Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Prudential

Aplikasi Pulse untuk Kesehatan Mandiri

Setahun yang lalu setelah berdiskusi panjang dengan Ibu Pertiwi Penyarikan, saya disarankan menginstalasi aplikasi Pulse pada ponsel untuk mengetahui perkembangan dari polis asuransi Prudential yang dimiliki. Sayangnya, saat itu lantaran kesibukan dan lain hal, saya gak sempat mempelajari lebih jauh dan menghapusnya kembali. Dan dua hari ini, saya mencobanya kembali. Aplikasi Pulse merupakan sebuah media yang bertujuan untuk membantu kalian, para pengguna perangkat mobile phone agar tetap sehat dan bugar. Dimana dalam penggunaannya, terdapat alat ukur BMI, pemeriksaan kesehatan berdasarkan gejala yang memanfaatkan teknologi AI, konsultasi dokter, juga banyak tips kesehatan lainnya. Dan berhubung aplikasi Pulse ini dikembangkan oleh Prudential, fitur tambahan yang disematkan dalam penggunaan, tentu saja ada info apa dan bagaimana polis asuransi Prudential kalian bekerja. Saat saya coba pelajari lebih jauh, ternyata keren juga aplikasinya. Minimal, sebagai salah seorang nasabah asuransi ...

Meluruskan HOAX Info BPJS Kesehatan

Sekitar pukul 2 siang tadi, salah seorang kawan sesama alumni sekolahan dulu, berinisiatif meneruskan sebuah broadcast yang isinya cukup tendensius menurut pandangan saya. Info tentang BPJS Kesehatan. Isinya sebagai berikut : *Info BPJS* Hati hati yg ga punya BPJS karna thun dpn 2018 akan sulit ut kepengurusan bahkan ga bisa ngurus berkas… Simak….. INFO UNTUK PESERTA BPJS MANDIRI 1. Sistem pembayaran BPJS mandiri mulai September 2016 1 no virtual account berlaku untuk 1 keluarga (sesuai jumlah anggota keluarga yang tertera pada KK. ? Bila ada anggota keluarga menunggak, maka keluarga akan terkena dampaknya. ?? Peserta diwajibkan membayar BPJS, karena tagihan BPJS dan denda tetap berjalan mesti kartu BPJS tidak aktif. Jadi jangan kaget kalau cek tagihan bisa sampai jutaan. Digunakan atau tidak BPJS, tetap wajib bayar. ??? Jumlah bulan tertunggak maksimal 12 (dua belas) bulan. ???? Besar denda paling tinggi Rp.30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah). ????? Tagihan BPJS akan ber...

Kamar 221 RS Bhakti Rahayu

Opname. Keputusan Ibu Dokter Spesialis Anak yang selama ini merawat Intan, saat kami konfirmasi melalui telepon hari kamis sore tadi. Ini setelah dua hari kebingungan dengan kondisi anak kedua kami yang demam tinggi sejak Rabu pagi kemarin. 39,8°C Panas Badan Intan saat kami pulang kantor lebih cepat dari biasanya. Kabar dari neneknya sempat mengagetkan kami lantaran sama sekali tidak menyangka, sakit yang ia derita bisa separah itu. Tanpa banyak pertimbangan, Intan kami bawa ke UGD Bhakti Rahayu dan kini menempati kamar 221 lewat jalur Umum. Ya, Jalur Umum. Awalnya sih ingin menggunakan jasa Asuransi Prudential sebagaimana yang pernah ia dapatkan saat sakit typhus tahun 2014 silam. Cuma infonya, RS ini tak lagi bekerja sama sehingga kami nyaris tak punya pilihan lain lagi. Ada memang BPJS, namun sepertinya dengan pengalaman yang ada, rasanya endak dulu deh. Biar dijadikan rawat jalan nanti saja. Lagi pula Faskes 1 BPJS bukan di RS ini. Mengambil Jalur Umum untuk Rawat Inap, saya pikir...

