Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Diklat

Kompilasi File Tugas Proyek Perubahan Diklat PIM IV Pola Baru

Sebagaimana janji saya kemarin, bahwa di akhir postingan Diklat yang rencananya akan dituntaskan minggu ini, bakalan sharing file tugas yang disusun sejak awal, mencakup Kertas Kerja BreakThrough 1, Benchmarking Perorangan dan Kelompok, RPP atau Rancangan Proyek Perubahan dan tentu saja BreakThrough 2 atau yang dikenal dengan Laporan Laboratorium Kepemimpinan Instansional. Tentu untuk lingkup Diklat PIM IV. dan sebagai bonus tambahannya, disertakan pula beberapa file RAB, Time Schedule atau pelaksanaan Milestones, Handout Presentasi hingga draft Jurnalnya. Jikapun kelak ada kesulitan yang dialami baik untuk melakukan pengunduhan file hingga pemahaman materi, silahkan disampaikan disini. Semoga saja bisa bermanfaat untuk semua. 1. BreakThrough 1 2. Benchmarking Perorangan 3. Benchmarking Kelompok 4. Rancangan Proyek Perubahan 5. Rancangan Proyek Perubahan (Lampiran Tabel – RAB) 6. BreakThrough 2 (Laporan Laboratorium Kepemimpinan Instansional) 7. BreakThrough 2 (Time Schedule ...

Diklat PIM IV dan www.pandebaik.com

Sesekali usai semua publikasi cerita maupun foto, rasanya ya pengen juga untuk ber-Selfie atau Narsis istilah jaman dulu, selama masa pembelajaran Diklat PIM IV. Sekedar numpang tenar tentu saja. *uhuk Gambar pertama ini diambil saat pemaparan materi Seminar pertama di Badan Diklat gedung Jempiring, sehari sebelum masa Breakthrough 2 dimulai. Penampilannya sedikit lebih kurus dari biasanya, mengingat Gula Darah sedang tinggi-tingginya berbanding lurus dengan tingkat stress yang dirasakan. Gambar kedua datang dari Palembang, dimana www.pandebaik.com meminta kesediaan pak Pr@stikanala untuk berpose bareng, mumpung masih bisa. Siapa tahu kelak Beliaunya naik jadi Kadis Kesehatan atau Kepala RSUD Badung, minimal sudah pernah lah berfoto selfie bersama Beliaunya. He… Sedang yang ketiga, ini ceritanya lagi pengen foto ngGanteng bareng pak Gung Surya, peserta paling kalem selama Diklat PIM IV yang ada disebelah kiri, sedang kanan itu adalah peserta paling tegap lantaran hobby Beliaunya itu, n...

dan inilah 5 profile berPrestasi Diklat PIM IV Kabupaten Badung

Dibandingkan dengan 5 profile Menteri berPrestasi Istimewa Kabinet terakhir hasil pilkada langsung, saya yakin profile berikut jelas gag ada apa apanya. Akan tetapi jika hanya untuk dokumentasi blog, ya bolehlah kalo saya ingin bercerita sedikit tentang mereka. Kali aja kelak kalian bersua orangnya langsung, jadi bisa sok-sok akrab gitu deh. ‘Eh ini Bapak yang saya liat di blog www.pandebaik.com kan yah ? *hehehe… sambil promosi kan gag ada salahnya ya Profile pertama adalah pak dokter Arya, lengkapnya kalo gag salah dr. I Putu Arya Widiyana Pasek, kelahiran Oktober pertengahan tahun 72, menjadi Kepala UPT Puskesmas Mengwi III tepatnya disebelah timur kawasan Puspem Badung, merupakan sosok cerdas yang pernah dimiliki Dinas Kesehatan *menurut atasannya* dan penuh semangat saat diajak berdiskusi. Baik dari tema Seks dan perselingkuhan (ini ahlinya pasti), atau soal budaya Bali dan politik. Terutama jika berkaitan dengan Fencitraan hingga 16 Parpol dalam Kabinet Jokowi. Huahahaha… Belia...

