Skip to main content

Posts

Showing posts with the label BLackberry

Tentang mengoleksi #HPjadul BlackBerry

Dulu itu memang gak pernah beli atau punya ponsel BlackBerry. Mungkin karena sudah tahu duluan kalau fungsi perangkat satu ini kelebihannya berada di BBM alias BlackBerry Messenger yang fenomenal itu. Bisa nge-Ping teman dan bahkan kebiasaan ini malah terbawa sampai jaman WA, ngetik P P P untuk menyapa orang. Pertama kenal dan tahu jeroan ponsel BlackBerry, dari atasan saya Ibu Aries Sujati jaman masih ngantor di Dinas Bina Marga dan Pengairan lantai 3 area Puspem Badung. Era BB Bold 9000 yang masih menggunakan tombol gulir. Dari situ jadi paham bahwa ni ponsel memerlukan jaringan internet untuk bisa on -menerima dan mengirim pesan BBM- yang mana persoalan paket data masih cukup mahal jaman itu, termasuk jika kalian tergolong pengguna bisnis, baru bisa merasakan manfaat fitur utama perangkat BlackBerry lainnya yaitu Push Email. Semacam email yang datang tepat waktu -karena jaringan data on terus- namun dengan ukuran yang lebih compact dari yang seharusnya. Katanya sih berkat server mil...

BlackBerry, Pernah Dengar ?

Nama BlackBerry di jamannya sudah dapat dipastikan menjadi jaminan mutu akan tingkat popularitas dan kecerdasan seseorang dimata lingkungan dan teman-temannya. Tapi tidak termasuk saya.  Selepas menikmati masa jaya Nokia di era ponsel pintar Symbian dan juga PDA phone berbasis Windows Mobile jaman itu, saya memilih untuk langsung loncat ke ponsel Android gegara racun dari sejumlah majalah. Pilihan ini infonya sempat digunjingkan dalam sebuah forum BlackBerry Messenger Grup beranggotakan sejumlah besar kawan masa sekolahan putih abu, yang merasa aneh dengan pengakuan kawan pada saya yang katanya kenal teknologi, tapi kok tidak menggunakan ponsel BlackBerry ? Alasan sederhananya memang karena tidak menyukai teknologinya yang masih amat terbatas jika dibandingkan jenis ponsel sebelumnya di masa yang sama.  Masih ingat dengan ponsel yang harus diRestart ketika perangkat BB kalian sudah mulai lelet akibat kehabisan memory ? Atau tombol gulir yang harus dibersihkan secara berkala ag...

Kopi dan BlackBerry 7100 series

Menikmati kopi di pagi hari sepertinya sudah menjadi satu keharusan sebelum memulai aktifitas rutin. Sebagaimana kali ini, yang kebetulan absen ngopi lantaran harus berburu menu sarapan terlebih dulu usai olahraga dan mandi. Malah jadi tak nyaman saat berkendara tadi.  Meski apa yang dicari sudah klop ditemukan, menikmati kopi tetaplah satu hal wajib dilakukan demi ketenangan pikiran. Maka agenda jemur matahari pun dilakoni untuk bisa ngopi. Mumpung libur rahinan Pagerwesi, sembari mengagumi perangkat BlackBerry 7100 series yang rupanya sudah ada sebanyak enam unit aja.  Kalian pernah menggunakan salah satu dari seri ini ? 

BlackBerry 7100 series

Tadinya saya pikir ponsel BlackBerry itu rerata bentukannya bulky, melebar ke samping dengan deretan keyboard qwerty di sisi bawah layar. Tapi setelah melihat seri Pearl 8100 dan 9105, rupanya ada juga ponsel BB yang bentukannya ramping laiknya perangkat pda di jamannya. Yang tetap menghadirkan barisan keyboard qwerty namun harus berbagi per dua sampai 3 karakter di setiap tombolnya. Dan keypad numerik berada di posisi tengah laiknya perangkat ponsel feature phone lainnya.  Bahkan, jauh sebelum Pearl 8100 yang sudah menggunakan tombol gulir lahir, rupanya BlackBerry juga pernah merilis beberapa seri perangkat bentukan ramping atau yang dikenal dengan versi BlackBerry 7100.  Saya sendiri beruntung bisa mendapatkan beberapa model diantaranya seperti : - BlackBerry 7100T (2004) - BlackBerry 7100V (2004) - BlackBerry 7100i (2005) dengan antenna dan  - BlackBerry 7100X (2005).  Yang punya desain ramping, keypad numerik dan qwerty sekaligus.  Kalian pernah menggunakan...

