Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2023

Install Ulang Samsung Health pasca Error Update Apps

Setelah alami ERROR pasca Update Apps dari hari Minggu kemarin, akhirnya per pagi tadi memutuskan untuk UnInstall aplikasi Samsung Health, lalu diInstall ulang kembali.  Ini dilakukan karena pasca Update (kembali) yang diberikan per pagi tadi, gak juga mampu menyembuhkan masalah Gak Bisa dibukanya aplikasi sebagaimana biasa.  Kemungkinannya sih nih Apps, keberatan dalam menyimpan data aktifitas saya dari tahun 2017 lalu, kali pertama menggunakan Samsung Health untuk membantu pola dan gaya hidup baru dalam upaya bersahabat dengan Diabetes.  Atau bisa juga karena ponsel saya sudah tergolong jadul saat menerima update UI dan fitur kemampuan terbaru apps pasca Update minggu lalu.  Misalkan seperti pemberian Badges FIRST WALKING WORKOUT pada pagi ini pasca jalan santai di area Puspem Badung, padahal setelah proses Sinkronisasi Data dilakukan, ada banyak Walking Workout yang dilakukan sampai kemarin pagi pun ada. Lawak Banget... Tapi ya gak apa-apa sih. Buat hiburan aja. Apalagi badges lainn

Motorola FlipOut MB511 Ponsel Android Generasi Awal

Ponsel Android di awal kemunculannya memiliki 2 tipe desain. Ada yang mengadopsi layar sentuh murni laiknya perangkat Android masa kini, dan ada juga yang masih belum bisa move on dari perangkat telepon genggam pintar model lama yang menggunakan keyboard fisik sebagai moda tambahan input teks pada layar.  Salah satu brand ternama yang rajin merilis ponsel Android dengan tambahan bilah keyboard fisik adalah Motorola.  Dari seri Motorola Blur, Motorola Milestone, ataupun Motorola Droid.  Yang sekarang hadir di laman saya ini adalah anggota dari Blur series dengan desain swivel atau putar, dimana Motorola sendiri menyebutnya sebagai FlipOut.  Motorola FlipOut MB511 Ponsel satu ini masih bisa dikatakan sebagai ponsel Android generasi pertama. Meskipun OS yang dibenamkan saat rilis ke pasar publik sudah mengadopsi seri 2.1 Eclair. Artinya sudah ada fitur Hotspot Tethering yang amat sangat berguna keberadaannya bagi ponsel lain di jaman itu.  Spek masih tergolong Pemula untuk kelas Android.

Memahami Album Generasi Biru Slank setelah 28 Tahun

Masih melanjutkan cerita pas dengerin album Generasi Biru miliknya Slank tempo hari, ditengah rasa kangen yang muncul karena jadi ingat masa-masa begadang sendirian di kamar tengah, berpeluh didepan meja gambar dan mesin bandul merek Dali, dan gak bakalan mandi semalam apapun sebelum gambarnya kelar, jadi ngebayangin juga masa-masa unjuk rasanya para mahasiswa di jaman itu, buat nurunin pak Harto, presiden Indonesia ke-2 tahun 1998.  Karena sebagian besar lagu-lagu Slank di album ini rupanya lagi berbicara soal isu lingkungan, pejabat yang enggan turun ke jalan blusukan, atau soal trend hidup mewah anak pejabat jaman itu. Bener-bener kerasa banget vibesnya.  Apalah saya yang pada masa itu masih berkutat dengan tugas kuliah, absen dan begadang, jika disandingkan dengan Om Gendo yang kerap terlihat dalam setiap aksi massa di depan kampus unud sudirman. Gak paham sedikitpun tentang persoalan bangsa.  Ternyata sedalam itu ya keberanian Slank dalam mengungkapkan peristiwa di Indonesia ? 

Ketularan Musik DJ TikTok

Selama 4 hari 3 malam perjalanan Penganyaran ke Pura Semeru Agung Mandara Giri Lumajang Jawa Timur, kami dicekoki musik DJ TikTok sepanjang hari oleh pak supir @adi yang gak tidur-tidur dari pagi hingga petang bahkan dini hari, di balik setir Toyota Hiace 2023-nya yang luas banget interiornya. Jujur, ini racun paling aduh sepanjang sejarah musik yang pernah saya alami sejauh ini.  Memang sih sesekali berganti playlist ke musik yang ada di ponsel kami melalui akses bluetooth, juga beberapa musik bergenre lainnya termasuk Tipe-X yang kini jadi favorit istri, tapi tetep aja dari melek, kemudian ketiduran dalam posisi duduk lalu tersadar lagi, musik DJ TikTok masih setia diputar gak ada habisnya.  Maka jadilah malam kemarin sembari menghabiskan kuota sisa paketan data mingguan yang saya ambil khusus untuk perjalanan ini dari 3 jaringan yakni Telkomsel, XL dan Unlimited Hariannya SmartFren, mengunduh beberapa video musik DJ TikTok di YouTube dalam bentuk MP4 dan MP3. Jadi nanti kalopun mau