Hal-hal yang Sebetulnya Perlu diketahui oleh Nasabah Asuransi (bagian 4)

Melanjutkan postingan saya sebelumnya, terkait Kesalahan Terbesar Pola Pikir Nasabah saat melakukan Pembelian Polis Jaminan Kesehatan, yang Dalam kasus ini saya mencoba mengambil contoh asuransi Prudential. Bahwa Asuransi hanya akan saya bayarkan sebagaimana kontrak perjanjian selama 10 tahun saja. Sisanya tidak lagi. Benar atau Tidak ? Secara kenyataan, jika berbicara bahwa pembayaran asuransi yang dimaksudkan adalah dengan cara mengeluarkan uang dari dompet atau rekening pribadi, tentu saja itu Benar adanya. Namun jika dilihat pada makna sesungguhnya adalah, nasabah tetap membayar premi asuransi bulanan hingga masa kontrak berakhir, dimana biaya tersebut akan diambilkan dari perputaran dana (bisa jadi semacam bunga atau sejenisnya) yang ada dalam nilai investasi atau premi kesehatan yang dibayarkan selama jangka waktu 10 tahun sebelumnya. Sehingga seolah-olah Nasabah tidak akan membayar premi secara nyata, karena sistem penggunaan dana asuransi sudah mengaturnya sendiri. Kira-kira ...

Hal-hal yang Sebetulnya Perlu diketahui oleh Nasabah Asuransi (bagian 3)

Masih melanjutkan postingan sebelumnya, terkait Kesalahan Terbesar Pola Pikir Nasabah , dalam kasus ini asuransi Prudential saat melakukan Pembelian Polis Jaminan Kesehatan, Kesalahan Ketiga yang saya tuliskan disitu adalah bahwa ketika saya memutuskan untuk menanamkan investasi dalam Asuransi Kesehatan yang saya beli, besaran uang yang saya terima pada saat jatuh tempo adalah sebesar uang yang dibayarkan, dikali 12 bulan, dikalikan lagi 10 tahun kontrak pembayaran, plus bunga tahunan atau bonus kelebihan dari Asuransi . Kalo yang ini memang dijamin Tidak Benar. Disamping secara hitung-hitungan, sebenarnya bukan sebesar uang yang dibayarkan, tapi sebesar uang yang disiapkan dalam pembagian Premi Investasi yang dalam istilah Prudential disebut sebagai PruSaver. Sudah begitu, pola pikir terkait dana Investasi yang dibayarkan setiap bulannya, tidak mengacu pada pola tabungan berjangka sebagaimana Bank, namun lebih pada pola investasi berbentuk Saham. Jika pada Bank, benar jika pemikiranny...

Hal-hal yang Sebetulnya Perlu diketahui oleh Nasabah Asuransi (bagian 2)

Masih melanjutkan postingan saya sebelumnya, terkait Kesalahan Terbesar Pola Pikir Nasabah , dalam kasus ini asuransi Prudential saat melakukan Pembelian Polis Jaminan Kesehatan. Berikut Kesalahan Kedua yang dapat disampaikan sebagai bahan topik bahasan postingan kali ini. Bahwa ketika terjadi klaim kesehatan, seluruh biaya akan ditanggung oleh asuransi. Berapapun besarnya. Apapun jenis keluhan sakit yang diderita . Ternyata apa yang saya pikirkan sedari awal ikut Asuransi Prudential atau barangkali yang kalian pikirkan jika serupa dengan makna diatas, tidak sepenuhnya Benar. Akan menjadi benar apabila jenis keluhan sakit yang diderita masuk dalam kategori yang dapat ditanggung penuh oleh Asuransi. Misalkan Demam Berdarah, atau Thypus. Yang notabene jenis obat yang dibutuhkan untuk menyembuhkan pasien bukan tergolong obat mahal dan lebih banyak membutuhkan istirahat saja. Sehingga apabila kalian kebetulan mengalami jenis keluhan ini dan menjalani rawat inap, sepanjang pengalaman saya m...

