Skip to main content

Posts

Showing posts with the label 30HariBercerita

Suka Duka menjadi PPK -Pejabat Pembuat Komitmen

Seharusnya aksi #30HariBercerita yang saya coba lakoni di bulan Januari 2025 atas postingan mb @mi tempo hari, sudah bisa dikatakan klop -Bercerita selama 30 Hari berturut-turut setiap hari dari tanggal 1 Januari 2025. Yang saya posting lengkap di akun Thread dan juga laman blog pribadi www.pandebaik.com Sementara di Instagram dan FaceBook, hanya beberapa saja yang saya post dan itupun yang sekiranya bisa dibaca teman se-Sosial Media.  Dan hari ini, saya tambahkan satu postingan lagi deh, biar genap 1 bulan Januari, meski lebih dari #30HariBercerita  * Suka Duka menjadi PPK -Pejabat Pembuat Komitmen Menjadi PPK atau Pejabat Pembuat Komitmen atau yang dulu dikenal sebagai Pimpro, sudah saya lakoni sejak tahun 2013 bulan Mei, saat dipromosikan ke Dinas Cipta Karya dan menangani urusan Jalan Lingkungan di era itu. Sampai tahun 2024 kemarin, kalau tidak salah terhitung sekitar 8 tahun saja diberi mandat oleh pimpinan. Karena sempat absen di tahun 2018 sampai 2021, yang mana posisi...

Konsisten 6000 Langkah Sehari

Saya berusaha konsisten dari tahun 2017 lalu, untuk pencapaian 5 KM atau 6000 langkah sehari, demi kondisi kesehatan yang lebih baik setiap harinya.  Motivasinya ada 3.  Istri yang tampak makin cantik, anak-anak yang makin beranjak remaja dan kelak membutuhkan bapak untuk pertimbangan nyari pacar, dan keputusan membeli Smartwatch. He... Hal terakhir inilah yang kemudian memaksa saya untuk terus berjalan dan melangkah, pagi ataupun sore hari. Mosok pake Smartwatch tapi mageran.  Sampai pada akhirnya muncul perasaan -kalo gak sampai 5 KM atau 6000 langkah sehari, rasanya belum klop.  Pernah sih absen sekali dua dalam setahun. Biasanya pas lagi tepar atau sakit yang gak memungkinkan aktifitas fisik harian. Tapi pasca sehat, langsung balas dendam membayar hutang selama absen.  Saat ini saya gak lagi menggunakan Smartwacth pasca Samsung Galaxy Gear S3 ngadat setelah 6 tahun pemakaian. Lalu sempat absen setahun lebih gak menggunakan apa-apa, murni mengandalkan ponsel ...

Amor ing Acintya I Gusti Made Putera

Amor ing Acintya bapak dosen kami I Gusti Made Putera, dumogi sang palatra ngemolihang genah sane pinih becik ring sunia loka.  Saya bertemu Beliau di mata kuliah Perancangan Arsitektur VI dengan sks 4, semester 7 kalau tidak salah, tertinggal satu semester dengan rekan seangkatan lainnya gegara tidak lulus di salah satu seri mata kuliah tersebut. Lupa yang mana.  Sebagai dosen pembina mata kuliah, nama Beliau amat sangat disegani oleh sebagian besar mahasiswa Teknik Udayana karena pernah menjabat sebagai Dekan pertama Fakultas Teknik Universitas Udayana.  Sayangnya emosi masa muda saya mengalahkan semua pemikiran rasional di jaman itu. Saya menggebrak meja saat Beliau mengajar di minggu pertama perkuliahan, saat meyakini belum ada penugasan yang diberikan, namun kami sudah diminta untuk presentasi hasil kerja awal. Sementara itu, saya yang dengan yakinnya ngotot bahwa belum ada penugasan, sebagian besar kawan kuliah lain menjawab -sudah ada- hanya karena merasa segan dan...