Perlu 28 Tahun Ternyata

Gak tau kenapa pas rapat koordinasi saban senin pagi sebelum keberangkatan ke Lumajang tempo hari, sempat punya pikiran buat unduh lagu Slank album-album awal, masa Bongky Indra Pay masih gabung di formasi mereka. Pengen denger lagi satu persatu keseluruhan album dari Suit Suit, Kampungan, Piss, Generasi Biru, sampe Minoritas.  Satu hal yang lumrah dilakukan pas jaman kaset tape masih ada.  Cuma saat melakukan perjalanan tempo hari, gak sempat mengikuti penuh satu persatu lagu mereka lantaran dicekokin musik DJ TikTok oleh pak sopir travel. cuma iseng didengar pas awal-awal mulai albumnya saja, sekedar melepas kangen -ini album, lagunya yang mana ya ?  Nah pas menjalankan tugas sebagai seorang bapak dari tiga bocil di tahun ajaran baru, barusan kesampean deh denger salah satunya. Tepatnya album Generasi Biru. Rilis tahun 1994, saya baru menikmati pas jelang masuk kuliah. Yang covernya cokelat bergambar celana jeans rasanya.  Menyimak satu persatu lagu dari album ini, pertama jadi ingat

Notulen Evaluasi Pengembangan Infrastruktur PKP di Kuta Utara

Mengikuti undangan rapat Evaluasi Pengembangan Infrastruktur Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung, dipimpin oleh Kabid Praswil I Wayan Surat Oka, di Ruang Rapat Ratna Bappeda Badung, Jumat 14 Juli 2023.  Dokumen yang sekiranya dapat menjadi bahan tambahan : - Dokumen RP2KPKPK yang berisikan memorandum program penanganan Perumahan dan Kawasan Kumuh di Kabupaten Badung, - DED Kawasan Kumuh di Kecamatan Kuta Utara meliputi Desa Canggu dan Perumahan Surya Bhuwana Kelurahan Kerobokan Kaja - Review Dokumen RP3KP, sedang dalam proses - Penyusunan Rencana Kawasan Permukiman juga sedang disusun - Data Infrastruktur Jalan Lingkungan di Kecamatan Kuta Utara - Data RTLH di Kecamatan Kuta Utara - Data Perumahan Pengembang/Kavling Berijin dan Tidak Berijin - Data Perumahan yang sudah menyerahkan PSU kepada Pemerintah Daerah - Data Standar Penyediaan PSU pada lingkup Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kabupaten Badung - Hasil Baseline Kawasan Permukiman Kumuh ole

Yuk Sudah Segitu Aja

Pak Jokowi bentar lagi turun dari tahta kepresidenan, dan kita bakalan berjumpa lagi di perhelatan pilpres yang biasanya penuh dengan share cerita dan berita hoax, saling caci dan maki antar pendukung, bahkan bisa jadi dengan teman dekat dan saudara, yang berakibat pada blokir nomor kontak atau akun sosial media, left dari grup whatsapp, atau malas ketemuan di arisan keluarga.  Beh...  Saya sendiri memilih untuk gak bahas lagi soal beginian.  Memilih untuk menjauh dari pembahasan kawan soal gregetnya sang calon presiden. Memilih untuk abai dan acuh jika melihat timeline ngomongin hal serupa.  Sudah cukup keriuhan massa era pertaruhan Jokowi dari dua periode lalu. Sekarang tinggal menunggu siapa yang akan tampil menjadi pemenang. Sembari berharap, jagoan yang selama ini disimpan dalam hati, bakalan maju menjadi yang Terbaik.  Soal Sosial Media, saya rasa lebih baik tetap ngebahas soal HPjadul atau aktifitas keseharian sebagai seorang pns yang biasa saja atau bapal dari tiga bocil dan sa