Hal-hal yang Sebetulnya Perlu diketahui oleh Nasabah Asuransi (bagian 1)

Melanjutkan postingan saya sebelumnya, terkait Kesalahan Terbesar Pola Pikir Nasabah , dalam kasus ini asuransi Prudential saat melakukan Pembelian Polis Jaminan Kesehatan. Pelan tapi Pasti akan saya coba untuk menyampaikan satu persatu Hal-hal yang Sebetulnya Perlu Diketahui oleh Nasabah Asuransi per Kesalahan tersebut. Pertama, persoalan ‘bahwa saya tak peduli apa dan bagaimana aturan yang ditetapkan pada Polis Asuransi, yang penting atas dasar kepercayaan pada agency, saya tinggal membayar penuh premi bulanan dan mengajukan klaim saat dibutuhkan. Tentu agenlah orang pertama yang akan saya hubungi dan mintakan tolong mengurusnya ketika hal itu terjadi . Kalau meminjam istilah di daerah kami, nampi beres gen . Ini tentu saja Kesalahan Besar menurut saya. Bahwa seharusnya, atau dengan pemilihan kata yang lebih santun, sebaiknya, Nasabah bisa paham sedari awal, apa saja yang menjadi hak dan detail item perjanjian yang terkandung didalam polis asuransi yang dibeli, sebelum memutuska...

Kesalahan Terbesar Pola Pikir Nasabah terkait Asuransi

Sebelum saya bercerita lebih jauh tentang ilmu baru yang saya dapatkan selaku Nasabah Asuransi dalam hal ini Prudential , rasanya saya buka terlebih dahulu Kesalahan Terbesar Pola Pikir Nasabah terkait pembelian Asuransi, utamanya saat mereka di PDKT oleh agen yang biasanya datang dari kawan dekat, saudara atau unsur lainnya yang memiliki kedekatan. Mantan misalnya. Pertama, bahwa saya tak peduli apa dan bagaimana aturan yang ditetapkan pada Polis Asuransi, yang penting atas dasar kepercayaan pada agency, saya tinggal membayar bulanan dan mengajukan klaim saat dibutuhkan. Tentu agenlah orang pertama yang akan saya hubungi dan mintakan tolong mengurusnya ketika hal itu terjadi. Kalau meminjam istilah di daerah kami, nampi beres gen . Kesalahan Kedua, bahwa ketika terjadi klaim kesehatan, seluruh biaya akan ditanggung oleh asuransi. Berapapun besarnya. Apapun jenis keluhan sakit yang diderita. Kesalahan Ketiga, bahwa ketika saya memutuskan untuk menanamkan investasi dalam Asuransi Keseh...

Mempertanyakan Lebih Jauh Polemik Asuransi Prudential untuk Kejelasan Kami, para Nasabah

Malam ini sepertinya saya secara pribadi mendapat banyak ilmu tambahan dari agen asuransi yang dahulu mengajak Istri bergabung menjadi nasabah Prudential. Dari hal-hal yang sejak awal kami yakini, beberapa diantaranya dipatahkan dan membuat semuanya makin jelas terbuka. Rupanya ada fakta-fakta yang tidak atau jika saya boleh ambil sisi positifnya, belum tersampaikan dari agen asuransi yang saya miliki, mengingat saya sebagai seorang calon nasabah terdahulu, tidak mau ambil pusing dengan apa dan bagaimana hak yang didapat ketika memutuskan untuk membeli polis asuransi. Well, ini sebuah pelajaran berharga saya kira. Tapi oke, ini sebetulnya berangkat dari berbagai postingan yang diUpload dihalaman sosial pertemanan (yang kini dipenuhi anak alay) FaceBook, dimana menyampaikan keluhan terhadap Asuransi Prudential dari sejumlah nasabah yang rata-rata berkeberatan atas nilai investasi yang dibayarkan selama ini, tidak sesuai dengan harapan atau minimal bayangan yang tertanam di benak masing-...

