Skip to main content

Posts

Showing posts with the label menunggu

Menunggu

Ini kali pertama saya melintasi Tol Bali Mandara di gelapnya malam. Sendirian dalam kendaraan roda empat, cuss meluncur ke Bandara Ngurah Rai untuk menjemput istri dan Mirah, putri pertama kami yang diajak serta liburan di akhir pekan ke Jakarta. Sementara waktu baru menunjukkan pukul 20.50an. Masih lama dari perkiraan waktu yang dikabarkan. Jadi santai saja selama di perjalanan. Ternyata ada gunanya juga saya berkeliling sebentar saat mengantar keberangkatan tempo hari. Jadi tahu tempat parkir mobil terdekat yang sekiranya bisa dicapai saat menjemput nanti. Bukan di parkiran kedatangan domestik yang jauhnya minta ampun dari gate keluar, mana musti melewati banyak tempat kuliner bandara pula, tapi di parkiran samping keberangkatan domestik. Malahan kini sengaja berkeliling lagi agar dapat tempat dekat pintu keluar. Biar lebih dekat lagi. Hehehe… Sudah sempat di survey tadi. Kini waktu sudah menunjukkan pukul 21.30 wita. Saat tulisan ini dibuat pada aplikasi Evernote ponsel Hisense...

Pijat Refleksi solusi sementara sampai...

Pijat, rasa-rasanya sedari awal kenal yang saya sukai hanyalah pijat atau terapi listriknya pak Triyono yang kini tinggal di belakang kantor Fajar itu. Dilakoni sejak tahun 2005 lalu, pijat listrik ini banyak membantu aktifitas utamanya saat jadwal padat atau usai menyelesaikan misi tertentu. Sayang Beliau kini sedang berada dalam kondisi yang tak sehat sehingga memaksa saya untuk berpaling pada jenis pijat yang lain. Pijat Refleksi. Menyasar pada kaki, setahu saya sih, pertama kali mencoba saat menunggui service kendaraan roda empat di Agung AutoMall jalan Cokroaminoto dan berlanjut pada service berikutnya. Jadi makin suka saat mendapatkan banyak waktu luang saat mengantarkan anak-anak tamasya setaun lalu, atau saat menunggu pesawat pulang di ruang tunggu bandara Manado. Bukan karena manfaat yang dirasakan tapi lebih pada membunuh waktu kosongnya. Makin kesini, jadi makin tahu kalo pijat refleksi ini gak hanya menyasar telapak kaki dan jari yang sakitnya minta ampun itu. Tapi juga bad...