Tumben saya diserang batuk dan flu parah, padahal biasanya begitu gejala datang langsung dihantam Kangen Water. Tapi kali ini gak mempan lagi rupanya. Terpaksa kalo gini urusannya, harus mencari dokter senior pujaan saya, Wayan Sudana di jalan Meduri. Kira-kira masih praktek gak yah ? Sakit yang Beliau derita mungkin sudah cukup parah. Tubuhnya yang dahulu tambun, kini sudah jauh lebih kurus. Baju kemeja bergaris tipis dan celana panjang hitamnya tampak longgar dan besar. Wajahnya pun tak segarang dahulu yang saya kenal. Setahun lebih sudah saya tak pernah bersua Beliau. Padahal jika dahulu sedikit saja diserang batuk dan pilek, tangan dokter selalu ampuh mengobati. Sebenarnya saya kasihan melihat Beliau. Reaksinya sangat lambat untuk ukuran dokter yang masih aktif praktek, namun kelihatannya sakit yang mendera masih dipaksakan demi melayani pasien. Dan kini, si pasien pun kelihatannya jauh lebih aktif menyorongkan anggota badannya untuk diperiksa satu persatu. Mulut, kedua telinga dan...