Libur Panjang Januari Akhir

Di saat banyak kawan melewatkannya di luar kota bahkan di luar negeri, bersama keluarga atau rekan sejawatnya, saya pribadi mencoba membayarkannya dengan melakukan beberapa rencana yang sempat tertunda akibat kesibukan.  Dari merapikan meja belajar anak-anak hingga meja ruang bersama, menata isi lemari buku, membersihkan teras belakang, menguras laci, dan membuang benda-benda tak terpakai ataupun telah habis masa pakainya. Yang andai saja diuangkan, mungkin masih cukup untuk mentraktir anak-anak ngopi cantik di Rumah Tua.  Bahkan saking padatnya agenda, dua hari pertama rasanya masih kurang untuk bisa menyelesaikan harapan dan keinginan untuk beraktifitas di rumah.  Mumpung istri lagi tugas lawatan ke Yogja, jadilah sendirian mengampu pekerjaan disamping handle keseharian tiga anak dan kedua orang tua. Dinikmati benar setiap menitnya.  Liburan panjang kalau tidak salah bakalan diberikan hingga hari Rabu mendatang. Jadi sejak awal memang berusaha untuk menyiapkan agen...

Nongkrong Sore Bareng Duo Bocil

Rumah Momo jadi pilihan dadakan saat mencoba meluangkan waktu hari minggu sore bareng dua bocil, sementara ibunya sedang melawat ke Malioboro dari hari kemarin. Tempat ini sudah pernah dikunjungi setahun lalu bareng sulung, saat dia mengikuti kompetisi Duta Literasi di SMAN 7 Denpasar. Saya menyukai tempat ini karena suasananya rumahan banget era 90an lengkap dengan puluhan novel dan komik serta barang-barang jadoel. Sembari menunggu pesanan datang, saya mencoba menikmati satu novel lama Olga karya alm Hilman, bercerita tentang remaja sekolahan yang nyambi jadi penyiar di Radio Ga Ga, dengan sahabatnya Wina dan pengagum rahasia pemuda desa bernama Somad.  Cerita ini dulu kerap hadir di majalah Aneka Yes kalau ndak salah, lalu dibukukan dalam satu novel dengan 10 bab. Saya sendiri kerap membacanya bergantian dari koleksi novel yang dimiliki almarhum kakak jaman itu. Ternyata sudah 28 tahun yang lalu saja.  Selepas pesanan datang, saya mencoba melirik novel luar Trio Detektif ka...

Mimpinya gak nyaman banget ya Tuhan...

Diburu dan digelandang pasukan bersenjata, tapi aksi si pasukan yang ceritanya mau nangkepin justru kek temen sendiri. Sambil ketawa becanda, pake fotoan aksi peace dua jari. Lalu si pasukan pergi pake mobil uniknya yang pake kaleng besar biru putih di sisi tengah. Saya kebingungan pas mau pulang karena gak ada tumpangan. Infonya teman kantor yang tadinya diajak numpang semobil, sudah pulang duluan untuk menghindari penangkapan. Ealah... gak ngajak-ngajak. Di mimpi gak ada yang namanya Grab atau Gojek rasanya. Kok gak kepikiran nyariin itu eh malah jalan kaki ? Nah pas jalan pulang, ceritanya melewati gerai elektronik Sapa Liu (entah artinya apa), saya langsung memutuskan beli ponsel mahal dalam mimpi itu, BlackBerry 900. Absurd banget karena penampakan wajah ponsel mahal ini laiknya Dopod 900, tapi OS BlackBerry. Saya sempat mikir dalam mimpi itu, eh apa iya ?  Saking bingungnya pas pulang ke rumah, saya langsung mencari Istri, yang ditemani Ibu dan Bapak di rumah. Lalu mengatakan...

Masih ada 2 Tahun lagi

Kadang saya merasa jenuh dengan rutinitas penyiapan dokumen dan data warga, selaku salah satu Kelihan Adat Banjar Tainsiat, yang masih harus mengemban tugas hingga awal tahun 2027 mendatang. Karena ternyata maksud baik tidak selalu bisa tersampaikan dengan baik kepada warga.  Sebagaimana analogi yang diceritakan oleh dalang Wayang Cengblong, menjadi seorang Kelihan Adat itu bagaikan memikul seekor bebek jantan, dimana bebek itu ributnya setengah mati, sementara tidak bertelur, tapi malah menjejali si empunya dengan kotoran.  Dan di tahun ketiga ini saya terkena batunya. Masih ada 2 tahun lagi untuk bisa bertahan... #30HariBercerita 

