Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Bantuan Rumah

Catatan tentang Kumuh dan Rutilahu

Bagaimana membuat dan merumuskan analisis Backlog dan membuat proyeksi kebutuhan hunian di kabupaten Badung pada seluruh wilayah kecamatan? *Terkait Backlog di Kabupaten Badung, terpantau Nol mengingat dalam setiap pekarangan masyarakat Badung yang masih menggunakan pola natah Tradisional Bali, terpantau 1 Kepala Keluarga memiliki 2-3 unit bangunan yang dapat difungsikan sebagai hunian/rumah. Sehingga kebutuhan hunian atau kepemilikan tidak lagi menjadi prioritas utama kami, hanya sebatas perbaikan/peningkatan Rumah Tidak Layak Huninya saja* Bagaimana cara mendata dan memvalidasi perumahan dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung? *Untuk pendataan dan validasi perumahan dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung, kami banyak dibantu oleh rekan-rekan Kotaku yang bekerja sama dengan para BKM di lingkungan Desa/Kelurahan.* Cara mendata dan memverifikasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), apa dasar kriteria yang dipergunakan dan program penanganannya *Untuk pendataan dan verifikasi RTLH, kam...

Dikit Lagi soal Video Pendek BRLH

Tema : Apakah yang diajukan oleh Perbekel/Lurah sudah pasti dapat Bantuan ? “GUS, yen disubane bo ajuange ken pak perbekel utawi Lurah ke Perkim, bo pasti maan bantuan ao ? Pang beneh uli jani kal silihang pipis bedik di LPD anggo mebersih…” “Meh,ngoyong malu… binsep orahine men. Yuk Gas…” Adeganne bisa Meyta ngajak Pak Ade Candra sliwar sliwer ngabe papan form ngajak calon penerima “Disubane uaulange ken pak kel utawi Lurah, nyanan ade tim ne Pak Ade Candra uli Perkim tuwun ke lokasi ngecek saje ken sing lan layak ape sing usulan to maan bantuan. Yen dianggap layak, adan awake ajuange ke pak Bupati dadiange SK Penerima. Nah minimal ade jeda waktu to antara 3-6 bulan yen aget pak pemerintah ne ngelah pipis, mare sida maan bantuan. Keto De…” * Video pendek dibuat dalam format portrait. Jadi ramah TikTok, juga ramah InstaStory. Yuk kita buatkan…

Lanjut Bikin Video Pendek BRLH yuk

Pola lokasi awal pas pertanyaam bisa di improvisasi. Mau di warung pas mampir minum, atau deng nyongkok nyongkok di parkiran dajan ne pun dadi. Buat se-biasa gen. Ing perlu aken. Pas mau jelasin jawaban pertanyaan, ya ambil video set di lokasi bedik bedik gen. Ane luwung luwung edengang Tema : Bagaimana rupa bantuan BRLH nantinya ? “GUS, (nyaru adane Agus atau panggilan khas nak Bali – kan sing mungkin Ajik tiange ajak ngomong base bali kasar-) Disubane cocok masuk kriteria sebagaimana sambatine jak pak Ade Candra, kenken to goban bantuan ane kal baange jak Pak Giri ?” “Atah,jani edengange men… yuk Gas…” “Bantuan umah uli Perkim to nak baange dalam bentuk uang nu me transper ke rekening penerima langsung. Ing misi jokot i anu keme mai. Murni maan 55 juta. Nyanan De langsung ne membangun, dan umahne to pragat dan langsung ditempati. Sangkalan harus finishing lantai me keramik, tembok me cat, raab genteng lan misi plapon… Care umahne ...

