Skip to main content

3000 Postingan, Lalu Apa ?

Sudah 12 tahun…
dan Sudah lewat rupanya ?

Saya malah lupa, kalau 26 Mei lalu adalah tanggal dimana saya mulai menulisi halaman Blog ini, 12 tahun yang lalu tapinya. Sudah seharusnya dirayakan… tapi lupakan saja.

dan Setelah dibuka-buka kembali halaman Blog yang sangat amatiran ini, rupanya lagi Sudah ada 3000 postingan yang dilahirkan dan sekitar 5% diantaranya ditarik dari peredaran. Tepatnya diBredel oleh siempunya. Gegara tidak layak baca dan tidak layak publikasi. Jadi bisa dikatakan, yang bisa dibaca sekitaran 2850an postingan saja.

Lalu Apa ?

Lalu harapannya ya jelas, bisa lebih serius lagi ngeBlognya. Lebih semangat dan tentu saja lebih berkualitas dari segi tulisannya. Karena bakalan mubazir kalo halaman blog ini hanya menyimpan soal keluh kesah saya dan cerita tak jelas, seiring makin banyaknya usia halaman Blog.

Apa Bisa ?

Ya Doakan saja.
Semoga bisa selalu sehat pikiran dan jasmani, sehingga bisa menulisi Blog hingga akhir masa nanti. dan Semoga juga, bisa mendatangkan nilai rupiah yang lebih baik lagi kedepannya.

Comments

Popular posts from this blog

Jodoh di Urutan ke-3 Tanda Pesawat IG

Kata Orangtua Jaman Now, Jodoh kita itu adanya di urutan ke-3 tanda pesawat akun IG.  Masalahnya adalah, yang berada di urutan ke-3 itu bapak-bapak ganteng brewokan berambut gondrong.  Lalu saya harus gimana ?  #jodohurutanketigadipesawat  Mestinya kan di urutan SATU ?

Mewujudkan Agenda Cuti Bersama Lebaran

Tampaknya di Hari terakhir Cuti Bersama Lebaran, sebagian besar rencana yang ingin dilakukan sejak awal liburan sudah bisa terwujud, meski masih ada beberapa agenda lainnya yang belum bisa dijalani.  Satu hal yang patut disyukuri, setidaknya waktu luang jadi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan tertunda beberapa waktu lalu.  1. Migrasi Blog Aksi pulang kampung ke laman BlogSpot tampaknya sudah bisa dilakukan meski dengan banyak catatan minus didalamnya. Namun setidaknya, harapan untuk tidak lagi merepotkan banyak orang, kedepannya bisa dicapai. Sekarang tinggal diUpdate dengan postingan tulisan tentang banyak hal saja.  2. Upload Data Simpeg Melakukan pengiriman berkas pegawai ke sistem online milik BKD rasanya sudah berulang kali dilakukan sejauh ini. Termasuk Simpeg Badung kali ini, yang infonya dilakukan pengulangan pengiriman berkas dengan menyamakan nomenklatur penamaan file. Gak repot sih sebenarnya. Tapi lumayan banyak yang harus dilengkapi lagi. 

Warna Cerah untuk Hidup yang Lebih Indah

Seingat saya dari era remaja kenal baju kaos sampai nganten, isi lemari sekitar 90an persen dipenuhi warna hitam. Apalagi pas jadi Anak Teknik, baju selem sudah jadi keharusan.  Tapi begitu beranjak dewasa -katanya sih masa pra lansia, sudah mulai membuka diri pada warna-warna cerah pada baju atasan, baik model kaos oblong, model berkerah atau kemeja.  Warna paling parah yang dimiliki sejauh ini, antara Peach -mirip pink tapi ada campuran oranye, atau kuning. Warna yang dulu gak bakalan pernah masuk ke lemari baju. Sementara warna merah, lebih banyak digunakan saat mengenal ke-Pandean, nyaruang antara warna parpol atau merahnya Kabupaten Badung.  Selain itu masih ada warna hijau tosca yang belakangan lagi ngetrend, merah marun atau biru navy. Semua warna dicobain, mengingat hidup rasanya terlalu sederhana untuk dipakein baju hitaaaaam melulu.  Harapannya bisa memberikan warna pada hidup yang jauh lebih cerah, secerah senyum istri pas lagi selfie.