Berbeda dengan dua seri M lainnya, ponsel Nubia N1 Lite dihadirkan untuk menyasar segmen low end yang belakangan ramai diserbu oleh beragam vendor dengan harga yang amat sangat terjangkau. Sepintas lalu cover belakang ponsel ini mengingatkan saya pada seri Asus yang hadir dengan grafir khasnya yang dapat dibuka laiknya ponsel murah jaman sekarang. Menilik sisi depan, sama sekali tak ditemukan tombol fisik ataupun haptic sebagaimana dua seri M. Sehingga bisa ditebak, bila tiga tombol pengoperasian Home, Back dan Pilihan baru bisa diakses ketika layar diaktifkan. Ini mirip dengan beberapa seri ponsel vendor lokal yang memiliki spesifikasi pula harga jual yang setara. Kemiripan ini rupanya tak hanya dapat dikenali dari konsep layar yang digunakan. Tapi juga opsi Menu dan Pengaturan. Yang meskipun sama-sama menggunakan Nubia UI sebagaimana seri M, namun kesamaan isinya mengingatkan betul pada menu standar vendor lokal tadi. Dari fitur Turbo Download yang mampu menggabungkan dua jaringan, w...