Skip to main content

#HPjadul Ericsson R310s Shark Fin

Beberapa kawan yang memiliki hobi serupa pernah menyarankan kepada saya agar mulai melakukan perburuan ponsel lawas milik Ericsson, jika beneran serius mengoleksi hp jadul dengan bentukan unik. Sayangnya, saya adalah generasi boomer yang mulai mengenal ponsel pada era Nokia 3310 yang begitu trending lantaran tiadanya antenna dengan bentukan yang ringkas. Pula merupakan generasi yang mendewakan kehadiran seri 7650 atau ponsel artis, yang makin beken pasca edarnya foto nude sepasang artis lokal jaman itu.

Namun demikian, ada juga rasa penasaran dan keinginan untuk bisa memiliki beberapa seri milik brand lawas Ericsson sebelum diakuisisi oleh Sony. Salah satunya seri Hiu R310s, dimana bentukan antenna yang disematkan di belakang atas bodi ponsel, menjadikannya sebuah icon ternama dan sampai saat ini masih menjadi buruan utama beberapa kolektor hp jadul.

Ericsson R310s adalah sebuah ponsel klasik yang dirilis ke pasar global pada tahun 2000 silam, dengan kemampuan standar #HPjadul. Memiliki kemampuan penyimpanan 99 nomor kontak dan sms, tanpa lensa kamera, slot memory tambahan, apalagi akses berbagai konektifitas. Desainnya yang tangguh, ditambah eksternal antenna berbentuk sirip hiu yang tipis, membuat seri ini dikenal dengan cepat oleh konsumen di Indonesia.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.