Tulisan berikut adalah tulisan aseli dari ‘ Menulis lewat Ponsel? Kenapa Tidak ? ‘ yang diterbitkan melalui halaman BaleBengong pada tanggal 7 Oktober 2016 lalu yang ternyata belum pernah saya publikasikan tulisannya di halaman ini. Mau tau perbedaan editing kalimatnya ? Yuk, disimak… *** Kemana mana, tas selempang berkulit imitasi warna coklat tua selalu setia menemani. Isinya selain ponsel Nokia, ada polpen, permen, kacamata hitam, kamera digital juga sebuah modem pipih berwarna putih. Semua yang disebut tadi bisa dikatakan opsional, karena tak akan lengkap jika belum membawa serta laptop mini berukuran sepuluh inchi, yang siap digunakan untuk menumpahkan segala pemikiran yang terlintas selama perjalanan apapun tujuannya. Tapi itu semua hanyalah sebuah masa lalu. Satu hal yang pernah saya lakoni meski saat menonton tarian erotis di Stadium sekalipun. Kini semua hal sudah terasa berbeda. Menyandang tas selempang rasanya sudah gak jaman. Selain memberatkan, juga akan m...