Kambing Hitam tiap kali Kakek Overthinking

Overthinking Kakek dalam pikirannya mengakibatkan banyak hal yang berulang dan terus menerus teringat sampai hari ini. Dari urusan kencing setiap saat, selalu pengen diantar pulang ke rumahnya, dompet yang hilang entah kemana, sampai persoalan tabungan, hingga ada orang yang ingin menggugat beliau termasuk dari anaknya. Ya. Saya.  Kambing hitam selain istrinya sendiri yang dikatakan tidak pernah mengurus dirinya.  Kalau Kakek meracau saat kami masih berada di rumah pagi hari atau sore sepulang kerja itu masih oke, bisa ditimpali sesekali dengan dijelaskan. Tapi jika di rumah sudah gak ada kami dan cucunya, atau bahkan di malam hari saat semua mulai tertidur, ngoceh gak jelas minta ini itu sebagaimana topik atau ide diatas, malah bikin repot karena niniknya jadi susah beristirahat. Dan waktu tidurpun jadi terganggu. Akhirnya cuma bisa nulis-nulis begini aja dini hari.  #30HariBercerita 

Arak Bali untuk Tidur Lebih Cepat

Saya berkenalan dengan Arak, minuman ber-alkohol produksi khas Bali, sebenarnya sudah cukup lama. Tepatnya di jaman kuliah jelang era 2000an. Tapi jujur saja, baru bisa mulai intens menikmatinya secara terang-terangan, pasca ramai dilegalkannya Arak Bali oleh Gubernur Bali tempo hari.  Arak Bali sendiri kabarnya merupakan hasil fermentasi tingkat lanjutan dari minuman beralkohol versi rendah macam Tuak, yang berasal dari pepohonan sejenis kelapa dan para sepupunya, dan biasanya dinikmati oleh para kaum tua selepas bertani di sore hari. Dengan kadar alkohol yang cukup tinggi ketimbang tuak, meminum volume kecil arak bali sudah cukup memabukkan bagi sebagian orang. Salah satunya saya. Menikmati segelas kecil Arak Bali biasanya dilakukan saat pikiran gak bisa tertidur lelap dengan cepat. Bisa jadi karena overthinking, atau rasa kantuk yang sudah hilang berlalu saking sibuknya aktifitas di malam hari. Maka alkohol pun sedikit dibutuhkan untuk membuat hangat tubuh dan menghadirkan kantu...

Stroke sudah Gak Lihat Umur lagi Gaes

Stroke itu ternyata gak lagi memandang umur. Tapi sudah menyasar yang namanya gaya hidup. Ketika selama ini terlena bahwa kenyataan pahit hanya akan hadir ketika usia kita jelang lansia, lalu dengan seenaknya berbuat dan melakoni keseharian tanpa ingat batasan, diluar sana rupanya sudah banyak kasus sakit berat mulai mendera usia produktif atau yang belakangan disebut sebagai segmen Pra Lansia. Usia 45 tahun ke atas. Kelompok yang biasanya dipenuhi dengan mereka yang sedang begitu kerasnya bekerja, dalam upaya menghidupi keluarga dan meniti karirnya sendiri. Namun sayang, sebagian justru harus berhadapan dengan sejumlah keluhan sakit yang cukup berat seperti diabetes, jantung, tensi tinggi, stroke bahkan harus cuci darah akibat fungsi ginjal yang terganggu.  So, jangan remehkan soal kesehatan kalian kawan. Sudah saatnya berbenah mengubah pola hidup, pola makan dan jangan lupa bergerak berolahraga.  #30HariBercerita 

Jalan bareng Bapak, Berdua saja

Ini kali pertama Bapak diajak melali ke luar rumah berdua saja tanpa mengajak Ibu serta, pasca didiagnosa sakit awal bulan Agustus lalu. Agenda hari ini adalah cukur rambut sekaligus merapikan wajah beliau agar bisa tampil lebih bersih. Secara kebiasaannya dahulu tampil baik setiap hari. Tapi gak mau permak di rumah. Maka jadilah kami berdua main sebentar ke luar rumah biar Bapak bisa tampil lebih segar dari hari kemarin. #30HariBercerita 

Size 47 adakah ?