Punya Anak SMA juga akhirnya

Per hari Senin lalu, saya resmi punya anak gadis jenjang SMA yang lolos PPDB 2023 melalui jalur Zonasi di SMAN 7 Denpasar.  Masih kebayang gimana ketag-ketugnya jantung pas melakukan pendaftaran online via ponsel, pas perjalanan ngidih nak luh ke Banyuatis Buleleng tempo hari. Sempat mengalami mual, karena sepanjang jalan menatap layar ponsel untuk memasukkan satu persatu dokumen dan persyaratan si sulung kedalam laman ppdb sma di Bali.  dan semuanya terbayar saat membaca pengumuman kelulusan per tanggal 1 Juli kemarin, padahal beberapa hari sebelumnya nyaris setiap hari membuka halaman yang sama sambil berharap ada perubahan status verifikasi pada nomor nisn si anak.  Gak terasa nih si Becuk yang lahir tahun 2008 silam, lengkap dengan wajah-wajah ngegemesinnya pas diEmpu pulang kantor, kini sudah menginjak bangku SMA alias menengah ke atas.  Makin gak bisa diajak becanda lagi dengan jokes bapak-bapak yang dulu mungkin masih ampuh dilontarkan jaman masih ngesot dan gendong boneka Mo. 

ngeCarger HaPe Jadul

Seharian ini iseng nyobain ngeCharge beberapa ponsel jadul, yang belakangan ada yang digunakan lagi sebagai Media Player saat beberes rumah, atau menemani perjalanan di audio kendaraan. Mengingat satu dua perangkat diantaranya, memiliki internal storage ukuran GB sehingga masih bisa dilakukan penyimpanan sejumlah file musik era lama berformat MP3, buku komik eBook, atau film-film box office yang memang pengen ditonton lagi sembari santai. Dari HTC One X yang kemarin ditebus selembar uang kertas merah, Nokia 6500 classic dengan penyimpanan 1 GBnya, BlackBerry Passport dengan internal 32 GB, BB 9800 yang konstruksinya slide alias geser, Sony Ericsson P990, atau Motorola Blur yang punya desain layar putar dengan OS Android 2.1. Tidak lupa Seuic P90 si Barcode Scanner. Ternyata mengasyikkan juga bisa berinteraksi dengan mereka lagi. Mengingat kembali bagaimana rasa yang dulu pernah ada. Dari membuat pesan sms dengan menekan tombol numerik ala Nokia, mengambil gambar dari kamera ponsel yan

Mensyukuri 9 Jam Menanti Pelabuhan Ketapang

Ini kali pertama saya sarapan PopMie di pagi hari. Gak pake mikir ini bakal terurainya gimana dalam usus, gak mikir tergolong karbo rentan gula, dan gak mikir juga soal kandungan garam yang kata pak dokter musti diwaspadai.  dan Meskipun hanya segelas PopMie, perasaan sudah senang bukan main, lantaran pagi ini kami akhirnya berhasil naik kapal, setelah menunggu dari pukul 10 malam kemarin.  Ya, ini hari keEmpat rangkaian Bakti Penganyaran Pemerintah Kabupaten Badung ring Pura Mandara Giri Semeru Agung Lumajang Jawa Timur, dari Tiga hari agenda awal yang direncanakan.  Penyebabnya tentu saja penumpukan arus kendaraan di Pelabuhan Ketapang pasca hujan deras dan cuaca badai tengah laut yang menyebabkan pelabuhan dinyatakan buka-tutup, seiring arus balik umat Hindu dari kab/kota di Bali pasca penganyaran di Pura Semeru Agung Lumajang. Padahal sekitaran pukul 9 malam kemarin, kendaraan yang kami tumpangi sudah berada dekat pelabuhan Ketapang dari arah Selatan.  Yang sayangnya, karena ada pe

Nelpon Ayang

Ngeliat dari dekat deretan mobil-mobil kuno di Museum Angkut siang ini, saya jadi ingat koleksi HP Jadul di lemari rumah yang tak kalah kinyis-kinyisnya sekaligus ngangenin. Dari yang modelnya besar panjang dan berat, sampe desain simpel mini atau unik pun sama adanya. Apalagi pas baca sejarah terciptanya serta tahun penggunaannya.  Ini kali ke-2 main ke Kota Batu. Kali ini bareng orang sekantor. Dan karena mampirnya ke lokasi sama sebagaimana sebelumnya, sempat bikin males karena gak jua bisa ngajak keluarga, istri dan anak-anak.  Yo wis lah... Tak telpon aja mereka dari sini.  #NelponAyang #NelponibuL #ApaKabarnyaSay #ngeBucinTerooos 