Bikin Video Pendek BRLH yoook

Nyambi monitoring Bantuan Rumah Layak Huni rasanya asik juga kalo dibuatin video pendek soal hal-hal yang kerap ditanyakan oleh masyarakat soal Bedah Rumah Dinas Perkim. Apa aja, simak yuk… Tema : Siapa saja yang bisa mengajukan BRLH LOKASI AWAL : Basement atau ruangan Bidang PR. Set orangnya : 2 orang. 1 mau berangkat ke Petang/lagi menyiapkan berkas survey di meja, 1 orang bertanya dari arah belakang (kanggoang suara ne gen) “Gus, maayarakat nu kenken gen ane dadi baang Bantuan Umah uli Perkim to nah ?” “Yuk Gas…” -ambil set perjalanan ke Petang, Sampai di lokasi, yen ngidaang alihin lokasi masy ane umahne uli di mukak kuri be beru *ngenah miskin* Sambilang ngorahang “Masyarakat ne me-KTP Badung minimal 4 tahun De, dan sing mampu membangun umah, utawi ne sing ngelah umah. Kole pang saje nak nu sing mampu secara penghasilan, de nak ne sugih ngelah mobil baange…” -end- Pak Ade bisa ditambahkan kriteria singkat jelas padat didalamn...

Program Dana Bantuan Rumah BP2BT dan Peluang Penerapan di Kabupaten Badung

“Kalian yang Lajang atau Menikah, Mempunyai Tabungan tapi Belum Punya Rumah, Wajib Tahu Program Dana Bantuan Rumah Pemerintah satu ini…” Ya, BP2BT. Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan. Dari Kementrian PUPR era Presiden Joko Widodo. Bagi kalian yang penasaran apa dan bagaimana program dana bantuan BP2BT bisa mampir di dua postingan saya sebelumnya. Bisa diakses disini . Sementara untuk postingan ketiga kali ini, saya ingin mengaitkannya dengan seberapa jauh peluang yang bisa direngkuh oleh sebagian besar masyarakat di Kabupaten Badung hingga saat ini. Baik dari sisi Persyaratan secara personal dan objek rumah, maupun jenis Bantuan Rumah yang bisa diambil. Dimana hal ini dianalisa berdasarkan hasil verifikasi yang kami lakukan atas usulan Bantuan Bedah Rumah tempo hari rupanya meninggalkan banyak keluhan. Kita mulai ya. Di awal, saya menekankan kata Lajang, sebagai pembuka. Dimana status lajang yang dimaksud adalah mereka yang tidak/belum pernah kawin atau cerai mati. Meliputi...

Apa dan Bagaimana Program BP2BT Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan dari Kementrian PUPR

Pada postingan sebelumnya, Mengenal BP2BT yang dipublikasi pada Selasa 23 Oktober lalu, sudah disampaikan perihal tujuan juga kriteria kabupaten /kota dalam upaya menjadi percontohan atau istilahnya Pilot Project pada pelaksanaan program baru BP2BT Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan dari Kementrian PUPR, termasuk kendala atau permasalahan yang ditemukan pada lingkup Provinsi Bali. Nah, dalam postingan kali ini akan diberikan kisi-kisi lebih lanjut, apa dan bagaimana program BP2BT ini bisa digapai oleh masyarakat Yang perlu diingat dan dipahami dalam pengenalan program BP2BT ini adalah satu bentuk Bantuan dari Pemerintah bagi MBR atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang mempunyai tabungan dalam rangka perolehan rumah melalui kredit/pembiayaan dari bank pelaksana. Sehingga sesungguhnya, dana bantuan BP2BT ini nantinya dapat dipergunakan sebagai pembayaran sebagian uang muka atas pembelian rumah, atau sebagian biaya atas pembangunan rumah swadaya. Ada 3 Komponen Utama dala...

Mengenal BP2BT Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan

Dalam upaya memperluas akses terhadap bantuan atau kemudahan pembiayaan perumahan agar dapat dijangkau oleh kelompok masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap, baik dalam rangka kepemilikan rumah maupun untuk pembangunan rumah baru secara swadaya, Kementrian PUPR melalui Ditjen Pembiayaan Perumahan mulai memperkenalkan satu program baru pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo berupa Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan atau yang disingkat menjadii BP2BT. Agendanya sasaran penyaluran program BP2BT selama tahun 2018 hingga 2020 mendatang adalah sebanyak 102.500 unit yang akan dikonsentrasikan pada beberapa lokasi Pilot Project . Penyelenggaraan Pilot Project BP2BT ini merupakan suatu proses yang komprehensif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, yaitu Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Bank Pelaksana, Pengembang dan Masyarakat dibawah payung National Affordable Housing Program (NAHP). Sedianya konsentrasi Pilot Project ini akan menyasar 15 Provinsi termasuk ...

