Skip to main content

#NovelJadul Rasta & Bella

Malam tadi sepulang melayat saya mendapatkan kiriman paket dari sebuah lapak online di Jakarta Timur, pesanan sebuah novel jadul yang diterbitkan tahun 1991 silam, akhirnya tiba jua setelah menunggu lama. Novel yang sebetulnya lahir bukan diperuntukkan bagi anak SD macam saya jaman itu, namun lebih pantas pada almarhum kakak perempuan yang pada tersebut sudah menginjak masa remaja.

Rasta & Bella

Sebuah karya hasil kerja bareng om Hilman Hariwijaya dengan tante Zara Zettira ZR, yang bercerita tentang indah dan serunya masa-masa SMA, tentang perseteruan sosok beken Bella dan anak baru sekolahan bernama Rasta.

Saya meyakini bahwa novel ini dibuat pada saat para remaja tanah air sedang heboh-hebohnya dengan trend boyband NKOTB yang beranggotakan 5 cowok culun jaman itu. Kenapa bisa begitu yakin ?
Karena sosok Rasta yang digambarkan oleh sang ilustrator cover lebih mengarah pada wajah Jordan Knight, salah satu dari lima anak-anak NKOTB. Gak heran bila dalam salah satu topik keseruannya, terselip pemberian merchant boyband tersebut dari Bella untuk Rasta, oleh-oleh dari sang papa dari New Jersey. Yang sayangnya, karena salah menyetrika, merchant tersebut diceritakan robek pada jahitan tengah *kemungkinan di bagian anu eh itu…

Katanya sih perang antara dua makhluk beken ciptaan Tuhan ini sempat mejeng di majalah Aneka dalam bentuk serial.
Ada 10 kisah seru yang dirangkum dalam satu novel terbitan PT Gramedia ini, siap mengaduk jiwa muda kalian, para remaja yang besar pada jaman itu. Entah kalau ukuran sekarang. Tapi coba aja. Siapa tahu masih bisa nyantol.

#RastaBella #Hilman #Novel

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.