ngeCarger HaPe Jadul

Seharian ini iseng nyobain ngeCharge beberapa ponsel jadul, yang belakangan ada yang digunakan lagi sebagai Media Player saat beberes rumah, atau menemani perjalanan di audio kendaraan. Mengingat satu dua perangkat diantaranya, memiliki internal storage ukuran GB sehingga masih bisa dilakukan penyimpanan sejumlah file musik era lama berformat MP3, buku komik eBook, atau film-film box office yang memang pengen ditonton lagi sembari santai. Dari HTC One X yang kemarin ditebus selembar uang kertas merah, Nokia 6500 classic dengan penyimpanan 1 GBnya, BlackBerry Passport dengan internal 32 GB, BB 9800 yang konstruksinya slide alias geser, Sony Ericsson P990, atau Motorola Blur yang punya desain layar putar dengan OS Android 2.1. Tidak lupa Seuic P90 si Barcode Scanner. Ternyata mengasyikkan juga bisa berinteraksi dengan mereka lagi. Mengingat kembali bagaimana rasa yang dulu pernah ada. Dari membuat pesan sms dengan menekan tombol numerik ala Nokia, mengambil gambar dari kamera ponsel yan...

#HPjadul BlackBerry Passport untuk Multimedia Player

Ternyata untuk bisa menikmati file Multimedia baik musik ataupun film pada perangkat BlackBerry Passport 705F secara offline, gak semudah bayangan bagaimana sebuah ponsel disambungkan ke sebuah pc komputer, seperti halnya hp Android masa kini. Masih harus menginstalasi Drivers USB BlackBerry for PC sebesar 12 MB yang diunduh dari laman website hasil pencarian Google, dan juga aplikasi Device Manager yang berukuran 70 MB. Baru deh internal storage ponsel bisa dilihat dengan sukses di layar monitor. Secara penampilan, seri Passport yang diluncurkan pada pertengahan tahun 2014 silam ini sebenarnya gak kalah keren dari ponsel-ponsel Android jaman Now maupun #HPjadul di masa lalu. Apalagi layar sentuh yang disematkan sudah tergolong responsif dan jauh lebih ketimbang seri-seri serupa milik BlackBerry sebelumnya. Hanya saja dengan dimensi rasio 1×1, beberapa video yang ditonton melalui laman YouTube jadi terpotong sisi kanan kirinya menghilangkan semua tampilan gambar maupun tulisan yang ber...

#HPjadul Mengumpulkan BlackBerry series

Jaman orang belum begitu heboh pake BBM alias BlackBerry Messenger  pernah punya keinginan untuk memiliki salah satu seri lawasnya gegara jatuh cinta lihat iklan di kantor operator IM3 Gatsu, yang saat itu lagi gencar menawarkan paket internet bisnis. Saya sendiri jaman itu masih pake ponsel pda T-Mobile MDA II alias kembarannya O2 XDA II. Eh, gak tahunya kesampean juga buat dipegang. Lantaran temen SMA ada yang nelpon minta tolong diperbaiki, berhubung ponselnya gak bisa berfungsi baik. Gak paham juga kenapa nelponnya ke saya, bukan ke gerai BlackBerry. Setelah diperiksa, dugaan awal waktu itu, ada problem di software. Lalu iseng install ulang OS-nya, dan berhasil. Ponsel bisa berfungsi baik kala itu. Kalau ndak salah model Badak aka Transformers, 8700 series. Yang pake trackwheel di sisi samping. Nah pas pindahan kantor ke Puspem Badung, atasan sempat meminjamkan ponsel BB paling keren di masa itu, untuk dipelajari isinya. PR-saya cuma satu, yaitu mengajari Beliau hal-hal yang ma...

