Skip to main content

Upayakan Dana DAK Pusat, Disperkim Badung coba penuhi semua persyaratan

Sebagai bentuk dukungan serta komitmen pada misi dan visi Bupati Badung terkait pembangunan inftastruktur dan penyediaan rumah bagi masyarakat di Kabupaten Badung, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Kamis 13 Januari 2022 mengikuti webinar Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu melalui DAK Terintegrasi yang diselenggarakan oleh Dirjen Perumahan dan Permukiman bersama Kementrian PPN/Bappenas.

Agenda ini dipandu oleh Sekretaris Dinas PRKP Ibu Arinda, dan dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing Bidang Teknis yang nantinya akan berupaya untuk mengajukan pemanfaatan dana DAK Pusat untuk penyediaan dan perbaikan rumah tidak layak huni, maupun penanganan drainase serta jalan lingkungan di kawasan permukiman kumuh Kabupaten Badung.

Adapun penetapan Kawasan Kumuh Kabupaten Badung infonya telah disetujui dan ditandatangani oleh Bupati Badung pada akhir Desember 2021 lalu dengan pembagian titik dan kasasan kumuh tersebar di tiga Desa/Kelurahan Kecamatan Kuta dan Kuta Utara. Kelak untuk perencanaan daerah lanjutan dan penyusunan dokumen lainnya, akan dibantu oleh rekan rekan dari Kotaku Badung.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.