Skip to main content

Amor ing Acintya untuk semua Penumpang dan Crew Sriwijaya Air SJ182

Benar-bener nyesek rasanya membaca postingan akun-akun instagram perihal penemuan-penemuan di perairan pasca jatuhnya Sriwijaya Air kemarin. Apalagi pas menampilkan jaket pink minnie mouse yang dipakai oleh seorang anak perempuan, utuh tanpa cela. Entah dimana si empunya berada.

Kecelakaan pesawat memang tergolong jarang bila dibandingkan dengan kendaraan bermotor dan lainnya. Akan tetapi sekalinya terjadi, seluruh jagat rasanya akan berkabung, memanjatkan doa dan berbelasungkawa pada yang ditinggalkan. Timeline sosial media dalam tiga hari pasca tragedi dijamin penuh cerita dan pemberitaan yang dikisahkan dari berbagai sudut pandang.

Perempuan yang baru saja menikah lantas ditinggal suami yang memberikan pesan terakhir, seorang Ayah secara dadakan dipisah jauh dengan istri dan tiga anaknya, atau kenangan pada sang pilot yang begitu disayang banyak orang, hanyalah beberapa cerita yang menghias kecelakaan kali ini. Sementara di luar sana entah apa yang dirasakan oleh keluarga dan kawan yang mengenalnya.

Kuasa Tuhan yang menentukan dan manusia hanya bisa berencana.

Apa yang terjadi ya mau tidak mau harus bisa diterima dengan lapang dada, meski sangat menyakitkan. Karena hidup harus tetap dijalani, dan hari esok masih menjadi misteri.

Untuk tim Basarnas, pasukan elite TNI AL dan juga para nelayan, semoga semua kuat bahu membahu demi hasil yang terbaik bagi kita semua.

#PrayForSJ182 #SJ182

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.