Candid Camera Diklat PIM IV

Diantara beberapa gambar yang saya ambil secara diam-diam, satu dua merupakan ide candid yang direncanakan sebagai bahan candaan antar kawan, ada yang mengena, ada juga yang ketahuan. Berikut hasilnya. Pertama ada gambar Pak Nadu yang diambil di ruang tunggu Gate 20 Bandara Ngurah Rai, sesaat sebelum jadwal keberangkatan Benchmarking ke PalemBang. Ceritanya lagi pengen jahilin Beliau, diambil gambarnya bersama seorang turis dengan alur ‘ngambekan… entah yang bersangkutan menyadari atau tidak. Gambar diatas menampilkan Pak Wayan Darma yang ceritanya ‘gagal nawar’ :-p *sesaat setelah tiba di Palembang, mampir dulu ke Stadium *tapi bukan Stadium Jakarta loh ya… eh tiba-tiba si Bapak manggil gadis boncengan dan nanya-nanya. Entah apa yang ditanya, tapi hasilnya si gadis merenggut dan meninggalkannya :-p Kalo ini gambarnya mbok Mang Muliani, Kepala Sub Bagian Umum di Kantor Camat Kuta yang diambil secara tidak sengaja (tapi memang ada unsur kesengajaannya sih ya kalo dilihat lagi :p), saat ...

Diklat PIM IV dalam rekaman lensa

Berikut beberapa gambar yang masih tersimpan dalam perangkat ponsel terkait masa pembelajaran Diklat PIM IV Angkatan V Kabupaten Badung periode Mei – September 2014. Gambar pertama, formasi peserta Diklat PIM IV yang diambil sesaat setelah Penutupan 25 September lalu di Badan Diklat Provinsi Bali, minus pak Wayan Adi Sudiatmika yang saat itu sedang berada di Jakarta untuk tugas dinas. Hayooo tebak… www.pandebaik.com yang mana… *clue : yang merusak skala semua kawan  Gambar Kedua ini merupakan gambar pertama yang diambil secara bersama-sama dalam satu kelompok kerja, bimbingan Bapak Made Sedana Yoga, Coach Kelompok 2, minus ibu-ibu dan www.pandebaik.com yang mengambil gambar.  *lokasi di Bapelkes Tangtu, sebelahnya Dinas Perhubungan, lokasi Diklat Prajabatan Kabupaten Badung. Kalo gag salah ini bimbingan pertama kami di masa Breakthrough 1. Gambar berikutnya kalo gag salah, ini waktu sesi pengenalan potensi diri, dimana salah satu materinya, merenungi perjalanan hidup dengan ...

Yuk kita Jalan Lagi...

Masa Breakthrough 2 sudah masuk hari ke-3 saat kaki menginjakkan ruang kantor besok pagi. Sementara yang namanya jadwal atau tahapan Milestones, belum dijalankan sesuai rencana. Yang ada baru laporan pada pimpinan saja. Inginnya sih besok pagi itu mau ngadain rapat internal dulu, untuk menyampaikan maksud dan rencana Proyek Perubahan yang sejatinya memang harus melibatkan staf Teknis maupun Administrasi Permukiman. Tapi selain itu memang ada hal-hal yang  perlu dibicarakan bersama utamanya terkait kegiatan lapangan yang kini sudah masuk di pertengahan proses. Sekedar Info bahwa proses Diklat Kepemimpinan Tingkat IV yang saya lakoni sedari Mei lalu sebenarnya memang masih belum usai kegiatannya, yang kalau tidak salah baru akan berakhir minggu keempat Bulan September nanti. Dan masa Breakthrough 2 yang disampaikan diatas bisa dikatakan sebagai masa Off Campus, balik kantor namun tetap mengerjakan tugas utama Diklat yaitu mengImplementasikan Proyek Perubahan. Semoga bisa dilalui dengan b...

