Apa yang terlintas di benak Anda ketika saya menyebutkan dua kata kunci yang kabarnya mampu menurunkan sekompi pasukan Front Pembela Islam beberapa waktu lalu ? “ Playboy Magazine “ Sebutan yang kurang lebih bermakna sama dengan Majalah Playboy (versi Indonesia) ini, benar-benar diidentikkan dengan majalah porno, mesum hingga tak sejalan dengan norma agama bangsa kita Indonesia. Walaupun ada sebagian kecil pendapat yang menyatakan bahwa ‘itu adalah sebuah karya seni yang diakui Dunia’. Wah, mana yang benar nih ? Bagi saya sih ya bergantung pada pola pikir si pembaca saja kok. Kalo sedari awal memang sudah meyakini bahwa Playboy Magazine atau Majalah Playboy ini isinya full porno, buka-bukaan vulgar, atau gambar wanita telanjang ya saya yakin otakpun bakalan langsung terlintas adegan mesum kendati halaman yang pertama dibuka menyajikan iklan sebuah kendaraan keluaran terkini atau bahkan gambar sebuah botol minuman, sambil tak sabar terus membuka halaman satu persatu secara cepat hingga...