Siang ini saya kembali menyambangi kursi di ruang tunggu gate penerbangan domestik Bandara Ngurah Rai untuk belajar penulisan Karya Tulis /Ilmiah di Balai Teknik Air Minum, Margahayu Kota Bekasi, dalam rangka penguatan kapasitas Jabatan Fungsional Bidang BGPL/BGKP yang diselenggarakan oleh Dirjen Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum hingga hati Jumat 16 Oktober mendatang.
Agenda ini menindaklanjuti pengiriman draft Karya Tulis/Ilmiah sebagai salah satu persyaratan mutlak dalam pengajuan Kenaikan Jenjang Jafung Bidang BGPL Ahli Madya.Deg-degan...
Keberangkatan kali ini cukup unik, ditengah hebohnya isu kelangkaan BBM baik pertalite maupun pertamax di Kota Denpasar, yang mengakibatkan antrean mengular di sepanjang jalan menuju pertamina. Macet parah di beberapa titik. Itu sebabnya, saya memilih berangkat ke bandar udara jauh lebih awal, empat jam sebelum agenda boarding. Menunggu di bandara jauh lebih aman ketimbang kebingungan di jalan karena terjebak kemacetan. Bersyukur Driver Grab yang saya dapatkan tadi sangat ramah dan banyak bertukar pengalaman soal kesehatan dan kesehariannya. Perjalanan yang memakan waktu satu setengah jam jadi gak membosankan.
Dari Kabupaten Badung, saya berangkat sendirian. Sementara pengajuan awal sebenarnya berdua bareng sepupu. Tapi karena si Agus belum memiliki draft karya tulis, jadi untuk persyaratan kabarnya sampai hari ini belum dinyatakan lengkap dan layak proses. Sementara itu, perwakilan dari Kota Denpasar yang mendapat jatah panggilan 1 orang, kabarnya gak jadi berangkat, karena ia berencana pindah JF ke Penata Kelola Perumahan yang selama ini dia lakoni. Pun demikian adanya dari Kabupaten Tabanan, info terakhir sudah mendapatkan SK Pensiun Dini.
Adapun Karya Tulis/Ilmiah yang saya kirimkan sebagai draft pada agenda ini, mengambil ide pemikiran lama, yaitu Pengelolaan Data Teknis Kegiatan, yang dinaikkan dalam Laporan Diklat Tingkat IV tahun 2014 lalu. Disesuaikan dengan perkembangan telnologi yang lumrah digunakan saat ini, dan dikembangkan lebih jauh lagi. Semoga bisa lolos uji.
Ditemani segelas Mocha Latte milik Kopi'O, karena Point Coffee-nya Indomaret gak saya temukan di areal gate, rutinitas dinas luar pun kembali dilakoni.
Menuliskan isi kepala dan pengalaman perjalanan. 😅
Semoga semuanya bisa berjalan dengan baik juga.
Doakan yaaa...

Comments
Post a Comment