(dibalik) Seminar I Proyek Perubahan (2)

Lanjut dikit untuk empat pejuang perubahan lagi, di sesi kedua pasca makan siang kemarin. Yang ini pemilik www.pandebaik.com , membawakan soal Pengendalian Data Teknis Penanganan Jalan Lingkungan, satu inovasi kecil yang digarap sejak awal turun di Dinas Cipta Karya, dan masih dikembangkan, disempurnakan serta digunakan hingga hari ini. Berikutnya ada Bapak I Ketut Nadu., S.AP, Kepala Seksi Operasional, Damkar Kabupaten Badung. Punya hobi menulis dan bersuara tegas. khas anggota Damkar. mengambil ide inventarisasi perlengkapan di unit Damkar, biar gag tertukar antar unit ceritanya. Masih dari unit yang sama, Damkar Badung, Bapak I Ketut Mudja ini lebih familiar dengan panggilannya Pekak, sebagai Kasubag TU pada UPT Damkar Badung Utara membawakan materi soal data pegawai yang belum tertata. Memudahkan proses ceritanya… Terakhir ada Ibu Ni Putu Nugraheni, SE, Kepala Sub Bagian Humas Sekretariat DPRD Kabupaten Badung. Salah satu kawan Pra Jabatan saya yang terlupakan. hehehe… Beliau ini l...

(dibalik) Seminar I Proyek Perubahan

errr… gag usah banyak cerita dulu deh hari ini… salah set. seharusnya sih kemarin disempatkan nulisnya, bukan pagi ini. lantaran bendel dan masalah jadi numplek sejak pukul 8 tadi. jadi ya saya posting foto dulu aja kali ya ? (dibalik) Seminar I Proyek Perubahan… orang per orang… Pertama, namanya Ibu Ni Made Rai Sukarini, SE … Kepala Sub Bagian Keuangan BPPT Badung… yang membawakan materi… apa yah ? *maaf berhubung saya datangnya kesiangan, jadi terlewati deh untuk yang satu ini :p Yang ini, namanya Bapak Ida Bagus Putu Caniscahyana, SH , Kepala Sub Bagian Umum dari BPPT Badung, seorang Pembalap sejati… pula terlewatkan materinya :p kalo pengen tau sekali, bisa kontak ybs di nomor ponselnya  Nah, kalo yang ini namanya Bapak I Wayan Adi Sudiatmika, ST., MT . Beliau rekan kerja yang handal lulusan ITB Bandung. keren kan ? bertugas di Bappeda Litbang Badung sebagai Kepala Sub Bidang Sarana dan Prasarana Wilayah. Kawan sekamar saya saat Pra Jabatan dulu sekaligus juga kawan kuliah saya...

Persiapan Seminar I Proyek Perubahan

Fiuh… gag terasa yah sudah hampir jelang Seminar pertama Diklat PIM IV Angkatan V Kabupaten Badung. Padahal rasanya baru saja kami memulainya kemarin. Ada rasa capeknya disitu. Capek lantaran ngebut menyelesaikan dokumen RPP atau Rancangan Proyek Perubahan, dilengkapi dengan beberapa materi lain dari BT 1 atau BreakThrough 1, Benchmarking hingga Diagnostic Reading, pun dengan lembar bimbingan dan semacamnya yang lumayan menguras waktu, tenaga dan tentu saja biaya. Tapi yah… bersyukur aja deh baiknya. Toh semua itu bisa saya selesaikan lebih awal, gag kesusu atau terburu-buru, tinggal yang tersisa ya belajar menyampaikan materi lewat Seminar I presentasi Rabu besok. Kebetulan topik yang saya ambil masih merupakan lanjutan dari usaha tahun lalu, jadi kalo dari segi nafas sebetulnya gag banyak masalah. Yang susah cuma bagaimana menyingkat semua cerita itu dalam waktu 15 menit nanti. Oke deh, sementara waktu saya gag ingin bercerita banyak dulu. Mungkin besok usai Seminar, semo...

Masih tentang Palembang

Saat daratan mulai terlihat dari kaca jendela pesawat, mata tertumpu pada satu area luas yang lebih mirip Galian C, berada di pinggiran jalan besar dua lajur namun masih minim kendaraan. Selengang inikah Kota Palembang ? bathinku saat itu… Tidak salah memang jika hal tersebut terlintas di benak untuk beberapa saat. Yang ada hanya satu dua kendaraan roda dua terlihat melintas tanpa teman. Segera saat mata tertumpu pada ujung jalan yang masih berupa tanah dan tertutup lahan, oh… ini jalan baru yang belum dibuka rupanya. Hal ini akhirnya terungkap saat bapak Agung Nugrogo, Kepala Dinas Kebersihan Kota Palembang bercerita tentang usaha mereka dalam mengatasi sampah, drainase dan permukiman kumuh. Paparan atas beberapa pertanyaan dan apresiasi yang kusampaikan di sela kunjungan kami, tahap Benchmarking Diklat PIM IV Kabupaten Badung ke kota Pempek sedari Senin lalu. Terima Kasih juga pada mata dan ingatanku. Karena masih bisa mengingat nama jalan Kapten Rivai, dimana saat kami me...