Bye Bye #BlackBerry

Pada masa ponsel BlackBerry begitu menggoda, tepatnya era Bold 9000 dirilis ke pasar dunia, saya sempat naksir dengan seri lawas mereka, BlackBerry Huron 8830. Masih pake tombol gulir yang wajib dibersihkan secara berkala, dan bentukannya yang nyaris persegi memberi nuansa beda dibandingkan seri BB lainnya. Cuma gak pernah kesampean karena kehalang budget. Begitu juga saat BlackBerry memperkenalkan seri layar sentuh pertama mereka, Storm. Ngebetnya ya karena faktor layar sentuhnya itu. Berhubung sempat ilfil dengan tampilan keyboard dibawah layar perangkat BlackBerry, yang meskipun dipandang paling nyaman dalam penggunaan, tapi dicopy gitu aja oleh banyak ponsel cina jaman itu. Cuma sayangnya, kelemahan BlackBerry Storm dalam info awal yang diterima, hadir justru dari sensitivitas layar sentuhnya itu. Gak senyaman ponsel dengan fitur serupa dari brand lainnya. Baru diperbaharui oleh seri Torch yang fenomenal itu. Saya termasuk yang gak pernah pegang ponsel BlackBerry saat perangkat ini...

BlackBerry bikin penasaran untuk dikoleksi

Dulu itu sama sekali gak pernah terbayangkan di benak kalau satu saat bakalan punya ponsel BlackBerry sebanyak ini. Mengingat image ponsel BlackBerry yang ada di kepala, masih kalah jauh kemampuannya dengan personal digital assistant atau pda yang pernah saya pegang sebelumnya, khususnya dalam kaitan pekerjaan. Maka itu, ketika ponsel BlackBerry begitu hype dari jaman seri Bold 9000 sampai Gemini yang mengedepankan jualan BlackBerry Messenger atau BBM, saya gak tertarik sedikitpun untuk memilikinya. BlackBerry merupakan sebuah produk telekomunikasi besutan RIM asal Canada, yang memiliki banyak fitur dan kelebihan, berguna bagi mereka, para korporat atau pekerja kantoran, dimana kebutuhan utamanya lebih pada penerimaan email yang realtime dan cepat, juga percakapan atau messenger yang bisa merangkul banyak orang atau pengguna dalam satu ruang atau group. Teknologi inilah yang belum dimiliki oleh banyak brand ponsel lainnya jaman itu. Meski sudah ada beberapa aplikasi yang mampu mengimba...

4 Tahun berburu #HPjadul sudah punya apa saja ?

Semua berawal dari sebuah Nokia 7650, ponsel favorit saya jaman awal mengenal teknologi telekomunikasi lewat brand Nokia, dan juga seri Communicator ternama E90 yang dibeli dari seorang bapak-bapak lewat lapak OLX di satu sore. Sudah hampir 4 tahun lamanya berburu #HPjadul ternyata satu lemari kaca dengan tinggi 2 meter dan sudah disekat menjadi 10 bagian, penuh semua dengan 200an ponsel dan pda dari berbagai brand dan jaman. Semua ini gak lepas dari dukungan istri yang memberi restu untuk memulai hobi tahun 2017 lalu, akan sebuah masa remaja yang tak kesampean. Merekam kejayaan Nokia pada jamannya, juga BlackBerry yang sempat menghebohkan tanah air satu dasa warsa lalu, tak lupa barisan pda perangkat kebanggaan dalam jangka waktu yang lama. Dikumpulkan dan dipajang sebagai pengingat waktu ada saat dimana desain ponsel begitu unik dan menarik. Dari sekian lamanya berburu, masih ada hasrat untuk memiliki beberapa seri milik Nokia yang cukup susah dicarinya. Macam Nokia 3300b yang punya ...