Tahap Akhir persoalan Saya, Asuransi Prudential dan RS Bhakti Rahayu

Akhirnya ada respon juga dari Agen saya setelah menunggu selama dua mingguan lebih, yang sayangnya sms terakhir per tanggal 2 Januari lalu pun hingga hari ini belum dibalas. Mengingat fitur sms belum bisa memberi tahu pengirimnya apakah pesan sudah sampai pada tujuan dan dibaca, saya sih udah gag peduli aja mainnya. Kasus terakhir soal pembayaran klaim Rumah Sakit, saya sengaja tidak mengabarkan lebih lanjut di halaman blog ini, menunggu reaksi Agen dulu. Maka setelah tadi yang bersangkutan sudah meminta maaf secara pribadi, maka kasus saya buka kembali. Pembayaran (tepatnya pengembalian dana atas DP yang dibayarkan senilai Total biaya Perawatan) sudah dilakukan. Tepatnya di Minggu ketiga semenjak putri kami keluar RS Desember lalu. Nilainya sama, jadi tidak ada penambahan dana yang harus saya bayarkan atas kenaikan kelas kamar yang saya minta saat perawatan. Hal ini sesuai dengan informasi yang saya terima dari agen terdahulu, bahwa dengan nilai pertanggungan tiap tahunnya, semua biay...

Musti Nunggu lagi yah ?

Meski hati sudah makin dongkol tadi pas diminta bicara langsung dengan pihak manajemen/Keuangan Rumah Sakit Bhakti Rahayu terkait upaya menunggu konfirmasi dari Prudential Pusat atas klaim perawatan putri kedua kami yang hingga hari ini sudah menginjak minggu kedua sesuai janji terdahulu, tapi tetep aja berusaha Sabar dan berpura-pura Cool menghadapi petugas model PHP begini. Saya diminta menunggu lagi kali ini. Tapi sampai kapan ? Besaran uang yang diklaim sebenarnya gag besar, sekali gaji tanpa dipotong pajak. Tapi mengingat pembayaran yang saya lakukan setiap bulannya kepada Asuransi Prudential selalu tepat waktu, lantas kenapa saat klaim harus menanti waktu sekian lama tanpa kejelasan dan kepastian kapan pula. Minimal kalo memang ingin memberikan pelayanan terbaik pada customer baik dari sisi Asuransi maupun Rumah Sakit, bukankah lebih baik memberi kepastian waktu dan penjelasan jujur ? Saya yakin kalo memang sudah jelas kapan, soal menunggu pasti deh dilakoni. Menunggui restu Calo...

Sulitnya Mengurus Tanggungan Asuransi Prudential di RS Bhakti Rahayu

Ternyata susah juga ya mengklaim pembayaran atas biaya rawat inap di RS Bhakti Rahayu dengan menggunakan Asuransi Prudential. Info dari Kasir, butuh waktu minimal 2 Minggu untuk mendapatkan konfirmasi dari Prudential Pusat. Yang bikin lebih kaget lagi, kalopun Sabtu lalu saya gag mau bayar dengan jaminan uang cash sebesar total biaya pengobatan, ya pasien gag akan bisa pulang sampai konfirmasi dari Pusat itu ada. Artinya… Bisa jadi sampai hari inipun putri kedua kami bakalan tetap berada di RS tanpa status yang jelas… Parah… Kurang lebih begitu unek unek yang saya tumpahkan hari jumat pagi di akun sosial media FaceBook, sesaat setelah mengkonfirmasi kembali status jaminan biaya pengobatan di RS Bhakti Rahayu. Yang kalau dihitung sampai hari ini artinya sudah satu minggu jangka waktu yang dibutuhkan namun konfirmasi dari Prudential Pusat soal tanggungan biaya atas nama putri kedua saya belum jua ada kabarnya. Memang pada awalnya, saat kami masih berada di RS hari sabtu lalu, bagian Kasi...