Ini kali ke-2 saya melakukan pemesanan online sendal pria big size ke Donatello House di Dago Bandung, setelah gak menemukan size serupa di gerai Donatello Teuku Umar Denpasar beberapa hari lalu. Kali ini via aplikasi messenger Whatsapp.  Transaksi berlangsung cepat. Gak sampai sehari, semua langsung deal. Untuk modelan pemesanan online begini, saya biasanya memesan 2 pasang sekaligus biar hemat di ongkos kirim. Size yang dipatok, minimal 47. Yang mana untuk ukuran di Kota Denpasar, size begini memang cukup susah didapat dengan segera. Musti ubek-ubek seantero Kuta dulu kalo ada waktu. Sementara saya, sudah kadung nyaman dengan model dan ketahanan kualitas Donatello sejak lama.  #30HariBercerita 

Tandem Android dan iPhone 4 CDMA

Saat berkenalan dengan ponsel Android era awal, tepatnya melalui perangkat Samsung Galaxy Ace S5830, spek tertinggi dari 4 seri yang dirilis bersamaan pada bulan Maret 2011, saya sebenarnya menggunakan perangkat berbasis iOS juga tepatnya iPhone 4 CDMA yang kalau tidak salah rilis di tahun yang sama pula. Mengingat perangkat Android yang saya gunakan masih berstatus Single SIM GSM. Ohya, iPhone 4 yang saya gunakan ini sebenarnya bundling dengan nomor Smart (rasanya belum SmartFren) dengan cara Inject (bukan SIM Card fisik). Yang kemudian di Unlock ke gerai Telkom Teuku Umar agar bisa disuntikkan Nomor Telkom Flexy. Dan ini saya gunakan hingga Jaringan Flexy berpindah ke GSM milik Telkomsel.  #30HariBercerita 

Ponsel Android Samsung Pertama

Pertama kali kenal hape Samsung itu, pas era Android mulai dikenal di pasar global. Seri pertama brand asal Korea Selatan ini kalau tidak salah ada Galaxy Spica. Nah saya dikenalin seri ini oleh senior di kantor atas rekomendasi anaknya yang hobi IT sekitar tahun 2010an awal.  Berbekal hasil kerja sampingan jaman itu, ponsel Android pertama pun akhirnya terbeli. Tepatnya Maret 2011 lewat Galaxy Ace S5830 yang masih ber-OS-kan versi 2.2 alias Froyo. Lalu mendapat Update ke OS 2.3 aka GingerBread. Untuk fitur Tethering/Hotspot tanpa menggunakan USB.  Ohya, jaman itu perangkat yang lagi ngeTrend ada BlackBerry dengan era TouchPad-nya, iPhone dan Nokia. Saya memilih Android karena berLayar Sentuh dan Terjangkau.  #30HariBercerita 

Bapak menangis

Ini pertama kali Bapak menangis sejak didiagnosa Demensia pasca Gejala Stroke awal bulan Agustus lalu.  Ia menangis pasca Ibu bercerita tentang bagaimana perilaku Bapak pada Ibu, pasca mengalami gangguan pikiran setiap malam, setiap hari, setiap menitnya.  Ia menangis begitu mengetahui ia menyakiti perasaan banyak orang, terutama orang-orang terdekatnya. Yang mana sebenarnya kami yang dewasa ini sudah memaklumi kondisinya, namun tidak demikian halnya dengan anak-anak. Ada sisi trauma dari pikiran mereka setiap kali melihat kakeknya marah-marah atau mengamuk memukul istrinya atau anak laki-lakinya. Meski sudah diberitahu berkali-kali bahwa kakek mereka dalam kondisi yang tidak sadar, tetap saja membuat mereka menangis dan memilih menjauh.  Entah bagaimana caranya menjalani ini semua... #30HariBercerita 