#HPjadul BlackBerry Pearl 9105, Numerik Empuk berJaringan 3G

Ada banyak pilihan perangkat ponsel pintar yang dirilis oleh BlackBerry saat demam BBM atau BlackBerry Messenger melanda konsumen lokal Indonesia tahun 2010 silam. Salah satunya adalah seri Pearl 9105. BlackBerry Pearl 9105 dihadirkan ke pasar global mengandalkan jaringan 3G yang saat itu sedang menjadi trend bagi pengguna ponsel tanah air, serta lensa kamera belakang dengan resolusi 3.2 MP. Uniknya, jika BlackBerry sejak awal kemunculan diminati banyak orang lantaran menghadirkan thumbboard qwerty yang empuk, maka seri Pearl 9105 ini justru kembali menggunakan keypad numerik laiknya ponsel klasik jaman dulu, sehingga dari segi dimensi, membuatnya jauh lebih ramping dan nyaman digenggam satu tangan. Untuk kebutuhan navigasi, seri Pearl 3G 9105 ini sudah mengadopsi sistem sentuh alias TouchPad laiknya ponsel BlackBerry yang dirilis pada tahun yang sama, namun tanpa fungsi sentuh pada layar utamanya. #BlackBerry #Pearl #9105 #3G

#HPjadul 7 Ponsel Pengubah Mainstream

Menurut majalah Telset edisi jadul, ada 7 ponsel pengubah mainstream yang diciptakan dengan segudang inovasi menjadikan ponsel yang tadinya hanya berfungsi sebagai sarana telekomunikasi dan pesan, kini menjadi perangkat mobile yang multifungsi. Apa saja ponsel yang dimaksud, berikut 4 diantaranya dan berhasil saya miliki. iPhone Dari awal kemunculannya pada tahun 2007 silam, ponsel yang memperkenalkan layar sentuh dengan menggunakan jari tangan dan bukan perangkat tambahan stylus ini terus menjadi perhatian banyak konsumen luar maupun tanah air. Meski secara spesifikasi dapur pacu kerap tertinggal dari rival utamanya Android, tapi soal inovasi ? Jangan ditanya. BlackBerry Meski pada akhir si gempal berkeyboard qwerty ini harus rela menyerahkan tampuk mahkotanya pada barisan ponsel Android, tapi siapa sih yang gak tergila-gila pada BBM dan Push Emailnya jaman itu ? Gak termasuk saya sih. Nokia 9000 Communicator Keluarga Commie pertama miliknya Nokia ini kabarnya sih merupakan ponsel pin...

iPhone vs BlackBerry Taken 3 (2015)

Jika dalam plot cerita Taken (2008) lebih menonjolkan penggunaan ponsel Nokia seri N, maka pada episode ke-2 dari filem yang sama 2012, lebih berfokus pada penggunaan Apple series meliputi iPhone, iPad dan satu perangkat tekomunikasi yang menyerupai iPod Nano 6th Generation, pemutar musik yang sekaligus dapat dipergunakan sebagai jam tangan. Sementara itu dalam trilogi terakhir Taken (2015) yang masih dibintangi oleh Liam Neeson sebagai Bryan Mills, perangkat ponsel yang hadir berasal dari 2 brand ternama. iPhone dan BlackBerry. Namun uniknya dalam hal penggunaan atau pemakaian kedua ponsel dari brand ternama tersebut, dibagi menurut usia atau generasi penggunanya. Mereka yang masuk usia anak muda lebih banyak menggunakan perangkat pintar berbasis iOS, sedangkan para orangtua menggunakan BlackBerry. Kebetulan atau tidak, coba kalian saja yang menilai.

