Skip to main content

GooGLe adopsi BackGround Image Microsoft Bing

Ngomong-ngomong, pernah dengar Microsoft Bing gak ?

Menurut Wikipedia, Microsoft Bing  itu merupakan sebuah mesin pencari (search engine) website yang bernaung di bawah bendera Microsoft. Bing adalah bentuk reinkarnasi yang dilakukan Microsoft terhadap ketiga mesin pencari produksinya terdahulu, yakni Live Search, Windows Live Search, dan MSN Search. Produk mesin pencari yang baru ini secara resmi dilucurkan pada tanggal 3 Juni 2009 menggantikan mesin pencari sebelumnya, yaitu Live Search. Bing diciptakan dengan menggunakan suatu teknologi, yakni teknologi PowerSet. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk memperoleh hasil pencarian yang lebih akurat.

Saya pribadi mengenal Bing kurang lebih kuartal ketiga tahun 2009 dari sebuah tabloid lokal dan sempat mencobanya beberapa kali. Satu hal yang kemudian menjadi ciri khas Bing adalah adanya fitur Interface Features. Fitur Interface ini menampilkan gambar background yang akan terus mengalami perubahan setiap harinya. Gambar yang ditampilkan ini merupakan gambar yang unik dari seluruh dunia. Gambar background yang ditampilkan ini juga dilengkapi dengan informasi berkenaan dengan gambar tersebut. Gambar background pada mesin pencari ini bersifat fleksibel, artinya dapat diaktifkan dan dinon-aktifkan.

Ide Interface Features inilah yang kemudian diadopsi oleh GooGLe sebuah mesin pencari (search engine) website yang sudah familiar dikenal orang selain Yahoo. Saya pribadi mengetahui kabar ini kurang lebih awal tahun 2010 lalu, kalau tidak salah dari KoRan FesBuk yang rajin memberikan informasi terkini secara berkala lewat jejaring sosial pertemanan FaceBook.

Untuk dapat mengaktifkan fitur ‘Background Image’ pada mesin pencari GooGLe, diperlukan satu syarat mutlak yaitu akun email GooGLe.

* *

Caranya, Login terlebih dahulu dengan akun email tersebut, kemudian akses alamat mesin pencari milik GooGLe dan arahkan pointer mouse ke bagian kiri bawah halaman. Disitu akan muncul tulisan ‘change background image’. Adapun image/gambar/foto yang dapat digunakan adalah yang disediakan secara default, dari pc atau laptop hingga akun album Picasa yang dimiliki. Agar image/gambar/foto dapat ditampilkan dengan baik pada halaman GooGLe, disarankan agar memenuhi syarat resolusi minimal 800×600 pixel.

Salah satu daya tarik GooGLe dibandingkan mesin pencari Yahoo adalah ketiadaan iklan ataupun puluhan images yang kadang tidak dapat ditampilkan dengan baik ketika koneksi menurun. Sayangnya kesederhanaan tampilan yang disajikan GooGLe kadang menimbulkan rasa bosan walaupun logo GooGLe kerap berganti-ganti sesuai tema atau event yang berlaku saat itu. Dengan adanya fitur ‘BackGround Image’ ini diharapkan masing-masing pengguna (dibedakan menurut akun email) dapat menikmati halaman GooGLe secara lebih personal dan menarik.

Mau mencobanya ?

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.