Tersebutlah dua remaja tanggung bernama Bayu dan Putra pada satu siang, sedang ikut dalam agenda study tour sekolah ke sebuah situs sejarah dalam kaitan keberadaan Kerajaan Majapahit, Candi Penataran di Jawa Timur. Matahari yang bersinar cukup terik, membuat dua sahabat ini mulai bergerak menjauh dari rombongan kawan lain, menuju sebuah pohon besar nan rindang. Beberapa tumpukan batu candi tampak ditata rapi membentuk lingkaran mengelilingi area. Secara tak sengaja, Putra tersandung batu berukuran sedang, berwarna merah yang sangat cerah, berbeda jauh dibanding batu-batu di sekitarnya. Bayu yang melangkah dibelakang, segera menarik tangan Putra agar ia tak sampai terjerembab ke tanah basah di sekitaran pohon. “Batu apa itu ?” tanya Bayu terheran-heran. Dengan sigap, Putra mengambil batu tersebut dari tanah dan membersihkannya. “Entah…” ucapnya perlahan. Saat Putra berusaha menggosok permukaannya dengan kain bajunya, tiba-tiba langit berubah menjadi gelap da...