Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Eselon

Tidak Ada Ambisi Hingga Hari Ini

Sebentar lagi OPD baru di Kabupaten Badung akan terbentuk. Informasi sementara, jumlah Organisasi Perangkat Daerah di lingkup kami akan bertambah meskipun beberapa unit kerja yang ada akan dijadikan satu sesuai bidang kerja yang ada. Misalkan saja Dinas Cipta Karya akan dilebur menjadi satu dengan Dinas Bina Marga dan Pengairan menjadi Dinas Pekerjaan Umum. Sementara satu Seksi Permukiman kabarnya akan dimekarkan menjadi satu Dinas Perumahan yang kelak akan membagi-bagi semua tugas yang selama tiga tahun ini membebani pikiran dan fisik saya pribadi. Berita Bagus tentu saja. Namun seiring bertambahnya jumlah OPD dimana untuk daerah lain justru berkurang, secara otomatis mengembangkan kabar di luaran akan ada penambahan jumlah pejabat demi memenuhi kuota perubahan yang ada. dan Saya keknya sudah ndak ada ambisi untuk itu. Beberapa kawan sejawat menginformasikan kisi-kisi siapa yang harus dihubungi agar kelak saat OPD baru terbentuk, mereka bisa dipindahtugaskan ke tempat basah, tempat ya...

PPK oh PPK

Setelah mengalami tarik ulur dalam jangka waktu satu minggu lamanya, akhirnya penunjukan posisi sebagai PPK atau Pejabat Pembuat Komitmen yang nantinya akan menghandle sekitar 69 paket kegiatan di Seksi Permukiman Dinas Cipta Karya di seluruh Desa se-kabupaten Badung, dialamatkan pada saya. Selamat deh, bathin saya… Namun ucapan Selamat yang saya maksudkan diatas bukanlah satu ungkapan atas bersyukurnya langkah yang diambil, namun lebih ke kepasrahan diri pada sekian banyak tantangan dan kesulitan yang kelak bakalan dihadapi. Bukan bagaimana, tapi jika mendengar adanya masalah yang terjadi sejak awal kepindahan saya ke posisi Kepala Seksi Permukiman, barangkali keputusaan yang diambil tersebut bakalan menjadi sebuah palu gada yang siap menghantam kepala dengan ratusan kasus yang bisa jadi berbeda. Berlebihan ? tidak tentu saja. Serius… Tapi ya sudahlah… minimal sedari awal saya sudah mengakui bahwa apa yang akan terjadi adalah miskomunikasi untuk masalah administrasi ...

Kangen *uhuk

Belum genap seminggu saya bertugas sebagai Kepala Seksi Permukiman Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung, rupanya rasa kangen hampir setiap hari mendera. Mungkin ini merupakan efek dari suasana baru, yang kalo gag salah pernah pula saya rasakan saat berpisah dengan Tim 10 pelaksana LPSE Badung periode awal. Namun kini, bisa dikatakan rasa kangen ini jauh lebih besar, mengingat saya meninggalkan tiga tempat yang hingga minggu lalu masih kerap disambangi. Kantor Pengendalian dan Evaluasi Dinas Bina Marga dan Pengairan. Ruangan ini memang sejak awal saya tempati, pun sejak kami masih berkantor di jalan Beliton saat pertama kali lolos CPNSD tahun 2003/2004 lalu. Suasana kerjanya adem, apalagi menjadi salah satu karyawan tertua *eh terlama disitu, menjadikan saya sedikit lebih menguasai medan untuk beberapa pekerjaan. Syukurnya, ruangan ini berada di gedung dan lantai yang sama, jadi kalopun kangen dengan ruangan dan orang-orangnya, saya tinggal mampir bentar usai ke Toilet ataupun makan siang...

Suasana Baru di Permukiman

Memasuki ruangan yang terletak di pojok kelod kauh (barat daya) masih di lantai dan gedung yang sama, sebenarnya sudah beberapa kali pernah saya lakukan, hanya saja sama sekali tak pernah terpikirkan bahwa saya bakalan memulai karir dari ruangan ini. Bertemu dengan sedikitnya sepuluh kawan baru, sebelas hingga pimpinan terdahulu yang kini saya gantikan, memberikan banyak perubahan baik itu cara meminta tolong (jika kalimat ‘memberi perintah’ terlalu arogan kesannya buat saya) lantaran sebagian besar dari kawan baru ini lebih berumur, cara bekerja lantaran perubahan pola dari pekerja lapangan dan komputer ke balik meja pengambil keputusan, atau rajin melaporkan perkembangan kerja pada pimpinan. Semua itu kemudian memberi satu efek yang luar biasa pada kebiasaan saya… Kurang Nafsu Makan . Oke, bisa jadi ini terjadi gara-gara saya merupakan tipe pesuruh, yang lebih suka bergerak di lapangan atau bekerja berdasarkan perintah namun tidak bisa memberi perintah, atau tipe yan...

Menjadi Bagian dari Sistem

Kaget ? Tentu saja… Kaget setengah mati malah… Sesaat setelah mendengar kabar dari Pak Gus Kompyang, kawan di Bagian Umum dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Badung, minggu malam 28 April 2013 lalu, di Bale Banjar Tainsiat, sesaat setelah Serah Terima jabatan *uhuk Komandan Regu VIII ke Danru yang baru, pikiran saya seakan blank lantaran tidak menyangka bakalan mendapat kabar secepat itu… Oke, meski Golongan saya sudah memenuhi syarat (III/c), pun gelar S2 sudah dikantongi tahun 2010 lalu, tak sedikitpun hasrat dan ambisi saya terlintas dibenak untuk naik menjabat sebagai Eselon IV mengingat ketiadaan koneksi dan usaha yang saya lakukan untuk melobi tingkat pimpinan yang lebih tinggi. Jabatan itu adalah sebuah Amanah… Demikian hal yang saya tahu dari kalimat yang dilontarkan oleh banyak ulama negeri ini. Bisa jadi ada benarnya… Karena ketika mendengar kabar mengejutkan ini, sontak banyak hal yang terpikirkan seolah bersiap menjadi beban baru. Entah hub...

Gaji Jenderal tapi Kerjaannya Kopral

Udah hampir seminggu waktu berjalan usai keputusan Mutasi Eselon tempo hari, masih jua menyisakan kesemrawutan situasi maupun suasana kerja ditingkat staf. Ini lantaran adanya perubahan total susunan Eselon yang mengakibatkan kekisruhan kecil saat para pejabat kecil ini pindahan dari ruangan awal ke ruang tujuan. Masih bersyukur kalo Beliau-beliau ini bersedia pindah tanpa banyak basa basi, mungkin cukup dengan sedikit kata pembuka ‘maaf, saya atasan baru kalian dan tergolong baru dibidang ini. Jadi mohon bimbingan dan bantuannya untuk dapat mengefisiensikan waktu dan juga tenaga kita bersama ini’. Namun yang terjadi malah lebih dari yang dibayangkan, ‘Maaf saya tau ada beberapa yang gak menyukai kehadiran saya disini, tapi saya gak khawatir karena ada si anu dan si itu yang siap membantu saya‘. Beberapa Eselon yang dipindahkan ke tempat tugas yang tidak mereka kuasai (sepertinya sih rata-rata begitu), malah nekat membawa staf mereka yang loyal (baca :mengikutsertakan staf dengan paksa...