Featured Posts

Nokia X, gag Recommend buat Droiders Sejati Bisa berkenalan dengan perangkat bernama besar di jamannya ini tentu sudah bukan satu hal yang sulit lagi, mengingat jika secara harga baru yang ditawarkan sudah malas untuk dijangkau, barangkali masih...

Read more

Nokia with Android Disandingkan dengan nama-nama vendor yang telah besar terlebih dulu di kancah ponsel pintar seperti Samsung, Sony ataupun HTC tentu nama besar Nokia bisa dikatakan terlambat untuk memutuskan ikut serta...

Read more

Ponsel dan Perubahan -era Android Saya mulai berkenalan dengan si robot hijau kalo gag salah awal tahun 2010 dengan banyak pertanyaan. Sementara iPhone yang saat itu sudah mulai tenar meski belum seramai BlackBerry, masih tergolong...

Read more

Ponsel dan Perubahan -era Transisi Awal Tahun 2008, sebulan sebelum kelahiran Mirah putri pertama kami, saya nekat membeli ponsel multimedia series milik Nokia yang lebih dikenal lantaran faktor kamera yang saat itu merupakan seri pertama...

Read more

Ponsel dan Perubahan -era PDA Honor pertama sebagai Direksi Teknis kegiatan perubahan wajah Puspem Badung ditambah Honor pertama kerja sambilan sebagai drafter, akhirnya mengantarkan saya pada era PDA Phone yang saat itu masih didominasi...

Read more

  • Prev
  • Next

Menunggui Mirah Pulang Sekolah

Category : tentang Buah Hati

Suasananya ramai. Anak-anak lalu lalang berlarian kesana kemari tanpa arah yang jelas. Dari yang berbaju batik sampai endek biru campur aduk jadi satu. Tapi wajah Mirah, putri pertama kami tak tampak disitu.

Waktu yang berjalan sebetulnya belum menunjukkan jam pulang, jadi sepertinya masih sempat menyeruput segelas kopi di kantin belakang sekolah. Wajah Mirah tak jua kujumpai dibeberapa meja makan yang ada didepan kantin.

Empat gadis cilik yang kutanyai rupanya teman sekelas Mirah. Dan dari merekalah aku mengetahui jika ia masih berada di lantai atas, di dalam kelas. Ya sudah, kuhabiskan saja kopiku dulu.

Mata pun menerawang jauh ke arah barat. Lorong yang dahulu menghubungkan area SD 1-2 Saraswati dengan SLUB kini sudah jauh lebih terang benderang warnanya. Gerbang barat pun kini tampak lebih dekat dari perkiraan. Gedung yang ada di kiri kanannya pun sudah berganti rupa. Yang dahulunya merupakan bangunan bertingkat kini hanya berlantai satu dan sebaliknya. Lumayan bikin pangling bagi mereka yang merupakan alumnus sini.

Halaman bermain disebelah pelinggih yang dahulu sering kami tongkrongi, kini sudah dipagari. Semua berpindah ke halaman utama yang kini telah diperkeras tanpa pohon. Beralih fungsi menjadi lapangan upacara bendera, area olahraga dan aktifitas kurikuler. Jadi lebih lapang tentu saja.

Toilet bau dan kotor yang dahulu menjadi cerita seram dan berhantu bagi siapapun di masa lampau, kini sudah berubah menjadi sebuah perpustakaan milik yayasan. Rasanya sih sudah gag ada lagi sisi seramnya, apalagi disebelahnya terdapat kantin milik tetangga, SD 2 Saraswati plus usaha fotocopy.

Ruang kesenian yang dahulu ada di belakang kelaspun kini telah berpindah ke sisi paling timur, tepatnya di sebelah area pelinggih. Suara gambelan pun bertalu berpadu dengan riuh teriakan anak-anak yang mulai tampak berbaris rapi di lantai bawah.

Mirah menjadi Sekretaris Kelas, kata Ibu Murni, wali kelasnya. Mih, bisa apa ya si Mirah nanti mengingat jenjang yang baru menginjak kelas 1 SD ? Karakter yang kalem, tambah si Ibu Guru. Wah… apa gag salah tuh ? Hehehe…

Aku melangkah ke lantai bawah, menuju tempat lowong di pinggiran lantai lalu mulai menulis. Waktu menunggu begini memang paling enak untuk menuangkan ide.
Yah… sebagaimana yang kalian baca sedari tadi.


Berburu Novel klasik milik om Hilman

Category : tentang InSPiRasi

Sebenarnya sih hasrat untuk mencari kembali jejak beberapa novel klasik karangan om Hilman Hariwijaya sudah ada sejak lama. Hanya tadi itu rencana awalnya sih nyariin majalah atau tabloid ponsel [...] Baca detail…


22 Juli… nah trus sekarang ngapain ?

Category : tentang Opini

Ah… pada akhirnya keputusan akhir hasil rekap suara KPU menyatakan sejalan dengan hasil sebagian besar quick count sesaat setelah coblosan selesai ya ? Jadi ya Selamat sekali lagi untuk [...] Baca detail…