Pengalaman Baru Palembang

Saat kami tiba di kota Pempek ini, satu hal yang terbayang di benak adalah… Kota Denpasar. Ya, situasi dan kondisimya gag beda jauh dengan kota kelahiran, baik dari model bangunannya yang masih sangat jarang ditemukan gedung tinggi, juga soal kebersihan dan lingkungannya. Jadi bisa dikatakan gag banyak perubahan hati ataupun mata yang dirasakan. Palembang punya luasan 40ribu Ha kalo gag salah ingat. Tidak jauh dari luasan Kabupaten Badung, tempat kerja kami di Bali. Akan tetapi jika mau disandingkan dari sisi lainnya, di Palembang tidak kami temukan yang namanya Sampah berserakan, Pengemis berkeliaran dan Pak Polisi yang berjaga di setiap persimpangan jalan. Mungkin menurut kalian bisa berbeda kelak. Soal sampah, kami akhirnya tahu mengapa bisa sedemikian hebat. Palembang infonya pernah mendapatkan predikat Kota Terjorok di tahun 2005 lalu. Akan tetapi berkat komitmen pemimpinnya saat itu, trofi Adipura sebagai lambang kebersihan akhirnya bisa diraih tahun berikutnya. Hingga kini ...

Galau Malam Minggu

Meh… kanti jam segini belum jua kena aer mandi sejak pagi tadi… masih asyik mindahin beberapa video buat bekal si cantik senin nanti. Kini ia sudah bisa minta tambahan materi baru di tabletpc Samsung Galaxy Tab 7+ hasil hibah beberapa bulan lalu. Mintanya sederhana, video musik anak anak atau yang ada gambar anak anaknya. Menggalau nih ceritanya… Apa boleh buat, rencana kami untuk melaksanakan Best Practise, salah satu agenda Diklat PIM IV yang sudah dilakoni sejak tanggal 5 Mei lalu, kini sudah masuk ke tahap III, dan mau gag mau ya harus ikut ambil bagian sebagai bahan tambahan tugas dan ujian Juli nanti. Sesuai keputusan, kami akan mampir ke Palembang… Sumatera… errr… *cek Google… Selatan. Kota terbesar kedua di tanah Sumatera katanya. Info dari panitia Diklat, suasananya mirip-mirip Kota Denpasar, cuma sedikit lebih bersih *uhuk Palembang akan jadi sasaran kami selama satu minggu kedepan. Kalo gag salah, locus yang akan kami sasar ada Periji...

Pulang...

Gag biasanya hari ini semangat tiba tiba menurun… capek… pikiran, fisik, juga mood. Padahal gag banyak aktifitas yang dilakukan seharian tadi. Hanya olah raga pagi, dan belajar. Mungkin karena tugas RPP yang kini sudah semakin terlihat kesulitannya. Baik secara pemahaman alur berpikir, dan juga secara isi materi yang antar satu kelompok dengan kelompok lainnya, berbeda persepsi. Padahal sejak awal sudah berusaha menyeragamkan bentuk dan format, agar bisa satu bahasa. Tapi kehendak mengatakan lain. Entah kenapa juga wajah kawan kawan sejak pagi tadi rata-rata terlihat lesu. Beberapa bahkan mengeluh lelah dan memilih untuk tidak terlalu aktif selama jam pembelajaran. Praktis, suasananya pun jadi semakin suram. Apa ada kaitannya dengan penutupan Dolly yah ? atau beredarnya transkrip abal-abal antara bu Megawati dengan Jaksa Agung ? atau bisa juga gara-gara Piala Dunia yang kini sudah mulai kelihatan mana yang dipaksa pulang kampung… tapi yang jauh lebih masuk akal ya soal...