Cerita dibalik Proses Verifikasi Usulan Bantuan Rumah Kabupaten Badung

Tim kami terdiri dari 14 tenaga kontrak usia muda yang direkrut melalui berbagai kegiatan dibawah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Tahun Anggaran 2017. Membimbing mereka laiknya melihat ke masa lalu dimana saat saya seusia mereka, yang namanya semangat dan juga idealisme masih begitu menggebu. Bisa jadi lantaran belum ada beban dan tanggung jawab besar yang dipikul pada bahu. Mereka kemudian dipecah menjadi 7-8 Tim kecil, bergantung pada stok pendampingan yang ada dan juga waktu serta kesempatan. Tidak ada istilah kawan spesial diantara mereka, sehingga mau tidak mau harus siap bertugas dimanapun ditempatkan, pula dengan siapapun kawannya. Jika di awal proses Verifikasi mereka dilepas begitu saja tanpa pendampingan, kini setelah dua kali evaluasi, ada pendampingan khusus dari kami, tenaga berseragam cokelat. Ini dilakukan semata-mata untuk memberikan suntikan semangat bagi mereka yang diturunkan ke medan tempur, serta menciptakan rasa bersaing sehat antar tim dalam satu ha...

Catatan terkait Proses Verifikasi Usulan Bantuan Rumah Kabupaten Badung

Untuk bisa mendapatkan Bantuan Rumah yang terbagi atas tiga kategori dan nilai dari APBD Badung Tahun 2017 ini, kalian wajib melewati proses Verifikasi yang kami lakukan sejak awal bulan Maret lalu. Proses Verifikasi ini selain bertujuan untuk memilah usulan calon penerima bantuan yang disampaikan oleh masing masing desa atau kelurahan di seantero wilayah kabupaten Badung, pula untuk memperkecil peluang salah sasaran sebagaimana yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Tadinya, satu persyaratan utama yang diberlakukan oleh Dinas Sosial dalam menentukan calon penerima bantuan rumah adalah masuk dalam database rumah tangga sasaran penerima beras miskin yang ditetapkan dalam surat keputusan Bupati Badung tahun 2015, pasca temuan BPK di waktu lalu, yang menegaskan agar Bantuan harus menuntaskan terlebih dahulu daftar penerima tersebut sebelum berupaya memasukkan usulan diluar daftar. Hal ini serta merta dipatahkan oleh pimpinan yang menegaskan kembali agar kami mampu mengakomodir semua usul...

Verifikasi Usulan Bantuan Rumah Kabupaten Badung

Satu bulan belakangan ini, saya dibebani tanggung jawab untuk menyelesaikan proses Verifikasi Usulan Bantuan Rumah di Kabupaten Badung untuk Tahun Anggaran 2017 bersama tim kerja yang pada akhirnya dibagi dua untuk lebih mengefektifkan waktu kerja dan produktifitasnya. Satu tim terdiri dari 7-8 group dilepas ke lapangan dan saya komandoi satu persatu, tim yang lain tetap standby di kantor untuk melakukan tabulasi data hasil verifikasi lapangan tadi. Sungguh nikmat rasanya menjalani rutinitas baru setelah bosan membidani Jalan Lingkungan selama 3,5 tahun kemarin. Proses Verifikasi Usulan Bantuan Rumah di Kabupaten Badung ini merupakan awal kegiatan sebelum nantinya akan menurunkan bantuan rumah bagi 1.700an Rumah Tangga Sasaran yang dibagi atas 625 RTS untuk pembangunan rumah baru dengan nilai bantuan sebesar 55 Juta Rupiah per RTSnya, 625 RTS untuk Peningkatan Kualitas Rumah Sehat atau PKRS yang hingga tahun ini masih ditangani oleh Dinas Sosial dengan nilai bantuan sebesar 30 Juta Rup...