Skip to main content

Hobi Tambahan saat Dinas Luar Kota

Terkadang saya menyukai aktifitas mengumpulkan pernak pernik kecil saat melakukan perjalanan ataupun mengemban tugas tertentu, yang disimpan dan diambil fotonya sebagai kenang-kenangan, satu saat nanti. Bisa berwujud tiket masuk, flyer objek wisata, kupon makan, kitir angkutan umum bahkan simcard daerah setempat saat paket data disana dipanjang jauh lebih ekonomis ketimbang menggunakan data roaming pada ponsel.
Semua dikumpulkan lalu diabadikan dalam sebuah gambar. Hobi yang gak guna kalau kata kawan saya.

Sementara itu, beberapa kawan lain sepengetahuan saya, tampaknya memiliki hobi atau kesukaan serupa namun dalam bentuk yang berbeda. Seperti salah satu senior saya, yang mengumpulkan botol-botol kecil shampoo conditioner ataupun sabun cair, yang selalu dibawa pulang dan diganti isinya dengan air, lalu dipajang. Menjadi unik lantaran dalam setiap botol tersebut, terdapat brand atau nama hotel yang ia inapi selama melakukan perjalanan dinas ataupun liburan. Entah apakah ia masih melakukannya hingga hari ini atau tidak. Tapi idenya keren.

Ada juga yang setiap kali main ke luar daerah, selalu menyempatkan diri untuk menikmati kuliner khas daerah setempat lalu mengabadikannya dalam gambar. Untuk hobi yang satu ini, biasanya dilengkapi juga dengan ulasan ringan dan singkat perihal rasa, harga ataupun suasana tempat yang dikunjungi. Syukurnya ia mulai melakukan hal ini saat sosial media mulai berkembang sehingga sharing pengalaman bisa langsung diunggah ke akun yang bersangkutan.

Kalian sendiri punya hobi kesukaan serupa ?
atau selalu mampir ke spa terdekat tiap kali dinas luar kota ?
He em…

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.