Catatan Malam Minggu

Off Campus… Terhitung kemarin sore, bubaran belajar mata pelajaran Pak Partha, akhirnya kami bisa pulang juga dan berkumpul kembali dengan keluarga, sambil bercerita semua keanehan, kelucuan hingga tragedi bikin malu 3 menitan bimbingannya Bu Anny. Tapi sudahlah… semua itu toh kelak tetap akan menjadi cerita kami serta kenangan akan masa Diklat PIM IV… Touring… Tadi pagi, meluncur sendiri ke beberapa lokasi proyek tanpa mengajak atasan maupun bawahan, menggunakan motor ‘klingon’ plus bekal materi yang sudah disiapkan lengkap dalam gadget. Mulai dari Desa Dalung, Kerobokan Kaja, Kerobokan, menelikung ke Tibubeneng dan Canggu. Diselingi makan siang di pertigaan jalan kantor Camat Kuta Utara, perjalanan berlanjut ke Kerobokan Kelod, Seminyak, Tuban dan Kuta. Semua dilakoni dalam sehari. Fiuh… melelahkan tentu. Tapi sebenarnya… *eh daritadi saya cerita pake awal huruf T yah ? Ganti deh… Namun sebenarnya, agenda Touring dadakan ini gag se...

Mengenal Potensi Diri

Pagi ini kami sudah menginjak hari ke-3 Tahap III Diklat PIM IV Angkatan V Kabupaten Badung, masih tetap berada di lingkungan yang sama meski berbeda penempatan kamar. Ada banyak perubahan tentu saja. Baik dari emosi, tata bergaul, pola hidup hingga yang remeh temeh penataan dan isi ruangan masing-masing. Katakanlah untuk saya pribadi, tidak banyak item yang saya bawa kali ini. Hanya beberapa potong baju, satu celana pendek dan panjang, dan jaket. item terakhir lantaran setiap sore hari, saya memilih pulang kerumah untuk sekedar bertemu barang sebentar dengan anak, istri dan orangtua. Mumpung dekat. Balik ke Diklat dan materinya, kemarin kami dibimbing oleh ibu Anny Pratiwi. Beliau membawakan Pengenalan Potensi Diri selama seharian penuh dan akan ditambah porsi setengah hari lagi kali ini. Apa saja isinya ? Unik, menggelitik, menarik sekaligus bikin ngikik. Ah sudahlah… ini penggunaan bahasa yang ngawur. Abaikan saja :p Tapi serius. Sesi kemarin, membuat kami bisa mengetahui jati ...

Off Campus

Matahari !!! Huuu Haaaaaa !!! Selamat Pagi !!! Pagi Pagi Pag… *eh  Mimpi apa nih ? Mih… Maaf Maaf… yang tadi itu ceritanya Yel Yel kami, kelompok Matahari (tapi bukan Bunga Matahari Shincan loh yah…) yang begitu dibanggakan saat dipamerkan didepan dua puluh peserta Diklat PIM IV Angkatan V Kabupaten Badung… Meski gag dapet Juara Umum dan menyabet emas, tapi pengalaman kali ini memang amat berkesan… apalagi pernah punya pengalaman jatuh dan amnesia saat outbound masa prajabatan terdahulu. Jadi bisa dikatakan yang sesi hari terakhir itu merupakan sesi bertahan hidup normal… ups… Jika tulisan dua makan siang kemarin ada kaitannya dengan tulisan sebelumnya yang golput itu, maka tulisan kali ini ada kaitannya juga dengan tulisan sebelumnya yang… eh yang mana yah ? Jadi ceritanya nih usai melakoni 13 hari kerja On Campus di pendidikan pola baru ini, semua peserta angkatan V Kabupaten Badung (sebetulnya angkatan pertama di kabupaten Badung ...