#HPjadul BlackBerry 9500 Storm

Saat pasar dihebohkan dengan kehadiran iPhone, sebuah ponsel pintar berlayar lebar yang responsif pada sentuhan jari tangan, BlackBerry kelihatannya merasa gatal dan merilis seri Storm 9500 series tak lama setelahnya.  Storm adalah kode penamaan untuk perangkat ponsel BlackBerry, mengadopsi layar sentuh tanpa kehadiran thumbboard qwerty nyaman dan empuk, yang sebelumnya sudah identik dengan nama besar mereka.  Bagi pengguna setia BlackBerry, kehadiran Storm 9500 series awalnya bisa dikatakan menjadi alternatif baru lantaran fitur utama dan keunggulan yang ditawarkan tergolong mumpuni disandingkan dengan seri sebelumnya yang masih mengandalkan tombol gulir trackball sebagai akses menu dan operasional ponsel. Namun demikian, seiring kelemahan penggunaan yang makin banyak diungkap oleh publik, dimana salah satunya terkait respon sentuhan pada layar yang kurang memuaskan, Storm 9500 series dengan segera diperbaharui lewat 9550 series. Infonya, semua k...

#HPjadul BlackBerry 9000 the Silent Killer Nokia phones

Riuhnya pasar ponsel tanah air pasca dirilisnya iPhone yang memperkenalkan teknologi layar sentuh pertengahan tahun 2007, tak membendung kuasa RIM saat meluncurkan seri fenomenal milik brand BlackBerry, Bold 9000.  Bentukan yang bulky lengkap dengan keypad qwerty empuk, tombol gulir yang leluasa dan penawaran aplikasi chat terbaik di jaman itu, membuat Bold 9000 menyeruak masuk ditengah serbuan ponsel Nokia multimedia series. Jangan pula dilupakan fitur keren push email bagi para profesional muda yang memungkinkan kalian menerima surel secara real time dan segudang fitur tambahan yang siap menemani keseharian penggunanya.  BlackBerry Bold 9000 bisa dikatakan ujung tombak pembuka jalan bagi BlackBerry series lainnya, ditengah rasa bosan pengguna ponsel tanah air pada hegemoni Nokia yang tiada habisnya.  Adalah BlackBerry Messenger atau yang lazim dikenal sebagai istilah BBM, menjadi daya tarik terbesar mengingat kemampuannya yang multi guna, sarana komunikasi sejumlah...

#HPjadul Mengenal Perjalanan sebuah brand bernama BlackBerry

Siapa sangka jika nama besar BlackBerry yang dulu sempat beken dan merajai pasar pada tahun 2007an, berawal dari sebuah perangkat kecil yang berfungsi sebagai penyentara pesan telekomunikasi dengan panggilan ‘tididit’. Yup, Pager. Bahkan sampai ada lagu rap-nya pula. Anyway, bukan pager tanaman loh ya. Infonya perangkat BlackBerry sudah diperkenalkan jauh sebelum Bold series 9000 dilahirkan ke pasar global. Tepatnya lewat model 7290 dkk yang saat itu masih mengadopsi layar warna terbatas dan akses menu menggunakan media thumbwheel yang ada di sisi kanan perangkat. Tanpa lensa kamera di sisi punggung, dan tentu saja tanpa BlackBerry Messenger. Aplikasi Chat antar kawan yang fenomenal itu. Lalu ada BlackBerry Badak atau 8700 series yang diperkenalkan pada tahun 2004 silam. Beberapa peningkatan spek diberikan baik dari dimensi layar, kapasitas warna, juga memori. Namun tetap tanpa lensa kamera dan BBM. Secara wajah, sudah mulai ada bibit bulky lengkap dengan tombol putus sambungnya telepo...

#HPjadul BlackBerry Torch 9810

Ini adalah BlackBerry pertama yang saya miliki… Emulatornya. He… Becanda. dan berhasil menipu banyak orang yang ‘prejani’ meminta pin BBM dan kebingungan saat gak bisa di add/invite lantaran ‘hanya sebuah ilusi semata’. BlackBerry yang begitu tenar pasca kehadiran seri Bold 9000, di akhir era 2010an mengambil pangsa pasar Nokia dan berhasil pula mengubah wajah ponsel menjadi full qwerty dan bulky. Meski saat ini popularitasnya sudah jauh tergilas oleh pasar Android dan Samsung, tapi nama BlackBerry masih tetap awet. Bahkan infonya beberapa seri terakhir masih berusaha diluncurkan namun tanpa penggunaan BlackBerry OS yang sudah lama dihentikan pengembangannya. Termasuk BBM atau BlackBerry Messenger pun harus mengaku kalah jauh disanding Whatsapp. Saya sendiri bukan pengguna BlackBerry di jamannya. Mungkin karena sudah terlanjur jatuh cinta dengan perangkat sentuh Android, yang saat itu masih dalam tahap pengembangan. Kalimat ‘maaf ya saya gak punya BBM’ kepada semua kawan yang meminta P...

