Skip to main content

Berbagi Cerita Vaksin Sinovac #2

Akhirnya selesai juga proses Vaksinasi Covid-19 yang ke-2, satu kesempatan yang diberikan oleh orang yang banyak membantu saya selama ini, dan tentu atas karunia kesehatan dari Ida Hyang Widhi Wasa, senantiasa memberikan hari yang lebih baik sampai saat ini.

Vaksin ke-2 Covid-19 ini diberikan bagi para lansia yang hingga tulisan ini dibuat, masih sebagai prioritas utama pemberian vaksin di berbagai daerah, dan ASN ber-KTP Denpasar sebagai prioritas tambahan yang diberikan oleh RS Bali Royal Hospital Renon hari ini. Infonya Bros untuk sementara menutup peluang jalur Umum untuk mendapatkan Vaksin pertama mengingat stok vaksin yang makin menipis.

Pemberian Vaksin ke-2 Covid-19 ini bertepatan dengan hari jadi saya yang ke-43 tahun dan sekaligus telah memohon ijin bolos kerja pada pimpinan dimana saya bertugas.
Efek sampingnya masih sama, rasa lapar dan mengantuk saja. Gak ada nambah 5 inchi rasanya.

Terima Kasih untuk Bapak Putu Tony dan Ibu Ayu Ameilia yang telah memberikan hadiah ulang tahun terbaik tahun ini kepada saya, juga untuk partner in crime saya, Alit Ayu Kusumadewi yang selalu menemani proses Vaksin dan persiapannya *gak minta 4646 malam sebelum Vaksin.
Pun Keluarga dan semua sahabat yang sudah memberikan dukungan dan kasih sayang hingga hari ini.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.