Skip to main content

Badung launching Perpustakaan Digital Sastra Mangutama

PEMERINTAH KABUPATEN BADUNG
LAUNCHING BADUNG SASTRA MANGUTAMA 4.0

Mangupura, Senin 30 September 2019

Ide Perpustakaan Digital ini sebenarnya bukan hal baru, karena di perangkat ponsel ataupun tablet sudah tersedia beragam aplikasi dan layanan peminjaman/pembelian buku bagi masyarakat umum dengan berbagai kemudahan. Namun kelihatannya sejauh ini masih minim yang mampu menyediakan opsi penyediaan buku pelajaran tingkat kelas yang sesuai dengan kurikulum anak sekolah jaman now, dan kalaupun ada kemungkinan besar sosialisasinya yang kurang gencar dilaksanakan.

Perpustakaan Digital melalui aplikasi iBadung ini dapat dipergunakan oleh masyarakat umum dengan memanfaatkam akun email maupun akun facebook yang dimiliki dengan prosedur verifikasi terlebih dulu sebelum bisa melakukan peminjaman. 

Namun untuk saat ini, penggunaan maupun koleksi buku yang disediakan masih diutamakan pada segmen anak sekolah.

Dalam lingkup Badung sendiri, pemerintah Daerah sudah banyak membantu masyarakat yaitu pemberian laptop bagi anak sekolah, juga penyediaan wifi gratis di semua desa.

Aplikasi iBadung sementara waktu bisa ditemukan di Play Store milik Google, sementara versi PC, masih dibatasi untuk pengguna Apple, karena file unduhan versi Desktop masih dalqm format dmg

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.