Skip to main content

Berbagi Q & A tentang SmartFren

Ada yang kelupaan saya sampaikan di halaman blog ini, dari sesi Sharing Passion Ideas SmartFren bareng Bali Blogger Community hari Kamis sore tempo hari sebenarnya. Yaitu beberapa pertanyaan yang kerap dilontarkan sejawat kantor ataupun teman sosial media tentang Jaringan SmartFren. Sedangkan jawabannya mungkin saya bantu sedikit berdasar pengalaman yang dialami sejauh ini.
Saya rangkum menjadi Q & A tentang SmartFren versi www.pandebaik.com
Jika ada jawaban yang salah, mungkin bisa dikoreksi kalo kalo ada yang jauh lebih paham.

Q : Jaringan Internet SmartFren kalo di Bali atau Denpasar, bisa sejauh mana sih kemampuannya ?
A : Lumayan bagus kalo disandingkan dengan beberapa operator yang pernah saya coba gunakan. Bahkan ada juga yang pernah disandingkan di lokasi yang sama. Sedangkan kalo dengan jaringan Merah, saya belum tahu, karena belum pernah pakai.
Q : Bisa diShare contoh bukti akuratnya ?
A : Kebetulan beberapa pernah saya catatkan di akun Instagram, namun sudah diRekap pada postingan sebelumnya, Uji Jaringan 4G LTE SmartFren

Q : SmartFren Identik dengan jaringan CDMA, Apakah kelak tidak bermasalah ketika digunakan ?
A : Pada era kekinian dimana SmartFren merupakan operator yang sudah melebarkan sayap ke Jaringan 4G, infonya jaringan CDMA sudah jauh ditinggalkan. Bahkan dengan jaringan 4G LTE masa kini, SmartFren mampu mempertahankan koneksi data internetnya di kota besar dan pinggiran.

Q : Jika SmartFren sudah menggunakan Jaringan 4G, apakah kelak kartu SmartFren bisa digunakan pada ponsel masa kini yang sudah mendukung 4G LTE ?
A : Tentu saja. Bahkan untuk memberikan gambaran logis pada masyarakat awam, SmartFren merupakan operator pertama yang menjual iPhone 7 secara resmi di Indonesia. Artinya, jika iPhone 7 saja bisa digunakan untuk kartu SmartFren, kenapa yang lain tidak ? ?

Q : Apakah Paket Data SmartFren mampu memenuhi kebutuhan saya kelak dalam beraktifitas di dunia maya ?
A : Untuk kebutuhan standar rutin dunia maya, kalian bisa pilih paket SmartPlan dari harga 60ribu atau 75ribu sebulan. Di luar itu ada juga beberapa jenis paket pilihan lainnya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kalian sebagai netizen dunia maya.

Q : Dimanakah saya bisa mendapatkan kartu SmartFren yang siap digunakan ?
A : Kartu SmartFren secara resmi bisa didapatkan pada gerai SmartFren di kota masing-masing yang apabila kalian malas untuk melakukan antrean, bisa mampir ke toko outlet dekat rumah.
Sudah tersedia juga kok.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.