#HPjadul BlackBerry Passport Elegan nan Mewah

Mengoperasikan perangkat BlackBerry yang sejujurnya memang belum pernah dipegang dan dimiliki saat era jayanya, membuat saya sedikit kebingungan saat pertama kali mencoba menyalakan dan menggunakan seri Passport, salah satu ponsel dengan desain yang mewah. Dominasi layar sentuh berbentuk bujur sangkar rupanya menghilangkan fungsi navigasi dan tombol menu yang selama ini lekat dengan wajah handheld BlackBerry. Bahkan sampai seri Torch dan Storm yang juga mengadopsi layar sentuh, terpantau masih menggunakan kedua tombol tersebut. BlackBerry Passport kalau tidak salah dirilis pada pertengahan tahun 2014, dengan dibekali spesifikasi standar masa itu. Internal memory 32 GB dan RAM 3 GB serta prosesor Quad Core, mencoba bersaing dengan sejumlah perangkat Android dan juga iPhone yang sudah lebih dulu menggerogoti pasar global. Sayang, sebagaimana perangkat besutan BlackBerry lainnya di masa itu, Passport tidak mampu mengembalikan kedigjayaan mereka terdahulu. Namun demikian, untuk saat ini, s...

#HPjadul BlackBerry era

Saya bukan pengguna BlackBerry di jamannya, hanyalah seorang pengagum biasa… Perangkat BlackBerry sebenarnya gak asing saya lihat era 2006/2007 baik dari media cetak seperti Chip atau Info Komputer, maupun saat wara-wiri pulang ke rumah istri, melintasi gerai operator Indosat di jalan Gatot Subroto Barat. Baliho besar didepannya kerap menyajikan iklan gambar perangkat BlackBerry jaman old dan menawarkan hal-hal yang masih awam saya temui di dunia perponselan. Nama BlackBerry baru melesat di tanah air sejak kemunculan seri Bold 9000 yang saat itu dibawa oleh atasan saya Ibu Mas Aries Sujati, istri Bupati Buleleng dimana saat ini sedang memangku jabatan sebagai salah satu DPRD Provinsi Bali dari Dapil Buleleng. Berhubung teknologi yang diperkenalkan masih baru gres, saya diminta mempelajari fitur dan cara operasional umum seperti penyimpanan kontak, sms dan lainnya dalam waktu singkat. Sekedar informasi, BlackBerry Bold 9000 adalah seri termahal dari yang pernah dirilis jaman itu. Masih ...

#HPjadul BB 8707v si Bulky buat Kalangan Pebisnis

Ditengah keriuhan PDA Phone berbasis Windows Mobile yang dirilis bergantian oleh berbagai vendor ternama, dari Canada memperkenalkan Blackberry 8707 series, salah satu perangkat kerja golongan korporat yang mengedepankan teknologi Push Email. Dimana pada Jaman Old, untuk kalangan pebisnis hal ini jelas memberikan nilai tambah. Namun karena bentukannya yang bulky tampaknya kurang begitu menarik perhatian bagi sebagian kalangan pengguna ponsel tanah air, meski fiturnya sudah mendukung fungsi telefoni. Kehadiran BlackBerry pada masa ini memang belum bisa dikatakan booming. Saya sendiri melihat iklan bundling untuk BlackBerry series masih didominasi oleh jaringan operator Indosat, yang pada saat itu memang lebih menyasar kalangan pengusaha dengan sejumlah aktifitas pentingnya. Secara spesifikasi, BlackBerry 8707 series ini sudah mengantongi jaringan 3G UMTS. Dikombinasi dengan tombol keypad qwerty yang empuk, makin nyaman digunakan meski belum menyematkam lensa kamera pada sisi belakang b...