12.00 Tol Pasuruan

Jelang pukul 12.00 pergantian hari, perjalanan baru saja melewati persimpangan tol menuju Malang, terpantau Bus yang kami buntuti sejak awal tadi melambat perlahan menuju lajur kiri. Info dari pak supir, pedal gas gak bisa narik padahal sudah diinjak kuat. Akhirnya memilih untuk menepi dan berhenti sejenak sambil memeriksa mesin kendaraan. Saya yang merasa sudah agak kebelet kencing, memilih untuk melipir ke belakang kendaraan Hiace 2023 milik Toyota yang tadi melaju cukup kencang di kecepatan 100-120 KMH. Lalu mengucurkan hajat sembari mengucapkan kalimat wajib 'permisi... permisi... mohon maaf mengganggu...' lantaran ada suara anak-anak terdengar di kejauhan. Saya yang masih agak keder karena agak khawatir ini sudah tengah malam, makin keras mengucapkan kata 'permisi... permisi... mohon maaf saya kencing disini...' eladalah suara anak-anak makin nyaring terdengar. Saat mulai kebingungan mencari arah suara, salah satu dari mereka berseru "Om Telolet Om..."

Macetnya Antrean Pelabuhan Gilimanuk Siang ini

Hal yang biasanya rutin saya lakukan saat melakukan perjalanan jauh begini adalah Menulis.  Mencatatkan semua yang ada dan terlintas di pikiran, untuk nantinya bisa dipilah dan dituangkan sesuai peruntukannya. Baik sekedar catatan perjalanan, cerita seru, ataupun pe-er kerjaan kantor dan rumah. Sekedar membunuh waktu luang dan kebosanan lantaran gak banyak yang bisa dilakukan selama berada di atas kendaraan.  Waktu luang jadi terasa banyak. Dan jujur saja, saya termasuk orang yang malas memanfaatkan waktu luang itu untuk berpetualang di luaran. Lebih sering mendekam di kamar hotel jika bepergian sendirian, atau ikut arus kemana suka sesuai agenda rombongan. Kalaupun kemudian nongkrong gak jelas di luaran, pasti ada hal-hal unik yang jadi perhatian saya untuk dituliskan.  Saat ini saya lagi berada di Pelabuhan Gilimanuk, tepat pukul 12 siang. Lewat sedikit dari perkiraan lantaran kemacetan antrean yang terjadi di gerbang masuk keberangkatan. Tampaknya cukup banyak kendaraan yang ingin m

Jalan lagi Gaez...

Sudah lama gak pernah lakukan perjalanan panjang lintas pulau. Terakhir mentas rasanya jaman masih berkecimpung di Bidang PR. Main ke Malang kalau ndak salah ingat.  Salah satu yang jadi bahan pikiran kalo mau melakukan hal beginian lagi adalah, ngapain aja selama di perjalanan ? Mengingat bakalan lama diatas bus, bahkan kini hanya mendapatkan jatah 1 seat per orang. Artinya waktu istirahat gak bakalan senyaman perjalanan terakhir kemarin. Berhubung area kursi bus rata-rata gak ramah ukuran tubuh saya.  Maka itu, saya membekali diri dengan powerbank baru untuk mengantisipasi lowbatt ponsel di jalan, dan membawa ponsel cadangan milik si sulung yang tempo hari sudah berganti dengan Oppo Reno 8T. Ponsel seri M20 ini, saya permak isi dan casingnya, agar bisa lebih ramah digunakan saat di perjalanan nanti. Sebelum kelak akan dihibahkan ke penghuni rumah.  Beberapa obat juga sudah disiapkan. Termasuk obat tidur yang tampaknya bakalan ampuh selama di perjalanan, menghabiskan waktu luang denga

HTC One X, setelah 11 Tahun Berlalu

HTC One X merupakan ponsel gahar di jamannya. Memiliki internal memory sebesar 32 GB, paling leluasa ketinbang ponsel lainnya, dan RAM 1 GB plus lensa kamera yang ciamik untuk ukuran sebuah ponsel Android.  Lahir pada tahun 2012 silam, peluncurannya dilakukan disebuah hotel bintang area Kuta. Saya sendiri termasuk yang diundang, lantaran mendapat info dari petinggi HTC di gerai resmi wilayah Bali. Saat itu memang lagi getol nulis tentang Android di blog pribadi.  HTC One X ini memiliki UI bernama Sense. Yang mana hadir dengan OS Android 4.2.2, tergolong terkini ketimbang para pesaingnya.  Mendapati perangkat ternama setelah 11 tahun sesudahnya, rupanya masih bisa berfungsi dengan baik. Saya sendiri kaget kalau ternyata aplikasi TikTok bisa dijalankan pada ponsel satu ini, termasuk Video Player dan Pembaca PDF.  Lumayan, bisa jadi perangkat tambahan scroll scroll hiburan saat ponsel utama alami habis batere di malam hari.  Saya pribadi saat peluncuran di Kuta itu, membawa pulang HTC One