Skip to main content

Feelin Nervous

Seperti biasanya. Beberapa hari terakhir saya kembali merasa nervous. Gugup dan bingung. Berhubung dalam waktu dekat bakalan menjalani tugas perjalanan dinas ke luar kota. Menuju daerah yang sebelumnya belum pernah sekalipun menjejakkan kaki disana. Dalam rangka pemberian bantuan Bedah Rumah dari Bupati Badung untuk para korban gempa di Lombok Utara.

Ada banyak hal yang sejauh ini sudah diupayakan persiapannya. Dibantu banyak pihak. Baik dari teman masa sekolah yang kini menjadi pengurus komunitas adat di lokasi gempa, pula menyiapkan akomodasi lapangan, staf yang memahami situasi saat ini di tujuan, juga memberikan beberapa kontak personil pejabat yang berwenang, pun atasan untuk petunjuk serta jalan lebih lanjut nantinya.

Yang menjadi beban selain bagaimana teknis kami bertugas disana nantinya adalah, bahwa saya akan menjadi leader dari 5 kawan lainnya. Termasuk urusan koordinasi dengan pejabat setempat, atau mengatur pola kerja dan operasional disana. Mengingat sejauh ini cukup sulit untuk bisa memuaskan banyak orang dalam satu perjalanan panjang.

Agendanya kami akan melawat selama 4 hari kedepan. Untuk koordinasi dengan pemerintah setempat, melakukan cek lapangan bagi 69 nama korban gempa hingga selesai dan balik pulang untuk membuat laporan dan kelengkapan lainnya. Satu tugas yang cukup berat mengingat ini kali pertama saya menghadapai situasi seperti ini.

Berharap apa yang nantinya kami lalui di lokasi, bisa memberikan pengalaman baru bagi saya dan tim kerja, disela rutinitas kami yang cukup padat saat ini.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.