak nama akibat tidak mampu bertahan pasca serbuan iPhone dan Android yang merangsek pasar tanpa ampun.

#HPjadul #china #tivi #televisi #lokal

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.