Skip to main content

tentang si Sulung, Keluh Kesah OrTu

Punya anak sulung yang usianya sudah menginjak masa remaja itu sesungguhnya adalah sebuah tantangan besar bagi setiap orangtua di luar sana, termasuk kami. Mengingat dalam usia-usia inilah semua persoalan remaja yang dulu barangkali pernah kita lakukan atau dikhawatirkan bahkan dihindari akan muncul sedemikian dekatnya dan tentu membutuhkan petunjuk ataupun solusi dengan segera. Bahkan tidak jarang ujung-ujungnya malah bikin emosi meski setelah itu ya baikan lagi, ngobrol kesana kemari seperti kawan ataupun sahabat.

Salah satu yang kerap kami alami adalah Krisis PD alias Percaya Diri si anak ketika tampil atau hadir di depan banyak orang termasuk kawan sekolahnya sendiri.
Mimpi dan juga angan yang ingin mereka capai, kadang bagi orangtua macam kami yang masa remajanya lebih banyak cengengesan, jadi begitu tinggi terlihat dan agak mengkhawatirkan. Baik dari sisi dukungan akademis yang rasanya juga harus mampu kami imbangi, pun soal biaya dan ongkos untuk bisa mencapai jenjang tersebut nantinya. Sementara jikapun boleh, kami lebih sering memintanya agar bisa realistis dalam berpikir dan merencanakan masa depan. Satu hal yang rumit tentu agar bisa dipahami oleh remaja usia labil macam mereka.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.