Pagi di Balai Diklat Provinsi Bali

Alarm berdering nyaring dalam dinginnya gelap kamar, membuatku bangun tersentak dan menuju ponsel untuk mematikannya agar tak mengganggu nyenyak tidur kawan lain. Waktu menunjukkan pukul 4.30 pagi. Aku masih berada di gedung Padma 09. Bersyukur dalam keseharian bisa memiliki pola pencernaan yang cukup lantjar, sehingga meski bangun pagi begini gag perlu menunggu lama untuk bisa menyambar giliran pertama membuang hajat. Satu rutinitas yang belakangan makin sering dilakukan selama masa pendidikan. Usai mengganti celana dengan training, mengenakan kaos kaki, aku kembali merebahkan diri di kasur empuk berukuran single bed, yang tampaknya jauh lebih baik ketimbang saat prajabatan sepuluh tahun lalu. Jari jemaripun lantjar membuka satu persatu halaman sosial media dan mata mulai membaca satu dua hal yang menarik untuk disimak. Waktu masih menunjukkan pukul 5.00 pagi. Diluar derit lemari dibuka mulai terdengar. Beberapa kawan tampaknya sudah mulai sadar dari mimpi mereka. Sesuai jadwal, kami ...

Integritas, Profesionalisme dan Akuntabilitas

Topik diskusi kami hari ini adalah sebagaimana yang tertulis dalam judul posting diatas. Integritas, Profesionalisme dan Akuntabilitas. Tiga Nilai Utama (yang seharusnya ada dalam setiap) Pejabat Birokrasi Negeri ini. Kira-kira begitu. Sayangnya dalam praktek dan kisah nyata, jarang ada yang memiliki ketiga Nilai Utama tersebut. Sehingga tidak heran apabila sebagian besar pejabat birokrasi negeri lalu tertangkap KPK atau terjerat kasus hukum baik dalam perjalanan masa jabatan atau malahan di akhir masa jabatan. Studi Kasus ya… Ketua BPK kemarin. Yang tersulit dari ketiga Nilai Utama tersebut adalah Akuntabilitas atau bertanggungjawab, yang rupanya terbagi atas tiga jenis yaitu Akuntabilitas Politik, Keuangan dan Administrasi atau proses. Semua hal tersebut terkait pada bidang yang dibidani. Overall, tiga Nilai Utama tersebut akan dapat diwujudkan apabila terdapat kesesuaian antara Pikiran, Perkataan dan Perbuatan yang mengarah pada kebaikan berEtika, yang secara kebetulan pula sam...

Diklat PIM IV Angkatan V Kabupaten Badung 2014

Dalam rangka meningkatkan Kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Kabupaten Badung, serta menghasilkan calon pemimpin yang siap menghadapi serta melakukan perubahan di masa yang akan datang, Badan Kepegawaian Kabupaten Badung menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan IV Angkatan V Kabupaten Badung Tahun 2014 di Balai Diklat Provinsi Bali pada tanggal 6 Mei tadi pagi. Acara yang dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kabupaten Badung didampingi oleh Kepala Balai Diklat Provinsi Bali serta Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten Badung ini, diikuti oleh 30 peserta dari berbagai SKPD di lingkungan kerja Kabupaten Badung dengan menggunakan pola Baru Pendidikan dan Pelatihan yang sedianya akan dilaksanakan selama 98 hari kerja. Adapun pola Baru yang diterapkan kali ini memiliki 5 (lima) tahap pembelajaran dimana perubahan yang terjadi lebih mengarah pada pengurangan jam tatap muka untuk penyampaian teori atau classical. Menurut Kepala Balai Diklat Provinsi Bali, pola ini mas...

10.30 malam Satu senin Awal bulan Mei

Karantina… sedari awal sudah mulai terbayang bagaimana repotnya kelak. Dari menyiapkan berbagai persyaratan, meneruskan dan melimpahkan pekerjaan, hingga perubahan perilaku pun sejak awal sudah terpikirkan. Kasihan. Hanya itu yang terlintas pada intinya. Kasihan pada istri, anak dan juga rekan-rekan staf dan atasan langsung. Karena akan ada banyak perubahan saat aku tak ada di tempat yang sebenarnya. Tapi ya… mau tidak mau semua harus dijalani. Demi… masa depan kami kelak. Tepat setahun jabatan itu aku sandang. Namun sayang, modal utama untuk menjalaninya tak kupunya. Ibarat mengendarai motor, SIM belumlah bisa kupegang. Dan inilah saatnya. Tak banyak harapan yang aku impikan. Bisa melewati hari, menjalani kewajiban, menyelesaikan pekerjaan, dan pulang kembali dengan selamat. Tapi yang terpenting kini hanya satu. Bisa tidur nyenyak… Karena sudah tabiat, tidur diluar rumah selalu bawaannya gelisah.