Sua Guru Favorit

Pagi ini saya bertemu salah satu guru favorit masa SMA dulu. Beliau tampak tertatih berjalan dari kendaraan yang diparkir di seberang rumah menuju warung soto sapi karangasem bersama istri. Awalnya saya sempat ragu mengingat-ingat wajah Beliau yang begitu familiar, begitu membelokkan kendaraan dari jalan ke garasi rumah.  Iseng saya menghampiri ke warung soto seberang jalan dan mencoba menyapa. Benar, Beliau ini Bapak Jro Kum guru kami masa SMA yang kini telah pensiun.  Sempat berbasa basi sebentar menanyakan kabar sejauh ini, sambil mempersilahkan Beliau dan istri menikmati sarapan pagi bersama. Sembari menawarkan mampir singgah ke rumah jika berkenan.  #30HariBercerita 

Bahagia sebagai Penyarikan Kelihan Adat itu Sederhana

Bahagia sebagai Penyarikan Kelihan Adat Banjar Tainsiat itu Sederhana. Bisa menyelesaikan persoalan input ulang Daftar KK Adat Banjar Tainsiat yang dikonversi kedalam bentuk Excel agar memudahkan Pencarian dan Update Data, sejak awal mendapat mandat hingga malam ini, terhitung 3 tahun bertugas, akhirnya bisa selesai juga Rekapannya dengan baik. Klop antara daftar, isian dan pembagian regunya.  Ternyata selama ini ada yang dobel input... Lumayan juga progressnya karena menangani 439 KK Adat dengan isian Tanggal Lahir (usia) dan Setra Adatnya.  Tinggal melengkapi isian anggotanya saja berdasar KK baru hasil meluasin ke Pak Pelaksana Wilayah.  #30HariBercerita

Kakek bisa aja nih aksinya...

Rupanya Bapak ada sedikit perkembangan ketimbang bulan lalu. Ia kini sudah mulai bisa melangkah dengan sendirinya tanpa bantuan Ibu ataupun kami yang biasa memeganginya. Cuma karena sudah mulai bisa bergerak bebas, giliran kami yang merasa was-was melihat kakek berniat ke kamar mandi sendirian.  Sudah begitu, ia mulai meminta koran atau pulpen untuk mengisi TTS. Kegemarannya sebelum sakit dan stroke. Gayanya asyik ketika membuka lembar koran sembari berbaring di kursi kayu ruang tengah. Pun membuka TTS meski gak ada upaya mengisi jawabannya satu pun. Ah si Kakek bisa aja nih aksinya... #30HariBercerita 

Gelis Kenak Bli Tut

Dulu ia pernah memecahkan rekor tak tertulis kami di Banjar Tainsiat, mundut Ida Ratu Gede, petapakan barong landung, satu diantara lima yang terberat, dari Pura Maspahit di lingkungan Banjar Tainsiat ke Pantai Padang Galak di pagi hari dengan berjalan kaki pada agenda melis atau mekiyis, rentetan upakara menyambut Hari Suci Nyepi, lalu balik pulang kembali hingga di Banjar Tainsiat pada saat matahari bersinar terik. Sampai hari ini rasanya belum ada yang mampu menyamai aksi ngayahnya tersebut. Hari ini Bli Ketut terbaring tak berdaya di salah satu ruang rawat RS Bali Jimbaran. Setelah didiagnosa mengalami Stroke sekitar 3 minggu yang lalu dan sempat dirawat di RS Sanglah. Kemungkinan akibat dipaksakannya tenaga yang bersangkutan tetap bekerja berat di musim hujan, sementara usia sudah berada di kepala 6.  Gelis kenak Bli... #30HariBercerita 

Lan... Gas kan manten

Target awal yang diberikan oleh kedua mentor saya tempo hari itu adalah sekitar 7 sampai 8 menit penyampaian Pengaksama ring Upacara Pawiwahan.  Tapi tampaknya yang saya mampu lakukan dan sudah diulang beberapa kali, tetap kisaran 8.5 sampai 9 menit. Mengingat bahasa dan pemilihan kata yang digunakan, cukup sulit bagi pikiran pribadi yang mana jarang bahkan tidak pernah saya gunakan sebelumnya.  Lan... Gas kan manten. Wraspati Umanis Wara Ugu pinanggal 9 Januari 2025, Semoga Bisa dan Berhasil melaluinya dengan Baik.  Agar Upacara Pawiwahan adik mindo sekaligus putra salah satu mentor, bisa berjalan dengan Baik pula. Astungkara... #30HariBercerita