Skip to main content

#HPjadul Nokia 6265i CDMA High-End di jamannya

Pada masa dimana jaringan cdma masih berjaya, Nokia merilis dua seri ponsel dengan kasta tertinggi berselang waktu satu tahun, yang mendukung keberadaan jaringan tersebut. Bisa dikatakan, secara spesifikasi keduanya mampu bersaing cantik dengan sejumlah ponsel gsm lainnya di pasar global.

Nokia 6265i
Ponsel ini menganut desain slider laiknya seri legend milik Nokia 7650, dengan suntikan Java Symbian 40 sebagai sistem operasi utama. Layarnya cukup lebar jika digunakan untuk bermain games maupun menonton video. Beberapa fitur dan dukungan konektivitas yang dibekali sudah tergolong standar baku ponsel menengah jaman itu. Minimal dengan adanya slot memory tambahan, lensa kamera 2 MP, nada dering MP3, juga kemampuan pengunduhan tema, membuat Nokia 6265i pantas disejajarkan dengan sejumlah ponsel GSM Java milik Nokia.
Mengingat image ponsel cdma jaman itu lebih identik dengan ponsel murah berfitur terbatas.

Sementara itu seri penerus dari Nokia 6265i diperkenalkan kepada publik sebagai seri 6275i, dengan bentukan candybar dan dimensi layar yang lebih kecil. Perubahan desain ini memberikan nilai tambah berupa tampilan kerapatan warna yang lebih baik, pula daya tahan batere ponsel yang lebih tangguh dari sebelumnya. Selebihnya nyaris tak ada penambahan spesifikasi ataupun fitur lainnya di antara kedua seri tersebut.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.